Polisi Tembak Keluarga,IPW Pertanyakan Rekruitmen Polisi Yang Amburadul

    577

    Metrobatam.com Kasus pembunuhan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap keluarga mereka sendiri semakin sering terjadi. Hingga Maret 2016 ini, tercatat dua kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anggota korps Bhayangkara tersebut seakan menggoreskan duka di dalam tubuh Polri.

    Menanggapi hal itu, Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkapkan, aksi pembunuhan dan pembantaian yang dilakukan oleh aparat kepolisian merupakan perseden buruk terhadap citra Polri.

    Jika menarik garis lurus kebelakang, yang menjadi pintu masuk persoalan itu adalah proses rekruitmen yang amburadul di dalam tubuh instansi pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Karena, pelaku pembunuhan kebanyakan adalah anggota polisi baru.

    “Berkembangnya kasus ni tak terlepas dari buruknya sistem rekrutmen masuk polisi khususnya masuk SPN sebab para pelaku umumnya polisi di level bawah,” ujar Neta, Jakarta, Senin (14/3).

    Kemudian, Neta menilai isu yang berhembus mengenai adanya praktik uang pelicin untuk masuk menjadi anggota polisi patut diperhatikan. Menurutnya, dengan adanya praktik tersebut, maka secara umum, mekanisme test dasar kejiwaan dapat dilewatkan.

    “Sistem psikotes yang buruk dan masih adanya isu bayar membayar masuk polisi membuat orang-orang yang secara psikologi bermasalah bisa lolos masuk polisi,” lanjut Neta.

    Jadi, dengan melewati test dasar kejiwaan, perwira polisi tersebut tidak terdeteksi memiliki masalah gangguan kejiwaan. “Sehingga saat polisi-polisi itu menghadapi tekanan kejiwaan, yang bersangkutan gampang kalap,” pungkas Neta.

    Diinformasikan, Anggota Satintelkan Polres Melawi Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus, diduga melakukan pembunuhan sadis dengan cara memutilasi kedua anaknya sendiri, berinisial FN (5) dan AM (3), di rumahnya, Asrama Anggota Polres Melawi, Jumat (26/2) sekitar pukul 00.00 WIB.

    Menurut Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, saat peristiwa itu terjadi istrinya sedang tidur, kemudian terbangun dan suaminya mendatangi dia dengan membawa parang yang sudah berlumuran darah dengan mengatakan akan membunuh dia.

    Sementara yang anyar, seorang anggota Brimob (Brigade Mobil), Brigadir ACK (28 ), tega menembak mati istrinya sendiri AF (26).

    Kasubbag Humas Polres Bekasi, AKP Makmur mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Tower, Desa Hegarmukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(VL/KRM)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

    Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

    Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

    PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

    Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

    Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

    Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

    Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

    Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

    Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

    Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

    Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

    Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

    Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

    Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

    Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

    Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

    Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

    Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

    Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

    Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

    Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
    BAGIKAN