Lahir Seberat Apel, Bayi Terkecil Sedunia Berhasil Bertahan Hidup

Metrobatam, Jakarta – Bayi bernama Saybie yang lahir di salah rumah sakit di Amerika Serikat pada Desember 2018 lalu disebut-sebut sebagai bayi terkecil sedunia. Kala itu beratnya hanya sekitar 245 gram tidak lebih besar dari sebuah apel.

Berjuang untuk hidup, Saybie dipindahkan ke unit perawatan intensif di Rumah Sakit Sharp Mary Birch di San Diego, California. Melihat kondisinya dokter menyebut Saybie sebagai bayi prematur mikro dan sempat memprediksi kalau ia hanya punya hitungan jam untuk hidup.

Read More

Namun di luar dugaan setelah lima bulan berlalu Saybie boleh pulang dengan berat badan 2,5 kilogram (kg). Seorang perawat yang menangani Saybie mendeskripsikan proses pemulihannya sebagai keajaiban.

Saybie terpaksa lahir prematur di usia 23 minggu kehamilan karena sang ibu mengalami preeklamsia. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan komplikasi yang membahayakan jiwa ibu dan bayi dalam kandungan.

Dalam video yang dipublikasikan pihak rumah sakit, ibu Saybie mengaku kalau hari persalinan itu adalah hari paling menakutkan dalam hidupnya.

“Saya terus mengatakan kepada mereka: ‘Dia tidak akan bertahan hidup. Dia – saya baru 23 minggu (hamil)’,” kata sang ibu yang identitasnya dirahasiakan seperti dikutip dari BBC, Jumat (31/5/2019).

Para dokter berkesimpulan bahwa kesuksesan Saybie bertahan hidup kemungkinan bisa karena fakta bahwa dirinya tidak mengalami komplikasi serius usai lahir.

“Saybie hampir tidak mengalami tantangan medis yang biasanya terkait dengan bayi prematur mikro seperti misalnya perdarahan otak, dan masalah paru-paru serta jantung,” kata pihak rumah sakit.

Saybie bisa dibilang mengalahkan rekor bayi terkecil sedunia yang mampu bertahan hidup. Rekor tersebut sebelumnya dilaporkan disandang oleh bayi laki-laki dari Jepang dengan berat lahir 268 gram. (mb/detik)

Loading...

Related posts