6 Kg Sabu dan 41.500 Ekstasi Dimusnahkan BNNP Kepri

Metrobatam.com, Batam – Kabid Pemberantasan BNNP Kepri Kombes Pol Arif Bastari, S.IK, MH menerangkan tentang penangkapan narkotika jenis Sabu dan Ektasi, dalam siaran pers, Rabu (4/9/2019) bertempat kantor BNNP Kepri.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika Golongan I jenis sabu seberat bruto 6.123,43 (enam ribu seratus dua puluh tiga koma empat puluh tiga) gram dan jenis ektasi sebanyak 39.870 (tiga puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh) butir dari 3 (tiga) laporan kasus narkotika dengan jumlah 2 (dua) orang tersangka peredaran gelap narkoba jaringan sindikat narkotika yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Read More

Sebagai dasar adalah Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Lanjut Arif bahwa pada hari Rabu tanggal 07 Agustus, 2019, sekira pukul 08.30. WIB bertempat di Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, petugas Bea dan Cukai Batam bersama Avsec Bandara Internasional Hang Nadim telah mengamankan seorang laki-laki yang berinisial F (29 thn) WNI yang merupakan penumpang maskapai dari Batam menuju Semarang.

Karena diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika golongan I jenis sabu dengan cara membawa 1 (satu) bungkus plastik bening berisi kristal diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 895 (delapan ratus sembilan puluh lima) gram yang ditemukan didalam tas ransel miliknya.

Atas kejadian tersebut diatas, maka tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau guna dilakukan proses penyidikan.

Dari barang bukti narkotika jenis sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 863,09 (delapan ratus enam puluh tiga koma sembilan) gram dan sebanyak 31,91 (tiga puluh satu koma sembilan puluh satu) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 08 Agustus, 2019, sekira pukul 15.00. Wib anggota BNNP Kepri mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang melakukan transaksi narkotika jenis ektasi di seputaran pulau di kecamatan Belakang Padang dengan menggunakan speed boat. Sekira pukul 22.30. WIB anggota BNNP Kepri melihat sebuah Boat Viber dengan menggunakan 2 mesin di dekat seputaran kecamatan Belakang Padang, kemudian anggota BNNP Kepri mendekati Speed Boat tersebut, tetapi Speed Boat tersebut berhasil melarikan diri dan membuang 2 (dua) buah tas yang berisi narkotika golongan I jenis ektasi sebanyak 41.500 (empat puluh satu ribu lima ratus) butir.

Atas kejadian tersebut , selanjutnya barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau guna dilakukan proses penyelidikan. (Mb/Ramadan)

Loading...

Related posts