Kemenangan Yamaha Digugat, Kawasaki Juara Suzuka 8 Hours

Suzuka – Yamaha Factory Racing telah mengangkat gelar juara Suzuka 8 Hours endurance. Namun, setelah muncul protes Kawasaki lah yang dinyatakan sebagai pemenang.

Pebalap Kawasaki, Jonathan Rea, mengalami kecelakaan, satu menit lebih sebelum balapan 8 jam berakhir. Padahal ketika itu, juara World Superbike tersebut tengah memimpin balapan. Ia punya selisih waktu 16 detik dari rider Yamaha Factory Racing di tempat kedua.

Read More

Sesaat setelah Jonathan Rea terjatuh, red flag dikibarkan. Pada prosesnya Yamaha diumumkan sebagai pemenang lomba balap ketahanan tersebut.

Tiga rider Yamaha: Nakasuga Katsuyuki, Alex Lowes dan Michael Van Der Mark, bersama manajer mereka naik ke atas podium juara. Tak terima dengan hasil tersebut, Kawasaki melakukan protes yang akhirnya diterima oleh Race Direction. Hasilnya, Kawasaki pun dinyatakan sebagai juara Suzuka 8 Hours Endurance 2019.

Insiden Rea diawali dari sebuah kecelakaan yang terjadi 20 menit terakhir balapan. Pebalap SERT Suzuki terpaksa berhenti balapan karena kerusakan pada mesin motor di tikungan 3. Kerusakan itu menyebabkan tumpahan oli yang pada akhirnya berimbas pada kecelakaan Rea.

Dari kamera terlihat, Red Flag dikibarkan sesaat setelah Rea mengalami insiden yang membuat motornya terhempas ke gravel. Ketika itu, tim Kawasaki di pit pun merayakan kemenangan mereka. Tapi, Race Direction menyatakan Yamaha pemenangnya karena Rea tak dapat kembali ke pit dalam batas waktu lima menit.

Kawasaki membawa masalah itu sebagai alasan. Mereka berargumen, hasil balapan seharusnya berdasarkan posisi pada putaran sebelum red flag dikibarkan.

Mereka lantas mengubah keputusan tersebut. Hasil balapan mengacu pada posisi setelah menyelesaikan lap sebelum red flag dan aturan tentang lima menit bagi pembalap yang terjatuh untuk kembali ke pit pun diabaikan. Sebab ternyata, tak ada aturan seperti itu di Endurance Worlds Championship, seperti pada aturan MotoGP dan WSBK.

Ini merupakan kemenangan pertama tim geng hijau sejak 1993. Sementara, Yamaha Factory Racing dipaksa untuk jadi runner up, padahal mereka sudah empat tahun terakhir menguasai Suzuka. (mb/detik)

Loading...

Related posts