6 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna Ditangkap TNI AL

    587

    kapal vietnam pencuri ikan

    Metrobatam.com, Natuna – Enam kapal asal Vietnam sedang menangkap ikan di perairan utara Pulau Sekatung, Kepulauan Natuna berhasil diamankan oleh Kapal perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS)-376 yang dipimpin Letkol Laut (P) Komarudin.

    “Penangkapan dilakukan pada Sabtu pekan lalu saat KRI STS-376 melakukan patroli di perairan Natuna,” kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV/Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan di Tanjungpinang, Selasa (8/3).

    Irawan memaparkan, enam kapal asing yang ditangkap itu masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, KM Sinar 267/BV95441TS.

    “Peristiwa penangkapan keenam kapal ikan asing asal Vietnam itu berlangsung pada malam hari, di posisi 05 45 05 U-107 54 58, yang berawal dari hasil deteksi radar KRI STS-376,” paparnya.

    Saat penangkapan, sambung Irawan, awak kapal Vietnam sedang menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio KIA untuk memeriksanya.

    “Tim pemeriksa KRI STS-376 juga diperintahkan untuk melaksanakan peran pemeriksaan,” tegas Irawan.

    Saat proses penangkapan keenam kapal tersebut, anggota TNI AL mengalami kesulitan karena gelombang laut mencapai tiga meter. Namun berkat kerja sama tim, kapal asing itu berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI), menangkap ikan tanpa izin, dan keenam kapal asal Vietnam tersebut tidak dilengkapi dokumen kapal. Usai diperiksa, keenam kapal itu dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sebang Mawang Ranai.

    “Selanjutnya Danlantamal IV/Tanjungpinang memerintahkan kepada Danlanal Ranai untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum,” bebernya.

    Irawan mengungkapkan, kapal asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Kepri masih banyak ditemukan, meski sudah banyak kapal asing yang sudah ditenggelamkan oleh pemerintah Indonesia.

    “Biasanya, mereka memanfaatkan kelengahan petugas, apalagi mereka beranggapan bahwa melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan TNI AL,” katanya seperti dilansir Antara.

    Namun, masih kata Irawan, hal itu sudah diantisipasi dengan pola operasi, yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan.

    “Kami gencar laksanakan untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri,” tandasnya.

    Sumber Merdeka

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

    Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

    Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

    Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

    Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

    Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

    Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

    Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

    Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

    Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

    Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

    Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

    Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

    Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

    Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

    Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

    Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

    Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

    Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

    Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

    Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
    BAGIKAN