Rey Utami dan Pablo Benua Ditahan Karena Menghilangkan Barang Bukti

Metrobatam, Jakarta – Usai menjalani pemeriksaan, Rey Utami dan Pablo Benua langsung ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Khusus Polda Metro Jaya (Dirkrimsus) tadi subuh. Alasannya karena tidak kooperatif dan diduga telah menghilangkan barang bukti.

“Kenapa kita lakukan penangkapan salah satunya itu sudah dihapus menghilangkan barang bukti,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat menggelar konferensi pers di Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (11/5/2019).

Read More

Tak hanya itu, Rey Utami dan Pablo Benua juga menghilangkan sejumlah barang bukti elektronik berupa kamera, flashdisk dan yang lainnya. Saat polisi menggeledah rumah mereka di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, barang tersebut sudah tidak ada.

“Kemudian di rumahnya kita geledah sudah tidak ada semua alat alatnya bersih, kameranya pun nggak ada semuanya bersih. Makanya kami melakukan penangkapan dan nanti kita tunggu proses berikutnya,” pungkas Argo Yuwono.

Selain Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo benua juga ikut dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq terkait kasus ‘Ikan Asin’. Kedua pasangan itu ikut terseret karena diduga telah mempublikasiķan konten YouTube asusila, pornografi dan pencemaran nama baik.

Sembunyi saat Ditangkap

Sementara pada Kamis dini hari polisi melakukan penangkapan pada Galih Ginanjar di sebuah hotel. Ketika ingin ditangkap, Galih bersembunyi dan tidak kooperatif.

Awalnya, penyidik pergi ke rumah Galih Ginanjar. Tapi saat tiba di lokasi, suami dari Barbie Kumalasari itu tak ada di tempat.

“Ya memang yang bersangkutan kita lakukan penangkapan di rumahnya nihil, tidak ada. Kita cek, kita cari ternyata yang bersangkutan ada menginap di sebuah hotel di Jakarta Selatan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, saat menggelar konferensi pers di Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (11/5/2019).

Setelah polisi tiba di hotel, Galih Ginanjar tak ada. Ia disebut sedang keluar untuk mencari makan.

Namun ketika polisi sudah menunggu hingga 2 jam, Galih Ginanjar tak kunjung balik. Ketika diperiksa lagi, ternyata Galih bersembunyi di kamar yang lain.

“Setelah kita lakukan penangkapan ke sana, yang bersangkutan dikatakan sedang keluar untuk cari makan. Ya tapi setelah kita cek di dalam, ternyata ada di dalam (kamar),” ujar Argo Yuwono.

“Jadi setelah didatangi penyidik, yang bersangkutan ada keluar makan, dari jam 2 pagi, kita cek jam 4 di sana, kok makan lama sekali, kita cek di kamarnya di hotel. Ternyata ada dua kamar, yang bersangkutan ada di dalam hotel,” tukasnya. (mb/detik)

   
Loading...

Related posts