Alamak, Perpustakaan UIN Alauddin Makasar Musnahkan Skripsi Mahasiswa

    178

    skripsi dibuang

    Metrobatam.com, Makasar – Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, tidak semestinya memusnahkan karya-karya akademik seperti skripsi, tesis, dan disertasi. Ketua Komisi VIII DPR Saleh melihat ada beberapa hal aneh dan janggal dari pembakaran karya akademik tersebut.

    Pertama, karya-karya ilmiah seperti itu adalah salah satu kekayaan intelektual yang dimiliki perguruan tinggi. “Karena itu, setiap orang sudah semestinya menghargai dan menghormati setiap karya akademik yang lahir dari perguruan-perguruan tinggi,” ujarnya, Kamis (3/3).

    Kedua, karya ilmiah dan akademik seperti itu dinilai telah diuji dan dianggap memenuhi standard kelulusan penulisnya. Karena itu, seluruh proses penelitian, ujian, dan pertanggungjawaban karya tersebut telah selesai. Kalau dimusnahkan, tentu proses kelahiran karya itu seakan tidak dihargai sebagaimana mestinya.

    Ketiga, pengiriman satu berkas salinan karya tersebut ke perpustakaan adalah atas permintaan pihak perpustakaan dan kampus. Hampir semua perguruan tinggi mempersyaratkan tersebut sebagai kelengkapan kelulusan. Bahkan, sering sekali ijazah seseorang tidak dikeluarkan jika tidak mengirimkan salinan karya tulisnya. Tentu akan sangat aneh, jika persyaratan yang sedikit dipaksakan itu harus dibakar.

    Politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mempertanyakan mengapa sejak awal membuat peraturan, kampus mewajibkan mahasiswa untuk mengirimkan salinan karyanya ke perpustakaan.

    “Kalau memang tidak dihargai dan dibakar, tentu tidak perlu dikirimkan hard copy-nya ke perpustakaan. Kalau memang mau disimpan dalam bentuk digital, tentu itu akan lebih mudah dan murah,” kata dia.

    Keempat, pencetakan dan pembuatan karya ilmiah tentu menghabiskan biaya. Kelima, kalau masalahnya adalah kekurangan ruang, tentu solusinya tidaklah hanya melulu membakar.

    Bisa saja, kekurangan itu dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI. Dengan begitu, Dirjen Pendis dapat memikirkan agar ada penambahan ruangan di kampus tersebut.

    Saleh pun mendesak Dirjen Pendis Kemenag untuk mengecek kebenaran berita tersebut. Selain itu, Dirjen Pendis juga dituntut mencari solusi agar pembakaran karya-karya akademik di kampus UIN Alauddin bisa dihentikan.

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

    Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

    Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

    Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

    Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

    Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

    Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

    Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

    Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

    Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

    Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

    Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

    Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

    Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

    Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

    Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

    Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

    Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

    Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

    Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

    JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...