Jokowi Mau Sambungkan Tol Manado-Bitung ke ‘Surga Tersembunyi’

Metrobatam, Manado – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan proyek jalan Tol Manado-Bitung dapat mendongkrak sektor pariwisata setempat, contohnya pulau Lembeh yang berada di timur laut pantai Sulawesi.

Nantinya, Jokowi berencana untuk membangun jembatan dari Bitung ke pulau tersebut.

Read More

“Nah pariwisata nanti yang di Pulau Lembeh. itu nanti menjadi titik pariwisata baru di Bitung. meski industri, khusus perikanan akan… dan KEK nanti juga berhubungan dengan pelabuhan,” kata Jokowi saat meninjau proyek Tol Manado-Bitung, Jumat (5/7/2019).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa jembatan itu juga bakal tersambung jalan tol nantinya.

“Ini jalan tolnya, ini Pulau Lembeh. Pulau Lembeh-nya di sini, jadi kita mau bikin jembatan, tidak hanya KEK, tapi juga pariwisata Pulau Lembeh,” kata Basuki.

Basuki mengatakan pihaknya telah menganggarkan biaya untuk membangun jembatan itu. Dia bilang jembatan itu akan mulai dikerjakan pada 2020 mendatang.

“Sudah sudah dianggarkan. Kan saya sudah ngomong 2020 sudah dimulai kok masih tanyakan lagi anggarannya. (Dikerjakan) 2020 (anggarannya) ada Rp 500 miliar,” tuturnya.

Pulau Lembeh sendiri merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki Sulawesi Utara. Pulau tersebut menawarkan keindahan yang memanjakan mata.

Pulau Lembeh juga merupakan kawasan ekowisata mangrove di kelurahan Pintu Kota, kecamatan Lembeh Utara. Konon, Pulau Lembeh disebut ‘Bastianos Diving Resort’ karena keindahan pesona alam bawah laut yang menawan. Bahkan ada yang menyebut pulau ini sebagai surga tersembunyi karena keindahannya.

Jokowi Ingin Bunaken Ditata Ulang

Sementara ketika meninjau kawasan wisata Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara (Sulut). Jokowi ingin kawasan wisata dan permukiman di Bunaken ditata ulang agar menambah nilai ekonomi yang baik.

“Ini mau dibuat perencanaan dulu, untuk membuat cluster-cluster, sehingga penduduknya di sebelah mana jelas, tempat wisatanya di mana jelas, area konservasi di mana jelas,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan batas-batas tersebut harus segera direncanakan. Sebab dia tak ingin tata wilayah di kawasan tersebut semakin berantakan.

“Batas-batas itu yang paling penting segera direncanakan. Sehingga nanti tidak berkembang seperti yang kita lihat ini. Jadi betul-betul terdesain sejak awal, mumpung belum ramai. Kalau sudah ramai sulit kita mengendalikan,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan pembenahan akan dilakukan oleh pemerintah pusat. Mengingat, Bunaken merupakan salah satu lokasi wisata andalan di Sulut.

“Tadi sudah saya perintahkan, fisiknya sudah terbenahi, masuk (wisatawan), orang datang,” katanya.

Dikatakan, pembenahan kawasan Bunaken akan segera dimulai tahun ini. “Tahun depan kita harapkan sudah selesai . Ini kan kejar-kejaran,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan, pembenahan kawasan Bunaken memang sengaja dikebut karena tingginya peminat wisata di Sulut. Tak hanya Bunaken, sejumlah tempat wisata di Provinsi Sulut, termasuk sarana dan prasarana pendukungnya juga akan dibenahi.

“Ini kan kejar-kejarang, jangan sampai ditinggal oleh konsumen. Kenapa kita ke lapangan? Karena kita ingin mengejar itu. Ini ada keadaan luar biasa yang turis ingin masuk, tapi kita harus siap,” pungkas dia. (mb/detik)

Loading...

Related posts