Survei Indikator: Pemilih Kubu 01 Lebih Solid Dibanding 02

Metrobatam, Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei yang dilakukan per tanggal 22-29 Maret 2019. Survei ini memaparkan terkait dukungan untuk kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden berdasarkan basis partai pilihan masyarakat.

Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengatakan dari hasil survei, mereka menemukan basis masyarakat dari pemilih partai Koalisi Indonesia Kerja cenderung lebih solid untuk mendukung paslon yang diusung ketimbang pemilih dari partai Indonesia Adil Makmur.

Read More

Dari 1220 responden, pemilih PDIP masih solid mendukung paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin yakni sebesar 89,2 persen. Hanya 7,1 persen yang mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dan sisanya 3,7 persen responden dari pemilih PDIP memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

“Ternyata memang ada variabel lain di luar urusan partai entah itu wilayahnya basisnya pak Prabowo atau sedikit antagonis terhadap pak Jokowi,” kata Burhanuddin di Kantor Indikator, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/4)

Hal sama juga berlaku untuk pemilih PKB yang masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja pengusung Jokowi-Ma’ruf. Sebanyak 70,2 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, sementara sebanyak 23,7 persen memilih Prabowo-Sandi. Sisanya sebanyak 6,7 persen pendukung partai ini mengaku belum memilih atau tidak menjawab.

Untuk basis konstituen Partai Golkar justru terbagi dua. Persentase yang mendukung Jokowi-Ma’ruf yakni sebesar 57 persen, dan yang mendukung Prabowo-Sandi sebesar 39,1 persen. Sedangkan yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab yakni sebanyak 3,9 persen.

Basis konstituen Partai NasDem juga terbagi dua meskipun selisihnya cukup renggang. Untuk yang memilih Jokowi-Ma’ruf sebesar 61,5 persen dan 35,3 persen mendukung Prabowo-Sandi.

Hal yang justru berbeda adalah basis konstituen Partai Perindo. Untuk Perindo pendukung terbanyak justru untuk Prabowo-Sandi dengan perilehan suara sebanyak 52,8 persen sedangkan 46,6 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf. Sebanyak 0,6 persen lebih memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Lebih lanjut, basis konstituen PPP sebanyak 64,3 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf dan yang memilih Prabowo-Sandi sebesar 33,8 persen sedangkan 1,9 persen belum menentukan atau tidak mau menjawab.

Untuk pendukung basis partai PSI secara keseluruhan atau 100 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf. Sementara Hanura mendukung Jokowi-Ma’ruf sebanyak 55,5 persen dan Prabowo-Sandi sebanyak 44,5 persen.

Untuk PBB sebanyak 29,4 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf dan 70,6 persen mendukung Prabowo-Sandi. Sementara PKPI justru berbanding terbalik dengan PSI, 100 persen pendukungnya justru mendukung Prabowo-Sandi.

Sementara itu, untuk basis partai Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi secara garis besar presentase arah dukungannya terbagi dua antara Jokowi-Ma’ruf dan paslon nomor urut 02.

Dari Gerindra, Berkarya, PKS, PAN dan Demokrat, sebanyak 24,8 persen mendukung Jokowi-Ma’ruf dan sisanya sebanyak 70,4 persen mendukung Prabowo-Sandi

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka di lapangan dengan periode survei dilakukan sejak 22-29 Maret. Populasi Survei pun dimbil dari seluruh wilayah di Indonesia dengan rentang usia mulai dari 17 tahun.

Populasi diambil dengan cara random atau multistage random sampling sebanyak 1220 responden. Dengan margin of error sebanyak kurang lebih 2.9 persen dan tingkat kepercayaan hasil survei sebesar 95 persen. (mb/cnn indonesia)

Loading...

Related posts