Mengharukan, Balita Ini Ditemukan Peluk Ayahnya yang Sudah Meninggal 3 Hari

Metrobatam, Jember – Peristiwa balita selama 3 hari tunggui jenazah ayahnya di kamar menimbulkan iba di masyarakat. Apalagi saat ditemukan warga, balita berusia 14 bulan itu sedang menangis sembari memeluk jenazah ayahnya, Fauzi (40).

Jenazah Fauzi tergolek di kasur kamar rumah blok C-6 Perumahan Kaliwining Asri, Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji. Kulit jenazah yang sudah menghitam, menempel di pipi dan pakaian anaknya.

Read More

“Memprihatinkan waktu ditemukan, pak polisi yang menggendong sampai menangis. Karena anak ini 3 hari tidak makan dan minum. Untung masih hidup,” kata tetangga korban, Umi Kulsum, Kamis (15/8/2019).

Wanita yang juga berprofesi sebagai bidan di Puskesmas Rambipuji itu langsung memberikan pertolongan pertama kepada balita itu. Yakni memberi asupan makanan.

“Diberi air gula dulu, karena anak ini pastinya dehidrasi. Sempat muntah dan langsung dimandikan bersih oleh suami saya. Setelah itu diminumkan susu, karena pastinya lapar,” ujarnya.

Berkat asupan makanan itu, kondisi balita semakin membaik. Sedangkan jenazah sang ayah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember. Sementara istrinya menjadi TKW di Malaysia baru 5 bulan.

Selama itu pula ia bertahan hidup tanpa makan dan minum. Tubuh bayi mengandung air yang lebih banyak dibanding orang dewasa, yakni sekitar 70-80 persen yang artinya bayi membutuhkan cairan yang lebih banyak. Namun ternyata, bayi punya kemampuan kompensasi.

“Mungkin di fase-fase awal dia nangis. Kalau sudah di titik dia harus ngerem karena tubuhnya ada kompensasi harus mengurangi energi, ya sudah dia akan pasif (tidak banyak aktivitas-red),” kata dr Wiyarni Pambudi, SpA, saat dihubungi detikHealth, Kamis (15/8/2019).

Ketika ditemukan, bayi atau anak yang dehidrasi harus diperhatikan pernapasannya. Sebab, jika dehidrasi, sirkulasi mulai terganggu.

“Jadi mulai untuk secepatnya merehidrasi bisa dengan infus atau dengan minum tergantung dehidrasinya. Yang penting diatasi dulu,” imbuh dr Wiyarni.

Bayi di Jember ditemukan tengah memeluk ayahnya yang diperkirakan telah meninggal 3 hari. Saat ditemukan, kulit yang ayah sudah menghitam dan menempel di pipi maupun baju sang bayi. (mb/detik)

Loading...

Related posts