Alamak, Perpustakaan UIN Alauddin Makasar Musnahkan Skripsi Mahasiswa

    182

    skripsi dibuang

    Metrobatam.com, Makasar – Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, tidak semestinya memusnahkan karya-karya akademik seperti skripsi, tesis, dan disertasi. Ketua Komisi VIII DPR Saleh melihat ada beberapa hal aneh dan janggal dari pembakaran karya akademik tersebut.

    Pertama, karya-karya ilmiah seperti itu adalah salah satu kekayaan intelektual yang dimiliki perguruan tinggi. “Karena itu, setiap orang sudah semestinya menghargai dan menghormati setiap karya akademik yang lahir dari perguruan-perguruan tinggi,” ujarnya, Kamis (3/3).

    Kedua, karya ilmiah dan akademik seperti itu dinilai telah diuji dan dianggap memenuhi standard kelulusan penulisnya. Karena itu, seluruh proses penelitian, ujian, dan pertanggungjawaban karya tersebut telah selesai. Kalau dimusnahkan, tentu proses kelahiran karya itu seakan tidak dihargai sebagaimana mestinya.

    Ketiga, pengiriman satu berkas salinan karya tersebut ke perpustakaan adalah atas permintaan pihak perpustakaan dan kampus. Hampir semua perguruan tinggi mempersyaratkan tersebut sebagai kelengkapan kelulusan. Bahkan, sering sekali ijazah seseorang tidak dikeluarkan jika tidak mengirimkan salinan karya tulisnya. Tentu akan sangat aneh, jika persyaratan yang sedikit dipaksakan itu harus dibakar.

    Politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mempertanyakan mengapa sejak awal membuat peraturan, kampus mewajibkan mahasiswa untuk mengirimkan salinan karyanya ke perpustakaan.

    “Kalau memang tidak dihargai dan dibakar, tentu tidak perlu dikirimkan hard copy-nya ke perpustakaan. Kalau memang mau disimpan dalam bentuk digital, tentu itu akan lebih mudah dan murah,” kata dia.

    Keempat, pencetakan dan pembuatan karya ilmiah tentu menghabiskan biaya. Kelima, kalau masalahnya adalah kekurangan ruang, tentu solusinya tidaklah hanya melulu membakar.

    Bisa saja, kekurangan itu dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI. Dengan begitu, Dirjen Pendis dapat memikirkan agar ada penambahan ruangan di kampus tersebut.

    Saleh pun mendesak Dirjen Pendis Kemenag untuk mengecek kebenaran berita tersebut. Selain itu, Dirjen Pendis juga dituntut mencari solusi agar pembakaran karya-karya akademik di kampus UIN Alauddin bisa dihentikan.

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

    Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

    Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

    Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

    Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

    Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

    Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

    Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

    Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

    Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

    Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

    Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

    Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

    Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

    Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

    Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

    Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

    Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

    Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

    BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

    Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
    BAGIKAN