Htin Kyaw Pembantu Setia Suu Kyi Menjadi Calon Kuat Presiden Myanmar

    135

    Metrobatam.com Naypyidaw – Aung San Suu Kyi akhirnya menepis kemungkinan untuk menjadi presiden Myanmar berikutnya. Hal ini terlihat setelah partainya Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) menominasikan salah satu pembantu setianya yang akan diberi kuasa untuk memerintah negeri,

    Di sisi lain, Suu Kyi sudah berjanji untuk memerintah ‘di atas’ presiden berikutnya karena dia dilarang memegang jabatan tinggi oleh undang-undang (UU) yang dibuat di era pemerintahan junta. Dia sendiri berusaha keras untuk memenuhi amanat besar yang disampaikan oleh jutaan pemilih di NLD, yang menang telak dalam pemilihan umum (pemilu) November, tahun lalu.

    Sebagian besar warga Myanmar menggantungkan harapannya bahwa juru kampanye berusia 70 tahun ini masih bisa ditunjuk menjadi presiden. Namun perundingan yang berlangsung berbulan-bulan dengan pihak militer terbukti gagal untuk menyingkirkan hambatan-hambatan hukum dari jalannya.

    Pada sidang parlemen di Naypyidaw, Htin Kyaw (69 tahun) telah ditunjuk sebagai salah satu dari dua kandidat presiden. Penunjukkan ini secara luas dipandang sebagai restu untuk memerintah negeri.

    Htin Kyaw sendiri adalah lulusan sarjanan ekonomi yang kini membantu menjalankan yayasan amal Suu Kyi dan sempat menjadi sopirnya.

    Pencalonannya juga mendapat sambutan hangat oleh para pengamat setelah demam spekulasi yang berlangsung selama beberapa bulan.

    Menurut ahli sejarah dan analis politik Myanmar, Thant Myint-U, dia adalah pilihan bintang yang memiliki integritas tanpa cela.

    “Saya kira dia kemungkinan akan cocok dengan pekerjaan itu. Seseorang yang terbukti memiliki kesetiaan panjang kepada Suu Kyi sekaligus seseorang yang dipertimbangkan mampu berdiri di atas usahanya sendiri,” katanya kepada AFP.

    Pemerintah sipil Myanmar pertama dalam generasi ini akan menghadapi lonjakan harapan di negara berpenduduk 51 juta yang bersemangat untuk melihat perubahan lebih lanjut setelah melepaskan diri dari belenggu aturan junta dan isolasi internasional.

    “Ini adalah langkah penting dalam melaksanakan keinginan dan harapan para pemilih yang antusias mendukung NLD,” ujar Suu Kyi, dalam pernyataan yang diterbitkan dalam laman situs partainya, Kamis pagi waktu setempat.

    Suu Kyi dilarang memegang jabatan politik tertinggi karena dalam UU, Pasal 59F, secara eksplisit melarang kandidat presiden memiliki anak kandung berkewarganegaraan lain. Dalam hal ini, Suu Kyi memiliki kedua putra dan mendiang suami yang berkewarganegaraan Inggris.

    Bahkan para anggota parlemen Suu Kyi sendiri telah menyembunyikan tentang musyawarah tentang kepresidenan karena pihak khawatir akan menganggu transisi politik yang rentan di negara ini, di mana pihak militer masih menjadi faktor penekan.

    Selain Htin Kyaw, NLD juga menominasikan anggota parlemen dari etnis Chin, Henry Van Theu, lulusan sarjana hukum, sebagai kandidat presiden yang diusung oleh majelis tinggi. Dia diperkirakan menjadi wakil presiden.(VL/BS)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

    Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

    NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

    Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

    Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

    Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

    Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

    Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

    KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

    Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

    MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

    Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

    Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

    Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

    Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

    Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

    Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

    Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...