6 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna Ditangkap TNI AL

    kapal vietnam pencuri ikan

    Metrobatam.com, Natuna – Enam kapal asal Vietnam sedang menangkap ikan di perairan utara Pulau Sekatung, Kepulauan Natuna berhasil diamankan oleh Kapal perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS)-376 yang dipimpin Letkol Laut (P) Komarudin.

    “Penangkapan dilakukan pada Sabtu pekan lalu saat KRI STS-376 melakukan patroli di perairan Natuna,” kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV/Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan di Tanjungpinang, Selasa (8/3).

    Irawan memaparkan, enam kapal asing yang ditangkap itu masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, KM Sinar 267/BV95441TS.

    “Peristiwa penangkapan keenam kapal ikan asing asal Vietnam itu berlangsung pada malam hari, di posisi 05 45 05 U-107 54 58, yang berawal dari hasil deteksi radar KRI STS-376,” paparnya.

    Saat penangkapan, sambung Irawan, awak kapal Vietnam sedang menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio KIA untuk memeriksanya.

    “Tim pemeriksa KRI STS-376 juga diperintahkan untuk melaksanakan peran pemeriksaan,” tegas Irawan.

    Saat proses penangkapan keenam kapal tersebut, anggota TNI AL mengalami kesulitan karena gelombang laut mencapai tiga meter. Namun berkat kerja sama tim, kapal asing itu berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI), menangkap ikan tanpa izin, dan keenam kapal asal Vietnam tersebut tidak dilengkapi dokumen kapal. Usai diperiksa, keenam kapal itu dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sebang Mawang Ranai.

    “Selanjutnya Danlantamal IV/Tanjungpinang memerintahkan kepada Danlanal Ranai untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum,” bebernya.

    Irawan mengungkapkan, kapal asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Kepri masih banyak ditemukan, meski sudah banyak kapal asing yang sudah ditenggelamkan oleh pemerintah Indonesia.

    “Biasanya, mereka memanfaatkan kelengahan petugas, apalagi mereka beranggapan bahwa melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan TNI AL,” katanya seperti dilansir Antara.

    Namun, masih kata Irawan, hal itu sudah diantisipasi dengan pola operasi, yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan.

    “Kami gencar laksanakan untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri,” tandasnya.

    Sumber Merdeka

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Kurangi Sampah, Pemuda Ini Jualan Gelas yang Bisa Dimakan

    Metrobatam, Jakarta - Ide bisnis bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Bisa saja muncul ketika kita sedang memikirkan sesuatu tentang kondisi sosial...

    Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa Apresiasi Halal Bi Halal Warga Punggowo

    Metrobatam.com , Batam - Anggota DPR RI Fraksi Partai PDIP, Dwi Ria Latifa mengapresiasi atas pelaksanaan halal bi halal Keluarga besar Punggowo Kota Batam...

    Ocarina Batam Fasilitas Segala Permainan dan Hiburan Nyaman Sambil Mengadakan Gebyar Undian Hadiah Pemenang

    Metrobatam.com - Batam Agus supryanto general manager ocarina menerangkan "dengan adanya memumumkan gebyar mega wisata new ocarina sudah ada pemenang nya, pemenang hasil undian...

    Lantamal IV Gagalkan Penyeludupan TKI Ilegal ke Malaysia

    Metrobatam.com - Tanjungpinang, 14 Juli 2018,…. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angakatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang kembali menangkap 12 Tenaga Kerja...

    Penindakan Satwa Dan Tumbuhan Kpu Bea Dan Cukai Tipe B Batam

    Metrobatam.com - Batam Batam, KPU BC Batam konferensi pers kepada awak media mengenai hasil tindakan satwa dan tumbuhan, Jumat (13/07). Susila Brata Kepala Kantor KPU BC...

    Hanura: Yang Sering Komporin Masyarakat Amien Rais

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi menilai ada 'politikus kompor' yang memanas-manasi suasana politik jelang pemilu 2019. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebutkan...

    Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Dokumen Keuangan Proyek PLTU Riau

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menggeledah lima tempat terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Wakil Ketua DPR Komisi...

    Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Pembantaian Ratusan Buaya di Sorong

    Metrobatam, Jakarta - Polisi akan memeriksa sejumlah saksi terkait pembantaian terhadap 292 ekor buaya di penangkaran milik CV. Mitra Lestari Abadi, Provinsi Papua Barat....

    Bagikan Bahan Pakaian untuk Menangkan Cagub Riau, Timses Ini Dibui

    Metrobatam, Pekanbaru - Pihak Sentra Gakkumdu (Penegagakan Hukum Terpadu) Provinsi Riau memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap warga berinisial DS. Pria tersebut ditahan karena diduga...

    Modric: Tak Ada Penyesalan, Kroasia Lebih Baik dari Prancis

    Moskow - Luka Modric berpendapat bahwa Kroasia bisa bangga sekalipun dikalahkan Prancis di final Piala Dunia 2018. Kroasia bermain lebih baik sekalipun gagal juara. Kroasia...

    Wakapolri Klaim Punya Alat Canggih Tangkal Terorisme

    Metrobatam, Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan saat ini Polri telah memiliki alat canggih guna menangkal aksi terorisme di Indonesia. Menurutnya, saat ini Polri...

    Keluarga Lalu Zohri Tak Pernah Menolak Renovasi Rumah

    Metrobatam, Jakarta - Kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, Baiq Fazila, menyangkal jika keluarganya menolak bantuan renovasi rumah mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya...
    BAGIKAN