Loreng-loreng Pengawal Jokowi saat Aksi 22 Mei

Metrobatam, Jakarta – Ada pemandangan yang berbeda dari anggota Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) selama dua hari kemarin, saat mengawal Presiden Joko Widodo menjalani aktivitas.

Para personel Paspampres dalam dua hari itu mengenakan pakaian dinas bermotif loreng lengkap dengan baret biru muda. Masing-masing dari mereka juga dibekali senjata.

Read More

Pemandangan berbeda ini pertama kali terlihat saat Jokowi menyampaikan pidato kemenangan, usai KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019, di Kampung Deret, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Sejumlah Paspampres yang mengawal Jokowi kompak mengenakan pakaian dinas lengkap dengan baret biru muda. Mereka tak seperti hari-hari biasanya.

Pakaian dinas tersebut jarang dipakai personel Paspampres dalam keseharian mengawal mantan wali kota Solo itu. Biasanya para Paspampres hanya mengenakan polo shirt dengan paduan celana bahan hitam.

Polo shirt yang digunakan kadang berwarna merah maroon, biru dongker, atau hijau tua. Setelan mereka lainnya berupa kemeja putih dan jas hitam, tetap dengan celana bahan hitam

Mereka pun jadi terlihat lebih ‘santai’ dengan pakaian yang tak mencolok seperti itu.

Salah satu anggota Paspampres menyebut dirinya dan rekan-rekannya memakai seragam loreng saat bertugas kali ini tak terlepas dari status siaga satu di DKI Jakarta saat pengumuman dan penetapan hasil Pemilu 2019.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memang menetapkan status Jakarta siaga I kepada seluruh jajarannya dalam menghadapi pengumuman hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

Hal tersebut diketahui dari Surat Telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya yang bernomor 281/V/OPS.1.1.1/2019 dan ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi Inspekatur Jenderal Martuani Sormin serta diedarkan pada Senin (20/5).

Status siaga I itu merupakan situasi di mana pihak kepolisian menugaskan 2/3 kekuatannya dan meningkatkan kewaspadaan. Mabes Polri menetapkan status siaga I ini berlangsung selama lima hari, yakni 21 hingga 25 Mei.

Pada hari selanjutnya, Rabu (22/5), personel Paspampres juga masih menggunakan seragam loreng dalam menjalankan tugasnya. Kemarin, Jokowi beraktifitas di lingkungan Istana Kepresidenan Bogor dan Jakarta.

Tak hanya personel Paspampres, Komandan Paspampres Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak juga mengenakan seragam loreng lengkap dengan baret biru muda. Lengan baju seluruh personel Paspampres digulung sampai atas siku.

Maruli mengatakan tak ada yang spesial dari stelan loreng dalam dua hari terakhir ini. Menurutnya, seragam loreng juga kerap dipakai pada hari-hari biasanya. Namun, Maruli tak tahu sampai kapan pasukannya memakai seragam loreng.

Ia sempat berkelakar dengan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono soal pemakaian seragam loreng tersebut usai Jokowi memberikan keterangan pers merespons kerusuhan dalam aksi 22 Mei. Menurut Maruli, Heru berseloroh bahwa dirinya ternyata seorang tentara ketika mengenakan seragam dinas tersebut.

Bukan tanpa alasan Heru meledek Maruli seperti itu. Pasalnya, sejak beberapa bulan ke belakang ini Maruli selalu memakai polo shirt atau kemeja hitam saat mengawal Jokowi.

Bukan kali ini saja pasukan yang punya moto ‘Setia Waspada’ itu memakai seragam loreng. Ketika mengawal Jokowi saat aksi 212 pada Desember 2017 lalu. Saat itu terjadi aksi yang menuntut proses hukum terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama aliad Ahok.

Situasi Jakarta yang diwarnai aksi unjuk rasa menyikapi penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019, di depan Bawaslu, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, membuat rute kedatangan Jokowi ke Istana Negara, berbeda dari biasanya.

Jokowi sehari-hari menetap di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor. Biasanya ia berangkat dari Bogor melalui ruas Jalan Sudirman-MH. Thamrin terus ke Jalan Medan Merdeka Barat dan masuk melalui pintu gerbang Istana di Jalan Medan Merdeka Utara.

Karena ada aksi di depan Bawaslu, Jokowi merubah rutenya dari Bogor melalui Kemayoran dan masuk dari pintu gerbang Istana di Jalan Ir. H. Juanda. Rute pulang mantan gubernur DKI Jakarta juga melalui pintu tersebut. (mb/cnn indonesia)

Loading...

Related posts