Metrobatam, Purwokerto – Calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto kembali mengkritik para elite Jakarta saat kampanye terbuka di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (1/4).

Prabowo mengatakan masyarakat Indonesia kerap kali dianggap bodoh sehingga mudah dibohongi oleh para elite yang berada di Jakarta.

“Rakyat Indonesia dianggap bodoh oleh elite, kalian semua dianggap bodoh, mudah dibohongi, semua pemimpin kita dan semua lapisan bisa disogok, ya begitu,” kata Prabowo.

Tak jelas elite Jakarta yang dikritik Prabowo. Kritik itu tak lepas dari kondisi kekayaan Indonesia saat ini yang mudah dirampok oleh para elite ketimbang didistribusikan secara merata bagi kesejahteraan masyarakat.

Padahal, kata dia, Indonesia sendiri merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam terbesar nomor tujuh di dunia.

“Yang penting bagi mereka [elite], mereka membawa kekayaan hingga ke luar negeri. Ini perjuangan saya. Ini perjuangan Prabowo-Sandi. Ini perjuangan kita, ini perjuangan saya didukung habaib, ulama,” kata dia.

Selain itu, Prabowo menyatakan Indonesia saat ini berjalan dalam kondisi yang tak benar atau abnormal. Hal itu, kata dia, diakibatkan oleh para elite Jakarta yang tak peduli terhadap keadaan masyarakat.

Tak hanya itu, Prabowo turut menyinggung banyak elite di Jakarta juga mampu menyogok para pejabat pusat hingga di daerah demi meraih kepentingannya sendiri ketimbang memperhatikan masyarakat.

“Semua pemimpin kita dan semua lapisan bisa disogok, ya begitu. Mereka anggap bupati bisa disogok, gubernur bisa disogok, menteri bisa disogok, semua mereka anggap bisa dibeli. Kami tidak mau ini diteruskan,” kata dia.

Melihat kondisi itu, Prabowo berkomitmen untuk menghentikan praktik korupsi para pejabat negara bila terpilih sebagai presiden di Pilpres 2019.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk berkonsolidasi di masing-masing wilayah jelang pencoblosan agar dirinya dan Sandiaga mampu terpilih di pilpres.

“Kami ingin hentikan ini, kalau pemerintah terus menerus korup, kalau lembaga pemerintah korup, pasti ujungnya kehancuran, ujungnya penderitaan kepada rakyat,” kata dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...