Metrobatam, Jakarta – Tersangka kasus penyebaran berita bohong (hoaks) tujuh kontainer surat suara tercoblos di Jakarta Utara, Bagus Bawana Putra (BBP) akan menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat hari ini, Kamis (4/4).

Dari jadwal persidangan PN Jakarta Pusat yang diterima CNNIndonesia.com sidang tersebut akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB.

Diketahui BBP yang sebelumnya mengaku sebagai Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden itu berperan melakukan perekaman suara yang meyakinkan adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos. Ia juga mengunggahnya ke media sosial.

“Saudara BBP memposting lewat Twitter, kemudian yang bersangkutan dengan sengaja melakukan perekaman terhadap suara yang isinya meyakinkan pada masyarakat seolah ada tujuh kontainer surat suara dicoblos,” kata Kepala Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Komisaris Besar Dani Kustoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (9/1).

Sebelumnya, informasi terkait keberadaan tujuh kontainer surat suara itu tersebar di masyarakat pada 2 Januari lalu. Informasi itu berupa rekaman seorang laki-laki yang mengatakan adanya 70 juta surat suara di Tanjung Priok yang telah tercoblos. Kontainer itu juga disebut berasal dari Tiongkok.

BBP sendiri ditangkap di Sragen, Jawa Tengah pada 7 Januari. Dani mengatakan BPP merekam dan mengunggah suara itu ke sejumlah akun dan grup percakapan di media sosial seperti Twitter dan WhatsApp.

Dani juga menerangkan, semua itu dilakukan BPP secara sengaja dan ia juga mencoba menghilangkan barang bukti. Ia diketahui menonaktifkan akun media sosial dan membuang telepon seluler dan kartunya.

“Tentunya ini adalah unsur sengaja sangat terpenuhi, pelaku sudah mempersiapkan, melalui pembuatan secara pribadi. (BBP) juga sudah melakukan upaya penghapusan barang bukti yang disebarkan,” ujarnya.

Kasus Hoaks Tujuh Kontainer, BPP Disidang Perdana Hari IniKetua KPU, Arief Budiman saat melaporkan soal hoaks tujuh kontainer ke Bareskrim. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Atas dasar itu, BPP dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam kasus ini BBP ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan empat orang lainnya yakni HY yang ditangkap di Bogor, LS ditangkap di Balikpapan dan J yang ditangkap di Brebes seta MIK di Banten.

Ketiga tersangka pertama sebelumnya diduga menerima konten hoaks tanpa mengonfirmasi kebenaran isi konten dan langsung menyebarkannya melalaui akun Facebook.

Sedangkan MIK yang merupakan seorang guru asal Cilegon diketahui telah mengunggah kalimat di Twitter agar pihak berwajib menindaklanjuti informasi surat suara tersebut dan ia kemudian mengatakan 7 kontainer itu berasal dari China. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gubernur Kepri Sidak Pelabuhan SBP, Perjalanan Mudik Masyarakat harus Nyaman

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan musim mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Pelayanan tahun ini harus semakin baik dari tahun-tahun...

Koordinator Tur Jihad ke Jakarta Minta Maaf, Polisi: Tetap Kita Proses

Metrobatam, Surabaya - Koordinator Tur Jihad Muhammad Roni dan Feni Lestari meminta maaf telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Keduanya juga telah menulis surat pernyataan...

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu...

Pemeriksaan Pilot yang Ajak Rusuh 22 Mei Libatkan Densus 88

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat melibatkan tim Densus 88 Polri dalam memeriksa pilot IR yang ditangkap karena menyebar posting-an ajakan untuk rusuh...

Zulkifli Beri Selamat ke Ma’ruf, Bara Hasibuan: Indikasi Sikap Resmi PAN

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada cawapres Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan ucapan...

Bukti Cuma Link Berita, Laporan BPN soal TSM Kembali Ditolak Bawaslu

Metrobatam, Jakarta - Bawaslu kembali tidak menerima laporan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Itu karena bukti yang diajukan...

Wagub Kepri H. Isdianto Safari Ramadhan di Masjid Al Istiqomah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengajak masyarakat Kepri untuk terus menjaga hubungan silaturahmi satu sama lain, terutama paska pelaksanaan Pileg...

Polisi Tangkap Lieus Sungkharisma Terkait Dugaan Makar

Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Xiung alias Lieus Sungkharisma. Lieus dilaporkan oleh seseorang...

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan...

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan...

Ketum FBR Tolak Aksi 22 Mei: Puasa Oke, People Power Ogah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), Luthfi Hakim menyatakan tidak akan ikut dalam aksi people power menolak hasil penghitungan suara yang...

Malaysia Minta Warganya di Indonesia Jauhi Demo 22 Mei

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta memberi peringatan kepada warganya terkait rencana demo pada 22 Mei 2019. Warga Malaysia diminta menjauhi lokasi...