Metrobatam, Jakarta – Terdakwa kasus berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet mengaku telah mengirimkan foto wajahnya yang nampak lebam kepada sejumlah orang melalui aplikasi WhatsApp. Pengakuan itu diutarakannya pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

Mereka yang dikirimkan foto oleh Ratna adalah stafnya bernama Rubangi, lalu Saiq Iqbal, Fadli Zon, Rocky Gerung, Ajudan Djoko Santoso dan seorang bernama Deden.

Pada 24 September usai menjalani operasi, Ratna mengaku meminta kepada pihak rumah sakit untuk dipulangkan. Saat itu dia pertama kali mengirimkan foto wajahnya kepada stafnya bernama Rubangi.

Kepada Rubangi, Ratna mengaku telah dipukuli di Bandung.

“Kepada Rubangi saya pertama kali berbohong, Rubangi tanya kenapa. Nah itu pertama kali saya bohong saya mengatakan dipukul. Waktu itu saya mengatakan dipukuli di Bandung, dengan cara apa, saya belum kasih tahu,” ujarnya.

Ratna pun meminta supaya Rubangi mengumpulkan semua orang yaitu staf dan kedua anaknya yaitu Iqbal dan Ibrahim. Saat bertemu dengan Ratna, mereka pun kaget melihatnya.

“Semua kaget lihat muka saya. Semua terkejut lihat muka saya, tanya kenapa dan saya jelaskan dipukul di Bandung. Saya bilang saya tidak kenal (yang memukuli), laki-laki,” tuturnya.

Setelah itu, kedua anaknya meminta supaya dirinya melaporkan kasus penganiayaan itu ke polisi.

Namun Ratna mengaku bersikukuh tidak mau melapor hingga terjadi perdebatan dengan anaknya. Ratna pun enggan memberitahukan soal penganiayaan itu kepada anaknya Atiqah Hasiholan dan Fathom Saulina karena tak siap jika semakin banyak yang menyuruhnya bikin laporan.

“Kalau saya beritahu anak saya Fathom, Atiqah akan lebih banyak nyuruh saya melapor dan karena saya enggak mau melapor, menolak memberitahu mereka,” tuturnya.

Setelah itu, pada 26 September Ratna mengadakan pertemuan dengan seseorang bernama Deden dan sekelompok orang di hotel kawasan Jakarta Barat menyangkut dana swadaya Papua. Kepada Deden, Ratna mengaku dipukuli.

Pada 26 September pula, Ratna mengirimkan foto melalui WhatsApp ke Rocky Gerung. Namun Ratna mengaku tidak ingat dengan narasi foto yang dikirimkan kepada Rocky.

Pada 28 September, Ratna mengirimkan foto dirinya kepada Said Iqbal. Dia juga meminta supaya dipertemukan dengan Prabowo Subianto terkait dana swadaya Papua. Setelah mengirimkan foto tersebut, Said Iqbal pun datang ke rumah Ratna.

Pada 30 September, Ratna mengirimkan foto kepada Fadli Zon dan menuliskan off the record. Di hari itu pun, Fadli mengunjungi Ratna di rumahnya.

Selanjutnya, terjadi pertemuan di Lapangan Polo, Bogor, Jawa Barat dengan sejumlah tokoh diantaranya Prabowo, Amien Rais, Said Iqbal, Fadli Zon, dan Naniek S Deyang. Ratna mengaku pertemuan itu untuk membahas uang swadaya Papua.

Namun tak hanya itu, foto wajah Ratna yang sudah menyebar di media sosial pun dibahas. Kepada Nanik, Ratna pun menceritakan soal pemukulan itu. Ratna mengaku cerita soal penganiayaan itu pun disampaikan Nanik kepada Amien.

“Ketemu Nanik, Said Iqbal, Amien Rais terakhir Prabowo sama Fadli Zon,” tuturnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gubernur Kepri Sidak Pelabuhan SBP, Perjalanan Mudik Masyarakat harus Nyaman

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan musim mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Pelayanan tahun ini harus semakin baik dari tahun-tahun...

Koordinator Tur Jihad ke Jakarta Minta Maaf, Polisi: Tetap Kita Proses

Metrobatam, Surabaya - Koordinator Tur Jihad Muhammad Roni dan Feni Lestari meminta maaf telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Keduanya juga telah menulis surat pernyataan...

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu...

Pemeriksaan Pilot yang Ajak Rusuh 22 Mei Libatkan Densus 88

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat melibatkan tim Densus 88 Polri dalam memeriksa pilot IR yang ditangkap karena menyebar posting-an ajakan untuk rusuh...

Zulkifli Beri Selamat ke Ma’ruf, Bara Hasibuan: Indikasi Sikap Resmi PAN

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada cawapres Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan ucapan...

Bukti Cuma Link Berita, Laporan BPN soal TSM Kembali Ditolak Bawaslu

Metrobatam, Jakarta - Bawaslu kembali tidak menerima laporan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Itu karena bukti yang diajukan...

Wagub Kepri H. Isdianto Safari Ramadhan di Masjid Al Istiqomah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengajak masyarakat Kepri untuk terus menjaga hubungan silaturahmi satu sama lain, terutama paska pelaksanaan Pileg...

Polisi Tangkap Lieus Sungkharisma Terkait Dugaan Makar

Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Xiung alias Lieus Sungkharisma. Lieus dilaporkan oleh seseorang...

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan...

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan...

Ketum FBR Tolak Aksi 22 Mei: Puasa Oke, People Power Ogah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), Luthfi Hakim menyatakan tidak akan ikut dalam aksi people power menolak hasil penghitungan suara yang...

Malaysia Minta Warganya di Indonesia Jauhi Demo 22 Mei

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta memberi peringatan kepada warganya terkait rencana demo pada 22 Mei 2019. Warga Malaysia diminta menjauhi lokasi...