6 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna Ditangkap TNI AL

    586

    kapal vietnam pencuri ikan

    Metrobatam.com, Natuna – Enam kapal asal Vietnam sedang menangkap ikan di perairan utara Pulau Sekatung, Kepulauan Natuna berhasil diamankan oleh Kapal perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS)-376 yang dipimpin Letkol Laut (P) Komarudin.

    “Penangkapan dilakukan pada Sabtu pekan lalu saat KRI STS-376 melakukan patroli di perairan Natuna,” kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV/Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan di Tanjungpinang, Selasa (8/3).

    Irawan memaparkan, enam kapal asing yang ditangkap itu masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, KM Sinar 267/BV95441TS.

    “Peristiwa penangkapan keenam kapal ikan asing asal Vietnam itu berlangsung pada malam hari, di posisi 05 45 05 U-107 54 58, yang berawal dari hasil deteksi radar KRI STS-376,” paparnya.

    Saat penangkapan, sambung Irawan, awak kapal Vietnam sedang menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio KIA untuk memeriksanya.

    “Tim pemeriksa KRI STS-376 juga diperintahkan untuk melaksanakan peran pemeriksaan,” tegas Irawan.

    Saat proses penangkapan keenam kapal tersebut, anggota TNI AL mengalami kesulitan karena gelombang laut mencapai tiga meter. Namun berkat kerja sama tim, kapal asing itu berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI), menangkap ikan tanpa izin, dan keenam kapal asal Vietnam tersebut tidak dilengkapi dokumen kapal. Usai diperiksa, keenam kapal itu dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sebang Mawang Ranai.

    “Selanjutnya Danlantamal IV/Tanjungpinang memerintahkan kepada Danlanal Ranai untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum,” bebernya.

    Irawan mengungkapkan, kapal asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Kepri masih banyak ditemukan, meski sudah banyak kapal asing yang sudah ditenggelamkan oleh pemerintah Indonesia.

    “Biasanya, mereka memanfaatkan kelengahan petugas, apalagi mereka beranggapan bahwa melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan TNI AL,” katanya seperti dilansir Antara.

    Namun, masih kata Irawan, hal itu sudah diantisipasi dengan pola operasi, yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan.

    “Kami gencar laksanakan untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri,” tandasnya.

    Sumber Merdeka

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

    Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

    Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...

    Bareskrim Tangkap Penyelundup 30 Kg Sabu di Perairan Aceh

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan menangkap empat orang...

    Resmi Ditutup KPU, Ini 27 Parpol yang Daftar sebagai Peserta Pemilu 2019

    Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran peserta partai politik Pemilu 2019 resmi ditutup. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asya'ri mengatakan, sampai dengan waktu ditutup ada...

    Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

    Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

    Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

    Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

    Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

    Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

    7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

    Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

    Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

    Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

    Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

    Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...
    BAGIKAN