Karyawati Mini Market Dimutilasi Oknum TNI, Pelaku Masih 1 Lingkungan

Metrobatam, Palembang – Suasana duka menyelimuti rumah korban pembunuhan dan mutilasi, Fera Oktaria (21), di Tangga Takat, Kota Palembang. Telihat keluarga korban dan kerabat masih bersedih.

Pantauan detikcom pada Minggu (12/5), terlihat suasana masih berduka. Bahkan rumah bercat cokelat pudar masih terus didatangi teman dan kerabat korban.

Read More

Sesekali terdengar suara isak tangis dari dalam rumah berukuran 10×15 meter itu. Begitupun kerabat yang datang langsung ikut histeris.

Selain kerabat, terlihat ada personel TNI dan Polri yang berjaga di rumah dengan pakaian preman. Mereka sesekali coba berkomunikasi dengan keluarga terkait keseharian korban.

“Kami sangat sedih dan sedang berduka, mohon maklum. Doakan adik kami,” kata kakak kandung korban, Rini saat ditemui di rumah duka.

Untuk korban, kini telah dimakamkan di TPU Naga Sewidak, Seberang Ulu pada Sabtu (11/5) pagi. Keluarga berharap pacar Fera, Prada DP segera ditangkap.

Sebagaimana diketahui, Fera ditemukan tewas dimutilasi di sebuah penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Kondisi saat ditemukan berada di dalam kasur springbed mulai membusuk dan tangan dipotong. Polisi pun menyebut korban berencana memutilasi korban dan memasukan ke dalam 2 koper. Diduga takut diketahui orang lain, rencana itu pun dibatalkan.

Tidak sampai di situ, selanjutnya pelaku merencanakan untuk membakar korban pakai timer obat nyamuk. Namun, obat nyamuk mati dan mayat pun membusuk.

Setelah olah TKP, penyidik menemukan petunjuk bahwa pacar korban, Prada DP sebagai pria yang memesan penginapan malam itu. Polisi menyebut pacar korban itulah diduga kuat sebagai pelakunya.

Kini, Prada DP diketahui kabur dari pusat pendidikan di Puslatpur Rindam Baturaja, 3 hari sebelum jemput korban. Prada DP kini menjadi boronan Polisi dan POM AD.

Oknum TNI Pemutilasi Masih 1 Lingkungan

Prada DP yang diduga kuat sebagai pelaku mutilasi Fera Oktaria (21) kini menjadi buronan polisi dan POM TNI AD. Bahkan, rumah korban dan Prada DP pun berdekatan.

“Rumahnya dia (Prada DP) dekat di sini, tidak jauhlah,” ujar kakak kandung Fera, Rini saat ditemui di rumah korban Jalan Tangga Takat Kota Palembang, Minggu (12/5/2019).

Menurut Rini, Prada DP memang sering datang ke rumahnya saat mengunjungi Fera. Bahkan warga sekitar kenal dekat dengan Prada DP.

Sementara saat ditanya keseharian Fera, Rini mengaku adiknya bekerja di sebuah mini market di Jalan Sudirman. Terakhir, Fera diketahui sempat akan pulang dari tempatnya bekerja membawa belanjaan.

“Kata teman-temannya dia mau pulang bawa belanjaan. Untuk buka puasa dan sahur, sejak itulah tidak pernah pulang,” imbuh Rini dengan mata berkaca-kaca.

Tak banyak yang dibicarakan keluarga, mereka hanya berharap pelaku segera ditangkap. Dengan begitu kasus akan terungkap, baik motif sampai tujuan si pelaku menghabisi nyawa korban.

Secara terpisah, Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan mengaku telah mendapat kabar tersebut. Pelaku adalah Prada DP dan sedang mengikuti pendidikan Siswa Sartaif di Rindam II/Baturaja.

“Masih diduga pelakunya oknum anggota TNI, yang bersangkutan adalah siswa Sartaif di Rindam II/ Baturaja dan melakukan THTI (tidak hadir tanpa ijin),” kata Djohan melalui pesan singkat. (mb/detik)

Loading...

Related posts