Esemka: Kami Bukan Mobil Nasional

Metrobatam, Jakarta – Esemka sempat digadang-gadang bakal menjadi mobil nasional pertama di Indonesia. Hal itu muncul lantaran Esemka kala itu dirakit oleh siswa-siswa SMK dan dibuat di dalam negeri. Belasan tahun nama Esemka terdengar namun belum juga muncul wujudnya.

Hingga baru-baru ini banyak muncul spekulasi bahwa Esemka bakal meluncur dalam waktu dekat. Pabrik Esemka di Boyolali pun mulai menampakkan aktivitasnya. Terdapat mobil-mobil pick-up berjejer di halaman pabrik.

Read More

Pihak Esemka pun muncul dan mulai membuka suara. Muncul dan buka suara pertama kalinya Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Eddy Wirajaya ogah kalau Esemka mendapat label yang cukup berat, mobil nasional. Namun Eddy menegaskan Esemka bakal diproduksi di Indonesia.

“Kami bukan mobil nasional, kami mobil produksi di Indonesia. Jadi jangan salah persepsi soal mobil nasional kan cukup luas pengertiannya,” ungkap Eddy di Kantor Kementerian Perindustrianm Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Meski ogah disebut sebagai mobil nasional, Eddy menyebut Esemka telah menggunakan banyak komponen lokal dalam merakit mobil-mobilnya.

“Kita bukan mobil nasional, tapi kita produksi di Indonesia. Pure Indonesia. Kami harapkan kebanggaan kita merah putih itu,” lanjut Eddy.

Menggunakan banyak konten lokal di dalam mobilnya, Esemka pun ogah mendapat keistimewaan khusus dari pemerintah. Seperti halnya pabrikan otomotif yang bermain dalam negeri, Esemka bakal mengikuti regulasi yang sudah dibuat oleh pemerintah.

“Kalau itu kami ikut regulasi aja, kami nggak mau special treatment kita ikutin regulasi normal-normal aja,” ungkapnya.

Diakui Eddy saat ini mobil-mobil Esemka sudah melakoni Uji Tipe di Kementerian Perhubungan. Sebagai mobil perdananya, Esemka bakal merilis pick-up Bima.

“Udah, kita sebut Bima. Bima 1.3 L sama 1.2 L beda dari cc-nya sama size bak,” pungkas Eddy. (mb/detik)

Loading...

Related posts