Di Tasik, Bocah Tonton Pasutri Berhubungan Seks Bayar Pakai Mi hingga Rokok

Metrobatam, Tasikmalaya – Pasangan suami istri (pasutri) inisial E (25) dan L (24) diduga sengaja memamerkan hubungan seks kepada sejumlah bocah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Para bocah tak gratis menonton langsung adegan ranjang E dan L. Para bocah itu membayar dengan uang hingga makanan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto. Berdasarkan pengakuan bocah, sambung Ato, setiap penonton diajak masuk ke kamarnya suami-istri tersebut untuk menyaksikan langsung adengan hubungan seks.

Read More

“Persitiwa itu dilakukan malam hari, anak-anak harus bayar pakai duit lima ribu rupiah, mi instan, kopi dan rokok” ujar Ato di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (18/6).

Rencananya, tokoh masyarakat dan ulama akan melaporkan kejadian ini pada KPAID Tasikmalaya. Ato menegaskan pihaknya masih menyelidiki masalah tersebut.

“Kami lagi menunggu keluarga dan tokoh yang mau melapor hari Selasa ini. Kita akan gali lebih dalam lagi terkait kasus ini,” ujar Ato.

“Berdasarkan investigasi di lapangan, pelaku ternyata masih satu RT dengan korban (para bocah). Mereka diduga menonton adegan intim langsung di kamar pelaku. Nonton lebih satu kali,” tambahnya.

Ironinya, sambung dia, kejadian tersebut berlangsung pada bulan suci Ramadhan lalu. Enam anak itu berusia 12 tahun atau usia sekolah dasar. Mereka, kata Ato, sengaja diperlihatkan secara langsung adegan intim di kamar rumah E dan L.

“Kami prihatin, ini anak anak sudah dipertontonkan adegan syur. Langsung, enggak memakai perantara video atau sejenisnya,” ucap Ato.

Peristiwa ini terungkap setelah salah satu bocah menceritakan kepada guru ngajinya. (mb/detik)

Loading...

Related posts