PKS Minta Gerindra Ikhlas Datang ke Paripurna Wagub DKI

Metrobatam, Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi meminta anggota Partai Gerindra ikhlas datang ke rapat paripurna pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta.

Hal ini disampaikan Suhaimi menyusul poin kuorum yang harus dipenuhi anggota dewan untuk memutuskan tata tertib dan pemilihan wakil gubernur.

Read More

“Kami akan mengajak Gerindra. Gerindra kan mitra koalisi kami yang sudah menyerahkan secara terbuka. Mudah-mudahan dengan ikhlas ya,” kata Suhaimi di DPRD DKI, Selasa (9/7).

Dia mengatakan kehadiran Gerindra bisa memenuhi setengah dari jumlah kuorum. Sisanya, tinggal usaha PKS merangkul partai lain untuk hadir di paripurna.

“Kalau Gerindra-PKS hadir itu sudah luar biasa, Gerindra kan 15, PKS 11, sudah ada 26. Itu separuh dari kuorum, kan. Tinggal kita mengajak teman-teman lainnya,” ujar Suhaimi.

Suhaimi mengimbau para anggota dewan memahami kehadiran dalam paripurna sebagai bentuk tanggung jawab masa depan DKI Jakarta. Menurutnya, pengunduran paripurna sama saja menunda pelayanan di Jakarta.

“Demi kepentingan DKI berikan pelayanan, maka kita harap, paripurna sekali jadi,” ujarnya.

Ketua Fraksi Gerindra Abdul Ghoni tak berbicara banyak terkait isu kuorum di Paripurna Pemilihan Wagub. Ghoni mengatakan pihaknya sudah memutuskan untuk memasukkan angka batas kuorum sebanyak 50 persen plus satu di dalam draf tata tertib.

“Kita pakai yang 50 persen plus satu itu jadinya. Ya, tinggal bagaimana kawan-kawan lain mau datang atau seperti apa,” ujar Ghoni.

Setelah selesai tugas Pansus, panitia pemilihan (Panlih) bekerja. Ghoni berharap anggota Pansus nantinya juga bersikap netral dalam pemilihan.

“Anggota Pansus juga bisa jadi Panlih tapi saran saya jaga netralitas mungkin PKS juga kita akan serahkan ke yang lain,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap DPRD DKI Jakarta bisa segera memilih Wakil Gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno pada Juli ini.

“Mudah-mudahan pertengahan atau akhir Juli ini sidang dimulai, paripurna, dan saya siap untuk bekerja dengan siapa saja yang sudah diusulkan dan dipilih oleh DPRD,” kata Anies di Balai Kota, Senin (8/7).

Sementara Gerindra tidak akan mewajibkan anggota fraksinya datang ke rapat paripurna Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan kehadiran anggota adalah hak pribadi.

“Enggak (ada imbauan), kan kalau itu kan haknya individu, hak masing-masing. Partai punya kebijakannya masing-masing sendiri. Kita juga enggak bisa memaksakan,” kata Taufik kepada CNNIndonesia.com, Selasa (9/7).

Senada, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni hanya tertawa saat ditanya upaya Gerindra untuk mengimbau anggotanya datang ke paripurna. Ghoni hanya menjelaskan bahwa Gerindra sejauh ini masih mengikuti kesepakatannya dengan PKS untuk pemilihan nama wagub.

Jika ingin kuorum, maka Ghoni mengatakan harus ada upaya dari PKS untuk merangkul partai lain.

“Kuorum itu, PKS harus juga melakukan (sesuatu) pada teman-teman supaya bisa kuorum, gitu,” ujar dia singkat. (mb/cnn indonesia)

   
Loading...

Related posts