3 WN China Pelaku Hipnotis di Batam Ditangkap Polisi

1745

Metrobatam.com, Batam – Tiga warga China pelaku hipnotis yang sering beraksi di Batam, berhasil ditangkap di depan pertokoan BCS Mall pada Sabtu sore 4 Juni, kemarin. Ketiganya merupakan komplotan yang sering beraksi di money changer di Batam, dari tangannya ditemukan uang pecahan dolar Amerika belasan ribu yang dirupiahkan sebanyak Rp131 juta.

Penangkapan Chen Bing Kun (47), Ye Feina (47) dan Luo Yoezhen (27) setelah koordinasi dengan Asosiasi Valuta Asing Batam dengan pihak kepolisian.

Pasalnya, kawanan pelaku berhasil menghipnotis money changer Instar di daerah Nagoya dengan kerugian Rp70 juta dan Money Changer Jaya Raya dengan kerugian sekitar ratusan juta rupiah.

Menurut Amat Tantoso Dewan Panasehat Asosiasi Valuta Asing Batam, kawanan pelaku ini berhasil menggasak dua money changer pada Selasa 17 Mei lalu dengan total kerugian ratusan juta rupiah.

Pasca kejadian itu, semua pemilik money changer di Batam melakukan pengintaian terhadap pelaku yang sempat terekam kamera CCTV.

“Setelah dua money changer berhasil ditipu pelaku, kita sebarkan wajah pelaku ke semua money changer di Batam,” ujarnya, Minggu (5/6/2016) siang.

Modus kawanan pelaku, sambung Amat, pelaku membawa pecahan dolar beragam dengan jumlah besar. Setelah menanya harga jual beli dolar, kawanan pelaku menunjukan uangnya kepada kasir.

Setelah dihitung uang pelaku oleh kasir, pelaku tidak mau memberikan uangnya. Tetapi, pelaku akan memberikan dolar yang dibawa setelah kasir menyerahkan uang rupiah.

“Saat kasir memberikan uang, barulah mereka menghipnotis kasir dan membawa uang rupiah serta dolar yang dibawanya,” katanya.

Penangkapan pelaku, Amat mengaku, setelah berhasil mendapatkan plat nomor mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nopol BP 1196 HG yang sering digunakan oleh pelaku.

Sejak pelaku masuk ke money changee miliknya, dia langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengikuti kemana arah pelaku.

“Setelah kami ikuti, pelaku berhasil kita tangkap di depan BCS Mall beserta uang dolar Amerika belasan ribu. Lalu, ketiga pelaku dibawa ke Polsek Lubuk Baja,” katanya.

Terpisah Kapolsek Lubuk Baja AKP I Putu Bayu Pati mengatakan, setelah dilakukan penangkapan dan pengembangan.

Ketiga pelaku bukan warga Indonesia dan proses selanjutnya pelaku dilimpahkan ke Polresta Barelang. “Karena pelaku WNA, makanya pelaku kita limpahkan ke Polresta Barelang,” kata Putu.

Hasil pengembangan, Putu menduga kalau kawanan pelaku bukan kali ini saja melakukan hipnotis di Batam, tetapi sudah sindikat.

“Karena pengakuannya bukan kali ini saja, tapi sempat berhasil menipu money changer dengan cara yang sama,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian, membenarkan pelimpahan kasus ini dan anggotanya telah melakukan pengembangan.

“Kita masih dalami komplotan ini, karena perannya berbeda-beda. Satu orang berperan sebagai sopir, dan dua lagi pelaku hipnotis,” katanya.

(Sindonews)Mb

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

bright PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Jelang Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam -bright PLN Batam Provinsi Kepulauan Riau menjamin tidak akan melakukan pemadaman jelang natal dan tahun baru, mulai Selasa (19/12) mendatang hingga perayaan...

Hakim Kusno Gugurkan Praperadilan Setnov, Kuasa Hukum: Kami Hormati

Metrobatam, Jakarta - Hakim Tunggal Kusno menetapkan praperadilan mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi pengadaan e-KTP gugur dan tidak dilanjutkan. Pernyataan itu...

Diduga Palsukan Dokumen Munaslub, Petinggi Golkar Dipolisikan

Metrobatam, Jakarta - Gerakan Muda Partai Golkar melaporkan tiga orang yang diduga petinggi Partai Golkar ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Ketiga orang tersebut...

Mau Bawa Sabu ke Surabaya, 2 Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam

Metrobatam.com, Batam - Sat Res Narkoba Polresta Barelang telah mengamankan 2 orang penumpang pria yang didapati membawa Narkoba jenis Sabu, Rabu (13/12/2017) malam. Sebelumnya, Petugas...

Liem Swie King dan Eddy Hartono Terharu dengan Perhatian Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah atlet legendaris Indonesia menerima penghargaan dari pemerintah. Perhatian ini bikin pahlawan bulutangkis, Liem Swie King dan Eddy Hartono, terharu. Liem merupakan...

Usai Terpilih, Airlangga Pastikan Golkar Tetap Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto memastikan partainya bakal mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga 2019. Airlangga juga menegaskan Golkar...

Menristek Copot Wakil Rektor Universitas Trisakti

Metrobatam, Jakarta - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mencopot jabatan Yuswar Zainul Basri sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Trisakti....

Pemkab Rohil Nunggak Rp 12 Miliar, Lampu Jalan Dimatikan PLN

Metrobatam, Pekanbaru - PLN Wilayah Riau-Kepri terpaksa memadamkan listrik Penerangan Jalam Umum (PJU) di Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Sebab, pemkab nunggak...

Inilah Kisah Praperadilan Novanto yang Gugur Sehari Jelang Putusan

Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK membacakan dakwaan untuk Setya Novanto dalam perkara korupsi proyek e-KTP, Rabu (13/12). Dengan dimulainya sidang pokok perkara, upaya gugatan...

4 Fakta Inilah yang Bikin Setya Novanto Jadi Pesakitan e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Peran Setya Novanto dibeberkan jaksa pada KPK dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Mulai dari...

Ngaku Sakit Hingga Jalan Bungkuk, Seperti Ini Kronologis Jalannya Sidang Novanto

Metrobatam, Jakarta - Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12). Sepanjang sidang, Novanto terlihat sering menunduk. Di waktu...

Airlangga Jadi Ketum, Aziz Syamsuddin Pasrahkan

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Aziz Syamsuddin mengklaim dirinya sudah legowo karena tidak menjadi salah satu calon pengganti Setya Novanto sebagai ketua...
BAGIKAN