8 Kesalahan Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas

Metrobatam, Jakarta – Real Madrid dianggap gagal memaksimalkan bursa transfer musim panas 2019. Setidaknya ada delapan kesalahan yang dilakukan Madrid.

Los Blancos sedang mencoba bangkit dari musim bencana di 2018/19 usai nirgelar juara. Ada lima pemain anyar yang digaet yaitu Eder Militao (bek tengah), Ferland Mendy (bek kiri), Rodrygo (winger), Luka Jovic (penyerang tengah), dan Eden Hazard (winger).

Read More

Meski begitu, Madrid memperoleh hasil kurang meyakinkan di tiga pertandingan pertama Liga Spanyol. Usai membuka dengan kemenangan 3-1 di Celta Vigo, El Real cuma meraih hasil seri melawan Real Valladolid 1-1, lalu berimbang 2-2 dengan tuan rumah Villarreal.

Tidak sedikit yang meragukan Madrid bisa bersaing dalam perebutan gelar juara di musim ini. Menurut Marca, Madrid sudah melakukan delapan kesalahan.

1. Tidak ada revolusi

Madrid didesak untuk melakukan perombakan jelang bergulirnya musim 2019/2020. Pelatih Madrid Zinedine Zidane memang menginginkannya, tapi tidak terlaksana. Madrid cuma merekrut satu bintang, dan skuatnya tidak berkembang.

2. Pengeluaran berlebihan

Madrid memang berinvestasi besar di musim panas ini. Akan tetapi, sebanyak 305 juta euro yang sudah dibelanjakan untuk mendatangkan para pemain yang sebagian besar bukan pemain elite.

3. Jual Pemain Kemurahan

Zidane sebelumnya memiliki Marcos Llorente, Sergio Reguilon, Mario Hermoso, Martin Odegaard, dan Pablo Sarabia. Namun, mereka semua sudah pergi, secara permanen maupun dipinjamkan dengan harga yang murah.

4. Tak merekrut target utama Zidane

Zidane menegaskan bahwa Paul Pogba mesti direkrut di musim panas ini. Pelatih Prancis itu sesungguhnya ingin menjadikan Pogba sebagai pusat permainan timnya, namun toh si pemain tetap di Manchester United. Usai gagal mengeluarkan Pogba, Madrid juga tidak mendatangkan alternatifnya.

5. Tidak Menjual James Rodriguez dan Bale

Gareth Bale dan James Rodriguez bukanlah pemain yang ada dalam rencana Zidane di musim 2019/20. Namun, keduanya sampai kini tetap bertahan di Santiago Bernabeu meski tidak diinginkan sang entrenador. Kini, Zidane mesti bisa memanfaatkan keduanya, setidaknya Bale sudah berhasil usai sukses mengemas dua gol dan satu assist dalam tiga penampilan.

6. Skuat yang tidak seimbang

Dengan tidak adanya gelandang tengah yang datang, Madrid menjadi kurang seimbang usai hanya memiliki empat pemain yang bersaing: Luka Modric, Toni Kroos, Casemiro, dan Fede Valverde.

7. Tanpa pelapis Casemiro

Ketiadaan pemain baru di posisinya membuat Casemiro mesti bekerja keras dan terhindar dari cedera di sepanjang musim. Tanpa Llorente, kebugaran dan penampilan Casemiro kini lebih penting daripada sebelumnya.

8. Tanpa bek tengah top

Duet Sergio Ramos dan Raphael Varane membantu Madrid meraih sukses besar khususnya dalam lima tahun terakhir. Namun, tidak ada pemain lain yang bisa menciptakan persaingan di jantung pertahanan selain Eder Militao. Padahal Madrid mungkin akan membutuhkan lebih banyak opsi bek tengah. (mb/detik)

Loading...

Related posts