6 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna Ditangkap TNI AL

    584

    kapal vietnam pencuri ikan

    Metrobatam.com, Natuna – Enam kapal asal Vietnam sedang menangkap ikan di perairan utara Pulau Sekatung, Kepulauan Natuna berhasil diamankan oleh Kapal perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS)-376 yang dipimpin Letkol Laut (P) Komarudin.

    “Penangkapan dilakukan pada Sabtu pekan lalu saat KRI STS-376 melakukan patroli di perairan Natuna,” kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV/Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan di Tanjungpinang, Selasa (8/3).

    Irawan memaparkan, enam kapal asing yang ditangkap itu masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, KM Sinar 267/BV95441TS.

    “Peristiwa penangkapan keenam kapal ikan asing asal Vietnam itu berlangsung pada malam hari, di posisi 05 45 05 U-107 54 58, yang berawal dari hasil deteksi radar KRI STS-376,” paparnya.

    Saat penangkapan, sambung Irawan, awak kapal Vietnam sedang menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio KIA untuk memeriksanya.

    “Tim pemeriksa KRI STS-376 juga diperintahkan untuk melaksanakan peran pemeriksaan,” tegas Irawan.

    Saat proses penangkapan keenam kapal tersebut, anggota TNI AL mengalami kesulitan karena gelombang laut mencapai tiga meter. Namun berkat kerja sama tim, kapal asing itu berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI), menangkap ikan tanpa izin, dan keenam kapal asal Vietnam tersebut tidak dilengkapi dokumen kapal. Usai diperiksa, keenam kapal itu dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sebang Mawang Ranai.

    “Selanjutnya Danlantamal IV/Tanjungpinang memerintahkan kepada Danlanal Ranai untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum,” bebernya.

    Irawan mengungkapkan, kapal asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Kepri masih banyak ditemukan, meski sudah banyak kapal asing yang sudah ditenggelamkan oleh pemerintah Indonesia.

    “Biasanya, mereka memanfaatkan kelengahan petugas, apalagi mereka beranggapan bahwa melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan TNI AL,” katanya seperti dilansir Antara.

    Namun, masih kata Irawan, hal itu sudah diantisipasi dengan pola operasi, yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan.

    “Kami gencar laksanakan untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri,” tandasnya.

    Sumber Merdeka

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

    Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

    Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

    Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

    Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

    Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

    Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

    Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

    Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

    Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

    Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

    Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

    Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

    Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

    Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

    Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

    Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

    Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

    Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

    Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

    JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...