Selain ‘Ikan Asin’, Polisi Ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan Pablo Benua

Metrobatam, Jakarta – Pablo Benua ternyata terlibat sejumlah masalah hukum lainnya selain perkara ‘Ikan Asin’. Hal tersebut diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat menggelar konferensi pers di Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (11/5/2019).

Suami Rey Utami yang juga dilaporkan pihak Fairuz A Rafiq itu rupanya menjadi terlapor atas kasus penipuan dan penggelapan kendaraan. Hal itu terungkap setelah polisi menggeledah kediamannya.

Read More

“Kita juga melakukan penggeledahan di rumah Rey dan Pablo di Bogor Sentul, kita temukan puluhan STNK, setelah kita cek di Ditreskrimum bahwa ada laporan tentang penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo disitu,” ujar Argo Yuwono.

“Itu dilaporkan pada 26 Februari 2018, kemudian ada pelaporan di Mabes Polri terlapor juga Pablo sebagai terlapor penipuan dan penggelapan juga yang masih dalam proses. Dilaporkan sekitar tahun 2017 juga ada di sana. Jadi kita masih mengecek semuanya,” sambungnya lagi.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Satu per satu banyak yang terungkap dari Rey Utami dan Pablo Benua.

Untuk kasus ‘Ikan Asin’ sendiri, Pablo Benua terancam pasal berlapis. Pemilik channel YouTube Rey Utami & Benua itu diangggap melanggar UU ITE.

“Kemudian untuk pasal yang disangkalkan pasal 27 ayat 1, kemudian pasal 27 ayat 3, dan pasal 45 ayat 1. Kemudian ITE kenakan pasal 310 dan 311 KUHP UUD ITE dan kita kenakan UUD KUHP juga,” katanya.

Akibat perbuatannya yang diduga sengaja menyebarkan konten Galih Ginanjar yang bicara soal ikan asin, Pablo Benua terancam hukuman minimal enam tahun penjara. (mb/detik)

   
Loading...

Related posts