Fahri Hamzah Pastikan Ormas Garbi Jadi Partai, Mardani: Bikin Partai Itu berat

Metrobatam, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan bahwa organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) akan bertransformasi menjadi partai politik dalam waktu dekat.

Ia mengatakan keputusan itu akan diambil dengan dasar mempertimbangkan aspirasi dari seluruh simpatisan Garbi telah didirkan selama lebih dari setahun ini.

Read More

“Setelah lebih dari 1 tahun bergerak ke seluruh Indonesia, kami mendapatkan aspirasi yang kuat dari teman-teman agar gerakan pemikiran yang dimulai oleh Garbi di seluruh indonesia bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah parpol,” kata Fahri kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/7).

Namun, Fahri belum memastikan kapan waktu untuk deklarasi Garbi menjadi parpol digelar. Ia hanya berharap kehadiran Garbi dalam panggung politik nasional akan memecah kebekuan dan memberikan ide-ide baru bagi masyarakat Indonesia.

“Akhirnya disepakati dalam pembicaraan-pembicaraan yang belum kita formalkan, sehingga tinggal menunggu waktu kapan kita formalisasi dibentuk parpol,” kata dia.

Selain itu, Fahri mengatakan Garbi nantinya tak ingin terjebak dalam untuk terpaku pada satu spektrum ideologi tertentu dalam perjuangannya.

Fahri menganggap Garbi akan menjadi sebuah parpol yang berjuang melalui gerakan pemikiran yang progresif.

Dia menambahkan Garbi akan berusaha merangkul semua lapisan masyarakat dan melintasi aliran ideologi politik yang ada di Indonesia.

“Kita maunya dikategorisasi secara metodologis, yakni bagaimana kita memecahkan persoalan bangsa kita,” kata dia.”Maka basis konstituensinya adalah seluruh rakyat indonesia yg ditawarkan cara berfikir partai baru ini. Makanya kira tak mau basisnya pada politik aliran tradisionil. Tapi melintas batas.”

Mantan pentolan PKS seperti Anis Matta dan Fahri merupakan pendiri Garbi. Mereka mendeklarasikan diri di Bali pertama kali. Fahri terancam dipecat oleh PKS. Kasus pemecatan itu berujung di meja hijau. Namun, Fahri memenangkan gugatan dan tetap terdaftar sebagai kader PKS.

Bikin Partai Berat, Biar Kami Saja

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan dirinya tak keberatan bila Wakil Ketua DPR yang juga kader PKS Fahri Hamzah ingin mengubah organisasi masyarakat Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) menjadi partai politik.

Ia menganggap sangat wajar bagi seseorang untuk mendirikan partai politik baru di Indonesia karena memiliki status sebagai negara demokrasi.

“Negara demokrasi ini boleh siapa saja. Di PKS tuh keluar gampang, masuk susah, karena ikut kaderisasi dulu. Kalau mau bikin partai ya welcome to the jungle,” kata Mardani di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Kamis (11/7).

“Tapi pesannya, bikin partai itu berat, kami saja dah, kayak Dilan ya,” selorohnya.

Lebih lanjut, Mardani tak akan menganggap Garbi nantinya sebagai saingan kuat PKS bila nantinya telah resmi menjadi parpol.

“Kita jadikan mitra mencintai negeri,” kata dia.

Tak hanya itu, Mardani turut meyakini Garbi tak akan merebut basis massa yang selama ini loyal terhadap PKS.

Ia mengatakan PKS telah memiliki mekanisme pertahanan diri untuk melindungi basis massa loyalnya beralih mendukung parpol lain.

“Kalau mereka mau buat monggo, tapi kalau mau mengambil [basis massa] punya PKS, PKS punya mekanisme pertahanan diri,” kata dia.

Sejumlah mantan petinggi PKS seperti Fahri Hamzah dan Anis Matta menjadi inisiator Garbi. Fahri dan Anis mendeklarasikan Garbi di Bali, tahun 2018 silam. (mb/cnn indonesia)

Loading...

Related posts