Tim Verifikasi KPPPA Pusat Tinjau Puskesmas Batu 10

Metrobatam.com, Tanjungpinag – Tim Verifikasi Pelayanan Ramah  Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( KPPPA ) Republik Indonesia melakukan verifikasi dan penilaian di Puskesmas batu 10 Kota Tanjungpinang dengan meninjau langsung kondisi Prasarana serta melihat beberapa program Pemerintah Kota Tanjungpinang yang difokuskan pada fasilitas dan. Pelayanan yang ditujukan untuk anak-anak pada Senin (29/4/19)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang  Ahmad Yani, S.Sos, MM, M.Kes menjelaskan bahwa Kota Tanjungpinang termasuk 40 Kabupaten/ Kota yang dinilai penerima Anugerah sebagai Kabupaten dan Kota ramah Anak di Indonesia, hal ini dinilai berdasarkan hasil program inovasi dari Puskesmas yang menjadi tolak ukur pelayanan ramah anak.

Read More

” Tim dari KPPPA pusat melakukan penilaian atau verifikasi dengan melihat langsung kondisi di daerah  setiap ruang dan prasarana serta inovasi-inovasi pelayanan,” jelasnya.

Ketua koordinator Tim, Ramos Luther Siahaan yang didampingi Nur Faizah mengatakan bahwa pemerintah Kota Tanjungpinang  mempunyai kewajiban untuk menyiapkan ruang atau infrastruktur bagi kenyamanan anak, sehingga untuk tahun 2019 KPPPA melihat Puskesmas batu 10 sudah memenuhi unsur untuk motivasi menjadi contoh puskesmas ramah anak

Lanjutnya, kami akan melakukan verifikasi dan klarifikasi di lapangan dan melihat langsung kebijakan pemerintah Kota dalam mendukung program ramah  anak, kita juga sangat tertarik program inovasinya seperti akta lahir yang tentunya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan anak, “ serta prasarana pendukung tempat ruang ibu hamil, bila ada kekurangan darah sudah ada antisipasinya dan itu sudah bisa ditiru dan bisa menjadi contoh untuk puskesmas lainya,” kata Ramos setelah selesai melihat ruangan

Sementara itu  Kepla dinas Kesehatan Rustam, SKM, M,Si didampingi  kepala pukesmas batu 10 , pegawai serta medis menyambut baik atas kedatangan Tim verifikasi dari KPPPA pusat,  serta menegaskan Pemerintah melalui Dinas Kesehatan dimana sudah berkomitmen untuk mendukung dan membentuk pelayanan ramah anak.

Lanjutnya, Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri sudah mempersiapkan sarana dan prasarana guna mendukung program ini , diantaranya beberapa program – program yang memfokuskan pada pelayanan, parasarana buat anak-anak serta inovasi-inovasi program jitu untuk mengakomodir kebutuhan anak-anak di pukesmas batu 10.

Dirinya juga menambahkan , bahwa ada beberapa inovasi dan program kami yan berjalan, untuk meningkatkan pelayanan pada anak-anak diantaranya ;

1. Mengukur pencapaian teregistrasi akta lahir anak .
2. Kegiatan Aktifitas Forum anak didaerah terkait bagaimana anak-anak terlibat langsung .
3. Masalah pengasuhan anak didaerah utamanya terkait upaya penanggulangan nikah dini.
4. Program Kesehatan anak di mulai dari anak lahir hingga layanan kesehatan anak.
5. Kepastian keberlangsungan pelayanan untuk kesehatan anak, serta

6. Sekolah ramah anak.

Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, Elvi Arianti mengatakan, Unsur yang sudah dijalankan Puskesemas batu 10 , sehingga menjadi  40 kota dan kabupaten yang dinilai  sebagai Puskesemas ramah anak yakni, tersedia tenaga kesehatan yang memiliki kompetisi atau pengetahuan tentang konvensi hak anak, harus tersedianya materi dan media komunikasi,  informasi dan edukasi. Memiliki ruang konseling khusus dan ruang bermain khusus bagi anak.

Kemudian harus memiliki ruang ASI, ada tanda peringatan dilarang merokok sebagai kawasan tanpa rokok, harus tersedia sanitasi lingkungan Puskesmas, harus memiliki sarana prasarana pelayanan bagi anak penyandang disabilitas dan juga harus tersedia data cakupan bayi sampai 6 bulan mendapat ASI ekslusif.

   
Loading...

Related posts