Polisi Tembak Keluarga,IPW Pertanyakan Rekruitmen Polisi Yang Amburadul

    Metrobatam.com Kasus pembunuhan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap keluarga mereka sendiri semakin sering terjadi. Hingga Maret 2016 ini, tercatat dua kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anggota korps Bhayangkara tersebut seakan menggoreskan duka di dalam tubuh Polri.

    Menanggapi hal itu, Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkapkan, aksi pembunuhan dan pembantaian yang dilakukan oleh aparat kepolisian merupakan perseden buruk terhadap citra Polri.

    Jika menarik garis lurus kebelakang, yang menjadi pintu masuk persoalan itu adalah proses rekruitmen yang amburadul di dalam tubuh instansi pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Karena, pelaku pembunuhan kebanyakan adalah anggota polisi baru.

    “Berkembangnya kasus ni tak terlepas dari buruknya sistem rekrutmen masuk polisi khususnya masuk SPN sebab para pelaku umumnya polisi di level bawah,” ujar Neta, Jakarta, Senin (14/3).

    Kemudian, Neta menilai isu yang berhembus mengenai adanya praktik uang pelicin untuk masuk menjadi anggota polisi patut diperhatikan. Menurutnya, dengan adanya praktik tersebut, maka secara umum, mekanisme test dasar kejiwaan dapat dilewatkan.

    “Sistem psikotes yang buruk dan masih adanya isu bayar membayar masuk polisi membuat orang-orang yang secara psikologi bermasalah bisa lolos masuk polisi,” lanjut Neta.

    Jadi, dengan melewati test dasar kejiwaan, perwira polisi tersebut tidak terdeteksi memiliki masalah gangguan kejiwaan. “Sehingga saat polisi-polisi itu menghadapi tekanan kejiwaan, yang bersangkutan gampang kalap,” pungkas Neta.

    Diinformasikan, Anggota Satintelkan Polres Melawi Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus, diduga melakukan pembunuhan sadis dengan cara memutilasi kedua anaknya sendiri, berinisial FN (5) dan AM (3), di rumahnya, Asrama Anggota Polres Melawi, Jumat (26/2) sekitar pukul 00.00 WIB.

    Menurut Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, saat peristiwa itu terjadi istrinya sedang tidur, kemudian terbangun dan suaminya mendatangi dia dengan membawa parang yang sudah berlumuran darah dengan mengatakan akan membunuh dia.

    Sementara yang anyar, seorang anggota Brimob (Brigade Mobil), Brigadir ACK (28 ), tega menembak mati istrinya sendiri AF (26).

    Kasubbag Humas Polres Bekasi, AKP Makmur mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Tower, Desa Hegarmukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(VL/KRM)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Pemerintah Targetkan DPR Sahkan Revisi UU Terorisme Jumat

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan pemerintah berharap revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Penanggulangan Terorisme disahkan...

    Marak Aksi Terorisme, Menhan: Yang Menolak Pancasila Silakan Pergi dari Indonesia

    Metrobatam, Depok - Menteri Pertahanan Jenderal (Purnawirawan) TNI, Ryamizard Ryacudu menegaskan akan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang tidak dapat digantikan oleh siapa...

    Polri Keluhkan Berlarut-larutnya Pengesahan RUU Antiterorisme

    Metrobatam, Jakarta - Polri mengeluhkan berlarut-larutnya pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di DPR RI. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi banyak agenda...

    Tekan Narkotika di Penjara, BNN Jerat Kepala Lapas Nakal

    Metrobatam, Jakarta - Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengatakan pihaknya saat ini terus mengejar kasus narkotika yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakat (lapas)....

    Rekor! 58 Orang Naik Satu Sepeda Motor

    Bengaluru - Sepeda motor sejatinya dibuat hanya untuk menampung dua orang, satu pengendara dan satu penumpangnya. Tapi, baru-baru ini ada sebuah rekor yang terpecahkan,...

    BNPT Minta Turki Koordinasi Saat Pulangkan WNI Terkait ISIS

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menyatakan dirinya langsung berangkat ke Suriah dan Turki guna membahas pemulangan Warga Negara...

    Gunung Merapi Kembali Erupsi Pagi Ini

    Metrobatam, Jakarta - Gunung merapi di Yogyakarta pagi ini kembali erupsi. Gunung api aktif yang berada di Yogyakarta tersebut terpantau mengeluarkan semburan letusan dengan...

    74 Terduga Teroris Ditangkap, Radikalisme Diyakini Makin Sulit Bergerak

    Metrobatam, Mamuju - Gencarnya operasi penindakan oleh Densus 88 Antiteror Polri diyakini telah kian mempersempit ruang gerak teroris. Tercatat, hanya dalam waktu 7 hari...

    Gara-gara Meme Amien Rais-Habib Rizieq, Anggota DPRD Hitler Dikeroyok Massa

    Metrobatam, Karawang - Sekelompok orang mengeroyok Hitler Nababan di ruangan Muspida Gedung Paripurna DPRD Karawang Selasa (22/5) sore. Anggota DPRD Karawang dari fraksi Partai...

    2 Polisi Luka-luka Diserang Pria Berparang, Pelaku Residivis Narkoba

    Metrobatam, Jambi - Dua anggota Polsek Maro Sebo, Jambi, yang diserang pria berparang, mengalami luka di kepala dan punggung. Keduanya mendapat penanganan medis di...

    Bintan Kembali Adakan Festival Lampu Cangkok

    Metrobatam.com, Batam - Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, dipastikan akan kembali mengelar Festival Lampu Cangkok dengan total hadiah sebesar 37 Juta Rupiah. Hal...

    Ingin Pindah Maskapai, 9 Pilot Wings Air Palsukan Dokumen

    Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan sembilan pilot maskapai penerbangan Wings Air sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan surat-surat atau dokumen. Menurut Kepala...
    BAGIKAN