Malu, Ibu Pelaku Inses di Bulukumba: Keluarga Sudah Buang Mereka

Metrobatam, Bulukumba – Orang tua kakak adik yang menikah sedarah di Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengaku telah membuang kedua anaknya yang jadi pelaku inses Ansar dan Fitriani. Alasannya, perbuatan kedua orang tersebut memalukan.

“Saya sangat malu dan sakit. Di manapun keluarga sudah buang mereka. Perbuatannya memalukan, mereka sendiri yang sebenarnya yang buang orang tuanya,” terang ibu kedua pelaku inses, Joharia, Jumat (5/7/2019).

Read More

Kedua orang tua Ansar dan Fitriani juga membuat surat yang di dalamnya berisi pernyataan tak akan menerima lagi keduanya. Mereka menolak kedua anaknya kembali sampai kapan pun karena perbuatan Ansar dan Fitriani sangat tercela.

Surat itu ditandatangani oleh orang tua keduanya. Terlihat ada materai Rp 6.000, tanda tangan para saksi, dan tanda tangan serta stempel Kepala Desa setempat.

Selain itu, warga sekitar tempat tinggal orang tua Ansar-Fitriani juga sempat marah mendengar kabar itu. Warga disebut hendak mendatangi rumah kedua orang tua Ansar-Fitriani.

“Waktu warga tahu, banyak warga yang marah dan hendak menyerang rumah kedua orang tua Ansar, tapi kami selanjutnya lakukan diskusi kekeluargaan lalu orang tuanya pun membuat surat pernyataan secara tertulis,” ujar Kepala Dusun, Fikrawal.

Polisi masih mengejar Ansar pelaku perkawinan sedarah dengan adik kandungnya, Fitriani terkait laporan tuduhan perzinaan. Selain itu, polisi juga menyelidiki dugaan dokumen palsu di pernikahan itu.

“Pasal yang disangkakan adalah perzinan dengan ancaman hukuman 9 bulan, namun tidak menutup kemungkinan pada saat terlapor menggunakan dokumen palsu hingga terbitlah buku nikah yang baru, maka bisa kita kembangkan ke arah selanjutnya,” kata Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan di Mapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (5/7). (mb/detik)

Loading...

Related posts