Metrobatam, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay merespons penetapan tersangka Eggi Sudjana atas kasus dugaan makar oleh kepolisian.

Saleh mengaku sama sekali tak melihat upaya makar dari Eggi Sudjana. Eggi yang dia kenal merupakan sosok aktivis berjiwa Pancasila.

“Saya tidak melihat sosok Eggi Sudjana seperti itu. Dia adalah seorang aktivis yang sejak dulu dikenal sebagai sosok yang sangat berjiwa Pancasila,” kata Saleh saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (9/5).

Apalagi, kata dia, selama ini jika berbicara, Eggi selalu mengungkapkan sesuatu berdasarkan pada koridor konstitusi yang ada. Dia pun meminta agar aparat kepolisian tidak terburu-buru menetapkan Eggi sebagai tersangka kasus makar.

“Pihak kepolisian diminta untuk tidak terburu-buru menetapkan seseorang menjadi tersangka. Dia (Eggi) selalu tampil dan berbicara dalam koridor konstitusi. Jadi agak aneh jika tiba-tiba dia dinilai mengganggu keamanan negara dan makar,” katanya.

Yang jelas pihak DPP PAN, kata Saleh, akan dengan senang hati memberi bantuan hukum jika memang Eggi membutuhkan pengacara untuk menghadapi kasus ini.

“Teman-teman pengacara yang ada di DPP PAN diyakini akan senang jika bisa membantu,” ucapnya.

Waketum PAN Dukung Kepolisian


Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mendukung langkah kepolisian yang menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus kejahatan keamanan negara atau makar.

Menurut dia, penegakan hukum yang tegas merupakan kunci demokrasi bisa berfungsi dengan baik.

“Saya setuju kalau ada penegakan hukum yang tegas dalam satu demokrasi. Karena memang kunci demokrasi bisa berfungsi secara baik adalah adanya penegakan hukum yang tegas,” ujar Bara.

Dia menilai polisi juga mesti berhati-hati dalam menangani dugaan makar dalam kasus Eggi. Sebab, kata dia, kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan hal yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Kita sudah memiliki undang-undang yang mendukung demokrasi ini. Jika ada unsur-unsur upaya akan makar, silakan ditindak. Polisi juga harus berhati-hati karena kita menganut kebebasan berpendapat yang juga dijamin undang-undang,” kata dia.

Sebelumnya, tokoh 212 Eggi Sudjana mengaku telah mendapatkan surat dari polisi untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin, 13 Mei 2019.

“Semalam saya baru pulang dari Bandung. Mampir ke rumah ada surat semalam dari polisi saya jadi tersangka,” ujar Eggi saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Eggi dilaporkan ke polisi terkait pernyataannya soal ‘people power’ saat berorasi di depan rumah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gubernur Kepri Sidak Pelabuhan SBP, Perjalanan Mudik Masyarakat harus Nyaman

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan musim mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Pelayanan tahun ini harus semakin baik dari tahun-tahun...

Koordinator Tur Jihad ke Jakarta Minta Maaf, Polisi: Tetap Kita Proses

Metrobatam, Surabaya - Koordinator Tur Jihad Muhammad Roni dan Feni Lestari meminta maaf telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Keduanya juga telah menulis surat pernyataan...

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu...

Pemeriksaan Pilot yang Ajak Rusuh 22 Mei Libatkan Densus 88

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat melibatkan tim Densus 88 Polri dalam memeriksa pilot IR yang ditangkap karena menyebar posting-an ajakan untuk rusuh...

Zulkifli Beri Selamat ke Ma’ruf, Bara Hasibuan: Indikasi Sikap Resmi PAN

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada cawapres Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan ucapan...

Bukti Cuma Link Berita, Laporan BPN soal TSM Kembali Ditolak Bawaslu

Metrobatam, Jakarta - Bawaslu kembali tidak menerima laporan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Itu karena bukti yang diajukan...

Wagub Kepri H. Isdianto Safari Ramadhan di Masjid Al Istiqomah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengajak masyarakat Kepri untuk terus menjaga hubungan silaturahmi satu sama lain, terutama paska pelaksanaan Pileg...

Polisi Tangkap Lieus Sungkharisma Terkait Dugaan Makar

Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Xiung alias Lieus Sungkharisma. Lieus dilaporkan oleh seseorang...

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan...

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan...

Ketum FBR Tolak Aksi 22 Mei: Puasa Oke, People Power Ogah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), Luthfi Hakim menyatakan tidak akan ikut dalam aksi people power menolak hasil penghitungan suara yang...

Malaysia Minta Warganya di Indonesia Jauhi Demo 22 Mei

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta memberi peringatan kepada warganya terkait rencana demo pada 22 Mei 2019. Warga Malaysia diminta menjauhi lokasi...