Kepsek SDN 077785 Tuhembuasi Klarifikasi Tentang Berita yang Beredar di Salah Satu Media Online

Metrobatam.com, Nias – Beberapa hari belakangan ini, beredar di salah satu media Online, bahwa salah seorang oknum Kepala Sekolah SDN 077785 Tuhembuasi Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias atas nama Foarota Gulo S.Pd SD yang tidak menghormati bendera dan lagi asyik bermain handphone pada HUT KEMRI ke 74 yang  digelar di lapangan Beringin Hiliweto Gido, pada hari Sabtu, (17/98/2019) sekira pukul 10.00 WIB pagi.

Foarota Gulo menjelaskan kepada media Online Metrobatam.com di kediamannya di Hiliweto  Kecamatan Gido, “Pada acara tersebut saya dalam keadaan kurang sehat, namun karena tanggungjawab dan sudah menjadi kesepakatan  kami Bapak dan Ibu Guru SD Tuhembuasi pada rapat kami  hari Jumat 16/08/2019 terkait undangan yang harus dihadiri semua Pegawai Negeri se- Kabupaten Nias untuk mengikuti  HUT KEMRI  dan membawa Siswa/i sebanyak 30 orang.”

Read More

Selanjutnya, pada pagi hari Sabtu 17/08/2019, “Saya dalam keadaan sakit naik betis, karena dasar penyakit saya asam urat dan keluarga melarang saya untuk datang ke acara tersebut dan karena tanggungjawab sebagai atasan, harus saya hadiri dan sudah saya buat daftar hadir pada acara tersebut.”

Setelah sampai di lapangan upacara, tertib acara dimulai dan pada waktu detik-detik proklamasi saya dan seluruh peserta upacara diundangan berdiri namun pada saat tiba penghormatan Bendera, saya tidak bisa lama berdiri, lalu saya duduk kembali karena kaki saya naik betis dan jari kaki saya terasa dempet. Setelah itu saya ambil handphone dan saya SMS anak saya untuk segera datang menjemput saya sehingga nampak pada saat itu saya lagi menggunakan handphone.

Saat bersamaan kebetulan ada seorang Oknum kepala sekolah yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada saya, “Lihat Kades itu tidak bisa ngasih hormat pada bendera karena dihalangi salah satu tiang tenda”.

“Dan saya tertawa melihat hal tersebut dengan rasa sakit dan benar serius sakitnya,’ ujarnya

“Saat itu belum saya kasi penghormatan Bendera, saya jelaskan itu bukan unsur kesengajaan”. bebernya

Kemudian,  setelah selesai upacara lalu saya hubungi Faduhusi Telaumbanua selaku anggota saya, melalui handphone seluler ” segera ke sini, bawakan daftar hadir. apa sudah di tandatangani atau tidak,  karena saya mau pulang karena sakit”.

Lalu, Faduhusi Telaumbanua datang dan membawa daftar hadir dan lalu saya pulang langsung kerumah, lanjut Foarota

Syukur Arman Mendrofa sebagai Kadis Pendidikan Kabupaten Nias mengatakan kepada awak media melalui telephone seluler, “Benar adanya berita tersebut dan kita sudah memanggil yang bersangkutan pada hari jumat 30/08/2019, dan benar saat itu Foarota Gulo sakit dan tidak bisa berdiri karena mengalami sakit Reumatik.” sambil menunjukkan surat kontrol ulang Dokter Spesialis.

Kadis pendidikan mengatakan, ” Kita sudah memberi peringatan kepada yang bersangkutan dan supaya hal ini tidak terulang lagi ke depan”, tegasnya

DZ/DT

Loading...

Related posts