Metrobatam, Jakarta – Polresta Yogyakarta secara tegas melarang peredaran dan membunyikan petasan atau mercon, selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. Demi menjaga kekhusukan umat muslim menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, polisi siap menindak jika terjadi pelanggaran.

“Kalau petasan itu kita lakukan penindakan nanti. Karena petasan yang pertama tentu saja itu sifatnya bahan peledak. Walaupun low explosive itu juga membahayakan,” Kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Armaini kepada wartawan di Mapolresta, Sabtu (4/5/2019).

Selain polusi suara, bermain petasan juga dapat menimbulkan korban luka hingga kebakaran seperti banyak kasus yang terjadi.

“Kami tidak ingin masyarakat terganggu suasana seperti itu, intinya saya akan tindak karena itu mengganggu ketertiban kenyamanan masyarakat,” lanjutnya lagi.

Pihaknya juga mengimbau kepada para penjual petasan untuk tidak memperjual belikan barang tersebut.

“Karena tidak ada ceritanya bulan Ramadan dipakai untuk meletuskan petasan. Sudah buang buang duit, mengganggu orang, bahkan melukai diri sendiri,” pungkasnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE