Polisi Tembak Keluarga,IPW Pertanyakan Rekruitmen Polisi Yang Amburadul

    575

    Metrobatam.com Kasus pembunuhan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap keluarga mereka sendiri semakin sering terjadi. Hingga Maret 2016 ini, tercatat dua kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anggota korps Bhayangkara tersebut seakan menggoreskan duka di dalam tubuh Polri.

    Menanggapi hal itu, Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkapkan, aksi pembunuhan dan pembantaian yang dilakukan oleh aparat kepolisian merupakan perseden buruk terhadap citra Polri.

    Jika menarik garis lurus kebelakang, yang menjadi pintu masuk persoalan itu adalah proses rekruitmen yang amburadul di dalam tubuh instansi pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Karena, pelaku pembunuhan kebanyakan adalah anggota polisi baru.

    “Berkembangnya kasus ni tak terlepas dari buruknya sistem rekrutmen masuk polisi khususnya masuk SPN sebab para pelaku umumnya polisi di level bawah,” ujar Neta, Jakarta, Senin (14/3).

    Kemudian, Neta menilai isu yang berhembus mengenai adanya praktik uang pelicin untuk masuk menjadi anggota polisi patut diperhatikan. Menurutnya, dengan adanya praktik tersebut, maka secara umum, mekanisme test dasar kejiwaan dapat dilewatkan.

    “Sistem psikotes yang buruk dan masih adanya isu bayar membayar masuk polisi membuat orang-orang yang secara psikologi bermasalah bisa lolos masuk polisi,” lanjut Neta.

    Jadi, dengan melewati test dasar kejiwaan, perwira polisi tersebut tidak terdeteksi memiliki masalah gangguan kejiwaan. “Sehingga saat polisi-polisi itu menghadapi tekanan kejiwaan, yang bersangkutan gampang kalap,” pungkas Neta.

    Diinformasikan, Anggota Satintelkan Polres Melawi Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus, diduga melakukan pembunuhan sadis dengan cara memutilasi kedua anaknya sendiri, berinisial FN (5) dan AM (3), di rumahnya, Asrama Anggota Polres Melawi, Jumat (26/2) sekitar pukul 00.00 WIB.

    Menurut Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, saat peristiwa itu terjadi istrinya sedang tidur, kemudian terbangun dan suaminya mendatangi dia dengan membawa parang yang sudah berlumuran darah dengan mengatakan akan membunuh dia.

    Sementara yang anyar, seorang anggota Brimob (Brigade Mobil), Brigadir ACK (28 ), tega menembak mati istrinya sendiri AF (26).

    Kasubbag Humas Polres Bekasi, AKP Makmur mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Tower, Desa Hegarmukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(VL/KRM)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

    Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

    Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

    Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

    ‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

    Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

    Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

    Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

    Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

    Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

    Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

    Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

    Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

    Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

    Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

    Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...

    Trump Mengklaim ISIS Jatuh Sangat Cepat

    Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mulai runtuh. Klaim ini disampaikan...

    BNN Bersama GANN Kota Batam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

    Metrobatam.com, Batam - GANN adalah singkatan dari Generasi Anti Narkotika Nasional, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari keprihatinan...

    41 Rumah Terbakar di Medan, BPBD Dirikan Posko Pengungsian di Masjid

    Metrobatam, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat...