Hujan Deras dan Angin Kencang Menerjang Mina, Akses Jamrah Sempat Ditutup

Mekah – Jemaah haji yang tengah berada di Mina disambut hujan deras dan angin kencang. Kondisi ini terbilang jarang, terlebih ini tengah masuk musim panas.

Awan gelap menggelayut sejak sore hari, Senin (12/8/2019) pukul 14.30 waktu Arab Saudi. Benar saja, tak lama berselang hujan langsung mengguyur, dimulai dengan gerimis namun lama-lama kian deras.

Read More

Kondisi ini pun membuat para jemaah yang tengah lalu lalang mempercepat langkahnya. Ada yang langsung membuka payung, merapat untuk menghindari hujan, dan banyak pula yang tetap basah-basahan menerjang hujan.

Hujan Deras dan Angin Kencang Menerjang MinaFoto: Jemaah haji yang tengah berada di Mina disambut hujan deras dan angin kencang (Ardhi Suryadhi/detikcom)

Bagi mereka yang menggunakan payung sejatinya tetap tak luput dari basah. Hal ini lantaran hujan deras yang turun bercampur dengam angin kencang sehingga membuat kondisi payung jadi terbawa angin.

Jika sudah begini, jemaah akhirnya pasrah sembari mengharap berkah dari kondisi cuaca yang jarang-jarang tersebut di Mina.

“Berkah haji tahun ini, jadi adem dengan adanya hujan,” ujar seorang jemaah haji yang ditemui detikcom di Mina.

“Jarang-jarang ini, sudah bertahun-tahun Mina nggak diguyur hujan saat haji,” kata petugas haji yang membantu jemaah.

Meski hujan deras dan angin kencang melanda Mina, namun semua kondisi terpantau masih aman dan jemaah pun tetap tenang.

Akses Jamrah Sempat Ditutup

Hujan yang turun di Mina, tempat jemaat haji bermalam (mabit), berlangsung cukup lama. Meski sempat mereda, tetapi berkah hujannya turun kembali.

Awan gelap menggelayut sejak sore hari, Senin (12/8/2019) pukul 14.30 waktu Arab Saudi. Benar saja, tak lama berselang hujan langsung mengguyur, dimulai dengan gerimis namun lama-lama kian deras.

Kondisi hujan kemudian sempat berhenti, dan membuat para jemaah keluar dari tenda. Ada yang memantau situasi, ada pula yang tengah bersiap untuk menjalankan prosesi melontar jamrah.

Namun tak lama berselang, ternyata hujan kembali mengguyur, hingga pukul 16.30 waktu Arab Saudi. Alhasil, kondisi ini membuat para jemaah yang sebelumnya sudah di luar tenda jadi kembali ke dalam untuk berlindung.

Termasuk mereka yang tengah bersiap untuk melontar jamrah terpaksa harus kembali ke tenda.

“Dapat kabar untuk sementara ditutup dulu akses ke jamrah,” ujar seorang jemaah yang sebelumnya bersiap melontar jamrah.

Sejatinya, pada hari ini, tanggal 11 Zulhijah jemaah Indonesia bisa melakukan melontar jamrah sepanjang hari.

Sementara larangan melontar jamrah untuk jemaah RI kembali berlaku pada 12 Zulhijah pukul 10.00-14.00. Tanggal 13 Zulhijah bebas lagi sepanjang hari. (mb/detik)

Loading...

Related posts