BC Batam Bantah Adanya Isi Kontainer Plastik Scrap Berkurang

Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam Susila Brata didampingi Kabid BKLi Sumarna menunjukkan bukti foto kontainer plastic Scrab yang ditahan di Pelabuhan Batuampar. (Foto: BX/Ton)

Metrobatam.com, Batam – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam mengadakan konferensi pers kepada awak media di kantin Bea Cukai Batam (24/072019).

Kepala Kantor KPU Bea Cukai Batam Susila Brata memberikan keterangan terkait dengan pemberitaan mengenai berkurangnya volume plastik scrap  di salah satu kontainer pada saat dilakukan kunjungan lapangan anggota Komisi III DPR-RI, KPU Bea Cukai Batam.

Read More

“KPU Bea Cukai Batam menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para Anggota  anggota Komisi III DPR-RI yang telah memberikan atensi terhadap permasalahan plastik scrap  di Batam.” katanya

“Bahwa kegiatan pemeriksaan terhadap plastik scrap dilakukan bersama pejabat dari beberapa instansi terkait, antara lain. Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dan KSO Sucofindo-Surveyor Indonesia” bebernya.

Lanjutnya, bahwa pemeriksaan fisik terhadap plastik scrap tersebut telah dilakukan sesuai prosedur pemeriksaan fisik, antara lain:

-Didahului dengan pengecekan keutuhan segel pelayaran dan dilanjutkan dengan pembukaan segel pelayaran dengan disaksikan pemilik barang atau perwakilannya;

-Dilakukan pengambilan foto terhadap kontainer sebelum dibuka maupun setelah dibuka

-Pengambilan barang contoh dilakukan oleh pejabat lingkungan hidup

-Menutup dan menyegel kembali kontainer

-Dibuatkan berita acara pemeriksaan bersama dan ditanda-tangani oleh seluruh pejabat dari instansi yang melakukan pemeriksaan.

“Selama pemeriksaan sampai dengan saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Polda Kepri untuk pendampingan.”

“Bahwa kondisi terakhir pada saat kontainer dibuka untuk disaksikan oleh anggota Komisi III DPR-RI adalah sama dengan kondisi kontainer pada saat pertama kali dibuka dan disaksikan beberapa instansi pada saat pemeriksaan bersama, dimana kontainer tersebut memang terdapat rongga.” jelasnya.

“Bisa dilihat teman-teman sekalian, ini adalah foto pada saat pemeriksaan kemarin. Kondisinya memang seperti ini dari awal, bahkan saya sampaikan bahwa ada rongganya yang lebih besar dari ini,” ujar Susila brata sambil menunjukkan foto perbandingan kondisi isi kontainer dan plastik scrap saat dilakukan pemeriksaan bersama beberapa instansi terkait (tanggal 18 Juni 2019) dan Foto Kondisi Kontainer dan Plastik scrap  saat kunjungan oleh anggota Komisi III DPR-RI (tanggal 23 Juli 2019).

“Dengan demikian dapat kami sampaikan bahwa tidak terjadi perubahan isi kontainer pada saat barang tersebut diperiksa oleh beberapa instansi terkait dengan isi kontainer pada saat dilakukan kunjungan oleh anggota Komisi III DPR-RI. Pelaksanaan kegiatan reekspor plastic scrap akan kami lakukan setelah berkoordinasi dengan instansi terkait.” tutupnya. (Toni S)

Loading...

Related posts