Metrobatam, Medan – Gunung Sinabung yang ada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara kembali erupsi, Selasa (7/5) sekitar pukul 07.48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak (± 4.460 meter di atas permukaan laut).

Sinabung terakhir kali meletus pada Februari 2018 silam.

“Benar, Gunung Sinabung erupsi kembali sekitar pukul 07.48 WIB. Teramati kolom abu mencapai 2.000 meter,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen, saat dikonfirmasi, Selasa (7/5).

Dia mengatakan dari hasil pantauan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sekitar 42 menit 49 detik.

“Hujan abu masih berlangsung. Arah abu ke arah tenggara-timur,” ujarnya.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada status level IV (Awas). Aremen pun mengingatkan agar masyarakat atau pengunjung tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km untuk sektor Utara -Barat, 4 km untuk sektor Selatan-Barat, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, didalam jarak 6km untuk sektor Tenggara-Timur serta didalam jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur.

“Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada saat terjadi hujan lebat,” tegas Armen. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE