Gara-Gara Kecewakan Istri-istri Polisi, Restoran ini Digerebek?

    1137

    kartun polisi

    Metrobatam.com, Yogyakarta – Restoran Honje di Jalan Mangkubumi Yogyakarta digerebeg polisi, yang menyita lima botol bir. Menurut polisi, rasia itu dilakukan karena restoran tidak memiliki ijin menjual minuman beralkohol.

    Penggerebekan itu terjadi pada 17 Februari 2016, namun baru diungkap pengacara restoran, Petrus Balla Pattiyona, Selasa, 1 Maret 2016.

    Petrus menuding penggerebekan itu hanya mengada-ada. Sebab, sebelumnya rumah makan itu sempat menolak rombongan anggota Bhayangkari Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya karena diminta buka lebih pagi, Para istri anggota kepolisian itu berniat memanfaatkan restoran untuk transit.

    “Pihak restoran sebelumnya menolak untuk buka lebih pagi untuk transit karena belum siap untuk pelayanan makanan,” kata dia, Selasa, 1 Maret 2016.

    Sehari sebelum rombongan tiba, ada polisi yang datang untuk meminta restoran itu buka lebih awal untuk transit. Menurut Petrus, polisi yang datang itu memaksa pihak restoran untuk melayani para anggota Bhayangkari jam 09.00 WIB. Namun karena Restoran biasa buka pukul 11.00 WIB, maka permintaan itu ditolak. Apalagi pemberitahuan juga mendadak.

    Rombongan bayangkari sekitar 90 orang tetap datang pada 17 Februari 2016 Namun, mereka datang ke rumah makan itu dengan membawa makanan sendiri untuk disantap di dalam ruang rumah makan. Biasanya, rumah makan itu tidak membolehkan pengunjung membawa makanan dari luar dan  menggunakan fasilitas seperti piring, gelas dan sendok milik rumah makan.

    Menurut Petrus, saat rombongan itu datang, rumah makan sedang dibersihkan. Namun karena tiba-tiba mereka transit, pembersihan dihentikan.

    Perus juga mengatakan, ada kejadian tidak mengenakkan dari polisi yang mengawal rombongan. “Nanti kalau digerebek organisasi massa atau polisi, saya tidak tahu menahu,” kata Petrus menirukan perkataan polisi  itu.

    Pada malam hari setelah anggota Bhayangkari pergi, puluhan polisi berseragam menggerebek restoran di dekat Tugu Yogyakarta itu. Dalam operasi ini, polisi menyita lima botol bir ukuran kecil.

    “Alasannya, tidak memiliki izin, 5 botol bir yang merupakan golongan A itu diambil,” kata Petrus.

    Petrus mengaku mengirim surat kepada Kepada Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Mabes Polri untuk menindak polisi yang dinilainya arogan.

    Kepala Kepolisian Resor Kota Yogyakarta Komisaris Besar Pri Hartono Eling Lelakon membantah adanya ancaman dan intimidasi ke pihak restoran Honje. Sebab, razia minuman keras memang susah rutin dilakukan. “Mereka tidak punya izin peredaran minuman beralkohol,” kata dia.

    Ia pun menyatakan, sudah meminta pihak restoran mengurus izin penjualan minuman beralkohol. “Jika sudah bisa menunjukkan surat izin, barang yang disita akan dikembalikan,” katanya.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Masyarakat Propinsi Kepri Paling Bahagia se-Sumatera

    Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dinilai paling bahagia se-Sumatera. Hal ini ditunjukkan dengan Indeks Kebahagiaan Kepri yang tertinggi di Pulau Sumatera. Bahkan...

    1,1 Juta Pelamar Rebutan 17.928 Lowongan CPNS

    Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang dua akan ditutup pada pukul 24.00 WIB nanti. Jumlah pelamar hingga 24 September 2017...

    Polisi Tembak Mati Pelaku yang Begal Driver Ojek Online di Medan

    Metrobatam, Medan - Polisi menembak mati pelaku yang membegal driver ojek online hingga tewas di Medan, Sumatera Utara. Pelaku ditembak mati karena melawan petugas. "Pelaku...

    Bankir Ramal Kredit Macet akan Melandai

    Metrobatam.com, Jakarta - Banyak jalan menekan kredit macet. Kali ini, industri perbankan memilih jalan memanfaatkan Aset Manajemen Unit (AMU) untuk mengelola kredit bermasalah atau...

    Jalan Santai Kecamatan Gunung Kijang Berlangsung Semarak

    Metrobtam.com, Bintan - Kegiatan Jalan Santai Kec Gunung Kijang yang melibatkan siswa sekolah dan masyarakat umum berlangsung semarak, puluhan hadiah dan door prize menambah...

    Menhub: Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif akan Dimerger

    Metrobatam.com, Batam - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam lawatannya ke Batam, Minggu (24/9) mengatakan guna membuat Batam makin kompetitif, pihaknya akan menginventarisir terminal...

    Penangkapan Pemilik Situs Lelang Perawan Nikahsirri.com Merupakan Langkah Tepat

    Metrobatam, Jakarta - Langkah jajaran Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap Aris dinilai merupakan respons cepat agar tak membuat...

    Polisi Tangkap Tersangka Penyelundup 84 Ribu Botol Miras di Karimun dan Batam

    Metrobatab, Jakarta - Polisi menangkap penyelundup minuman keras berbagai merek yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Penangkapan dilakukan setelah polisi menggeledah 4 gudang milik tersangka...

    Pernyataan Lengkap Wiranto Soal G30SPKI dan Pembelian Senjata oleh BIN

    Metrobatam, Jakarta - Pada Minggu petang ini, Menkopolhukam Wiranto menggelar jumpa pers. Menanggapi dua isu politik terkini. Berikut pernyataan lengkap Wiranto dalam konferensi pers itu: Seperti...

    Wiranto Heran, Pembelian Senjata Saat Ini Begitu Dipolemikkan

    Metrobatam, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto mengatakan pembelian senjata oleh BIN untuk pendidikan intelijen merupakan hal yang lumrah. Dia heran di masa saat ini pembelian...

    Pemerintah Dituding Bangkitkan PKI, NasDem: Itu Tidak Berdasar

    Metrobatam, Jakarta - Politikus senior PAN Amien Rais mengatakan pemerintahan Jokowi memberi angin segar kebangkitan PKI. Partai NasDem memandang pernyataan Amien Rais itu tendensius...

    Ngeri! 3 Dokter Ahli Jiwa RS Polri Tangani Pimpinan Saracen

    Metrobatam, Jakarta - Pimpinan sindikat Saracen, Jasriadi menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal itu dilakukan lantaran Jasriadi...
    BAGIKAN