Zulkifli Hasan: Selesaikan Perbedaan dengan Damai

Metrobatam, Bogor – Usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua MPR yang juga Ketum PAN Zulkifli Hasan bicara soal pesta demokrasi. Dia mengatakan perbedaan usai pesta demokrasi harus diselesaikan secara damai.

Zulkifli mengatakan pemilu merupakan agenda yang harus diselesaikan. Dia menegaskan konstitusi memberikan jalan bagi yang tidak sepakat dengan hasil pemilu.

Read More

“Konstitusi sudah memberi jalan, kita boleh sepakat untuk tidak sepakat, demokrasi membuka ruang itu, sepakat untuk tidak sepakat. Konstitusi juga memberikan ruang ada perbedaan, ada sengketa, ke mana, apakah untuk DPD, pileg, pilpres,” kata Zulkifli usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/5/2019).

Zulkifli mengatakan di Mahkamah Konstitusi (MK) setiap pihak bisa menjelaskan persoalan yang dihadapi terkait pemilu. TKN dan BPN bisa saling menjelaskan.

“KPU juga bisa memaparkan, sehingga nanti bisa ditemukan fakta yang betul, baru nanti hakim ambil keputusan. Itu lah cara-cara yang dibenarkan,” katanya.

“Saya kira demikian. Mari kita selesaikan perbedaan dengan damai,” katanya.

Zulkifli juga bicara soal sikap PAN yang awalnya tidak mau menandatangani hasil Pemilu 2019 yang diumumkan KPU. Namun belakangan PAN menandatangani dengan syarat ada beberapa yang akan digugat.

“Terakhir kemarin rekapitulasi, kami jam 2 pagi memang belum tanda tangan, kami gugat 7 dapil. Ternyata boleh. Kami mengakui rekapitulasi KPU, pileg, pilpres, DPD. BPN gugat ke MK. Jadi kami mengakui rekapitulasi,” katanya.

Ucapan Selamat SBY Langsung via Telepon

Sementara Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku sudah mengucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas hasil positif pada Pilpres 2019 dalam rekapitulasi suara yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (21/5) dini hari.

“Pada kesempatan baik tadi saya mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi atas kemenangan hasil rekapitulasi KPU pada tanggal 21 Mei lalu,” ujar AHY di Istana Kepresidenan Bogor, Jakarta, Rabu (22/5).

AHY mengatakan ucapan selamat juga sudah disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, SBY menyampaikan ucapan selamat melalui sambungan telepon semalam.

“Ini juga telah disampaikan secara langsung oleh Bapak SBY tadi malam melalui telepon,” katanya.

Di sisi lain, AHY mengaku senang dan lega dengan keputusan calon presiden 02 Prabowo Subianto yang memutuskan membawa sengketa rekapitulasi suara ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia berharap dengan keputusan itu masyarakat bisa terhindar dari aksi yang inkonstitusional.

“Kami sangat senang dan lega mendengar bapak Prabowo menyampaikan itikad tersebut, bahwa akan menempuh jalur konstitusional untuk bisa mengajukan keberatan atas hasil Pemilu,” tuturnya.

“Sedangkan Pak Presiden Jokowi menjelaskan dengan itikad baik menjadi pemimpin dan pengayom bagi semua, Berada di atas semua golongan, di kalangan masyarakat,” ujar AHY menambahkan. (mb/detik)

Loading...

Related posts