Gara-Gara Kecewakan Istri-istri Polisi, Restoran ini Digerebek?

    1143

    kartun polisi

    Metrobatam.com, Yogyakarta – Restoran Honje di Jalan Mangkubumi Yogyakarta digerebeg polisi, yang menyita lima botol bir. Menurut polisi, rasia itu dilakukan karena restoran tidak memiliki ijin menjual minuman beralkohol.

    Penggerebekan itu terjadi pada 17 Februari 2016, namun baru diungkap pengacara restoran, Petrus Balla Pattiyona, Selasa, 1 Maret 2016.

    Petrus menuding penggerebekan itu hanya mengada-ada. Sebab, sebelumnya rumah makan itu sempat menolak rombongan anggota Bhayangkari Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya karena diminta buka lebih pagi, Para istri anggota kepolisian itu berniat memanfaatkan restoran untuk transit.

    “Pihak restoran sebelumnya menolak untuk buka lebih pagi untuk transit karena belum siap untuk pelayanan makanan,” kata dia, Selasa, 1 Maret 2016.

    Sehari sebelum rombongan tiba, ada polisi yang datang untuk meminta restoran itu buka lebih awal untuk transit. Menurut Petrus, polisi yang datang itu memaksa pihak restoran untuk melayani para anggota Bhayangkari jam 09.00 WIB. Namun karena Restoran biasa buka pukul 11.00 WIB, maka permintaan itu ditolak. Apalagi pemberitahuan juga mendadak.

    Rombongan bayangkari sekitar 90 orang tetap datang pada 17 Februari 2016 Namun, mereka datang ke rumah makan itu dengan membawa makanan sendiri untuk disantap di dalam ruang rumah makan. Biasanya, rumah makan itu tidak membolehkan pengunjung membawa makanan dari luar dan  menggunakan fasilitas seperti piring, gelas dan sendok milik rumah makan.

    Menurut Petrus, saat rombongan itu datang, rumah makan sedang dibersihkan. Namun karena tiba-tiba mereka transit, pembersihan dihentikan.

    Perus juga mengatakan, ada kejadian tidak mengenakkan dari polisi yang mengawal rombongan. “Nanti kalau digerebek organisasi massa atau polisi, saya tidak tahu menahu,” kata Petrus menirukan perkataan polisi  itu.

    Pada malam hari setelah anggota Bhayangkari pergi, puluhan polisi berseragam menggerebek restoran di dekat Tugu Yogyakarta itu. Dalam operasi ini, polisi menyita lima botol bir ukuran kecil.

    “Alasannya, tidak memiliki izin, 5 botol bir yang merupakan golongan A itu diambil,” kata Petrus.

    Petrus mengaku mengirim surat kepada Kepada Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Mabes Polri untuk menindak polisi yang dinilainya arogan.

    Kepala Kepolisian Resor Kota Yogyakarta Komisaris Besar Pri Hartono Eling Lelakon membantah adanya ancaman dan intimidasi ke pihak restoran Honje. Sebab, razia minuman keras memang susah rutin dilakukan. “Mereka tidak punya izin peredaran minuman beralkohol,” kata dia.

    Ia pun menyatakan, sudah meminta pihak restoran mengurus izin penjualan minuman beralkohol. “Jika sudah bisa menunjukkan surat izin, barang yang disita akan dikembalikan,” katanya.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

    Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

    Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

    Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

    Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

    Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

    Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

    Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

    Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

    Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

    Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

    Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

    Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

    ‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

    Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

    Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

    Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...

    Dubes: Kondisi Riyadh Kondusif, Isu Kudeta Raja Arab Terus Dipantau

    Metrobatam.com, Jakarta - Isu kudeta sempat tersebar di Riyadh usai beredarnya video berisi suara tembakan di sekitar kompleks Istana Kerajaan Arab Saudi. Dubes RI...

    Tak Terima Adik Dihamili, Sang Kakak Bakar Rumah Pelakunya

    Metrobatam, Pekanbaru - RH, seorang remaja di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau nekat melakukan aksi pembakaran sebuah rumah milik KAM (60). Perbuatan ini dilakukan...

    2 Oknum Anggota BNN Simpan Sabu di Rumahnya

    Metrobatam, Langsa - Dua oknum polisi yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, Propinsi Aceh ditangkap personel Provos Polres setempat, atas dugaan...
    BAGIKAN