Modus Beli Rokok,Oknum Polisi Siap Edarkan Uang palsu Rp 4,3 Juta

    267

    Metrobatam.com Sumut Terlibat narkoba dan mengedarkan uang palsu, pecahan Rp 50 dan Rp 100 ribu dengan total Rp 4,3 juta aksi oknum polisi bersama seorang temanya ini berakhir. Keduanya diringkus usai membelanjakan uang palsu di salah satu warung di kawasan Labuhan Batu.

    Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardhie melalui Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani menjelaskan, kedua tersangka Bripka KR (33) warga Jalan Aek Matio, Rantauprapat dan rekannya MN (33), warga Aeknabara, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu.

    Victor mengungkapkan, penangkapan itu berawal saat kedua tersangka nekat mengedarkan uang palsu dengan modus membeli rokok di sebuah warung milik Ahmad Syahmudin Sinaga (31), yang berlokasi di pinggir Jalinsum Perikanan Dusun Pasar Baru, Desa Terang Bulan, Kec Aeknatas, Labuhan Batu.

    Kepada Syahmudin, kedua tersangka turun dari mobil Ford double cabin bernopol BM 8185 TG. Kemudian memesan satu bungkus rokok Sampoerna Mild, sembari memberikan uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Merasa tak curiga, sang pemilik warung itupun lantas menerima uang palsu tersebut.

    “Karena harga satu bungkus rokok itu Rp 19 ribu, maka sang pemilik warung harus memberikan uang kembalian sebesar Rp 81 ribu. Namun karena tak memiliki uang pecah, pemilik warung itu pun hanya memberikan kembalian uang tunai sebanyak Rp 80 ribu, sedangkan kekurangannya yang seribu lagi diganti dengan permen,” jelasnya.

    Usai transaksi, kedua tersangka yang datang dari arah Aek Kanopan kemudian bergegas melanjutkan perjalanannya menuju arah Rantauprapat. Selepas kepergian kedua tersangka itu, Syahmudin pun baru mulai menyadari kalau uang pecahan Rp 100 ribu yang diterimanya adalah uang palsu.

    “Pemilik warung langsung menelpon dan melaporkan aksi penyebaran uang palsu tersebut kepada salah seorang personil Polsek Aeknatas,” jelasnya.

    Berdasarkan laporan itu, sejumlah personil Sat Reskrim Polsek Aeknatas langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Petugas menyergap kedua tersangka saat kembali membeli rokok di sebuah warung di pinggir Jalinsum Suka Maju, Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aeknatas, Labuhan Batu.

    Dari tangan kedua tersangka ditemukan uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp50 ribu, yang jika ditotal sebanyak Rp1,9 Juta.

    “Jadi kalau digabung dengan uang palsu yang kita amankan dari tangan pemilik warung Ahmad Syahmudin, maka uang palsu yang kita sita saat itu bertotal Rp 2 Juta,” terangnya.

    Berdasarkan barang bukti itu, pihak Polsek Aeknatas langsung menggelandang kedua tersangka berikut mobil yang mereka tumpangi ke Mapolres Labuhanbatu. Sesampainya di Polres, petugas pun kembali menggeledah mobil Ford double cabin yang ditumpangi kedua tersangka itu.

    “Hasilnya, dari dalam mobil itu kita kembali menemukan barang bukti uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 23 lembar atau Rp2,3 Juta. Jadi total keselurahan uang palsu yang kita sita yakni sebanyak Rp4,3 Juta,” terangnya.

    “Jadi setiap Rp2 juta uang palsu, kedua tersangka mendapatkan untung sekitar Rp1,5 Juta. Modus penyebaran uang palsu inipun dilakukan tersangka dengan membelikan uang palsu itu ke warung-warung di pinggir jalan,” jelasnya.

    Viktor menambahkan, oknum polisi berpangkat Bripka itu juga tengah menjalani hukuman pembinaan karena dinyatakan positif menggunakan narkoba. “Maka atas persoalan ini kita akan memberikan tindakan tegas kepada oknum polisi nakal ini,” tandasnya.(VL/KRM)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Prajurit dan ASN Lantamal IV Terima Sosialisasi P4GN dari BNN Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri bekerjasama dengan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) dan Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,...

    Polair Polda Kepri Cari Korban Tabrakan Kapal Perang AS USS John S Mc Cain

    Metrobatam.com, Batam - Personil Polisi Perairan Polda Kepri dan Polres Bintan turut mencari korban tabrakan antara kapal perang AS USS John S Mc Cain...

    Kapal Perang AS Tabrakan Dekat Kepri, 10 Pelaut Hilang

    Metrobatam.com, Batam - Sepuluh pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura, berdekatan dengan Perairan...

    Ustadz Abdul Somad Lc MA Sampaikan Tausiyah di Mesjid Baitul Makmur Tanjung Uban

    Metrobatam.com, Bintan - Abdul Somad Lc MA yang sering menjadi perbincangan di media sosial tanah air, datang ke Masjid Baitul Makmur Tanjung Uban, Kecamatan...

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Pembahasan APBD Perubahan 2017

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara,...

    Heboh! Pemuda Banjar Nikahi Nenek 75 Tahun, Netizen: Hidup Nenek-Nenek!

    Metrobatam, Amuntai - Jika cinta sudah melekat, usia pun tak jadi halangan untuk hidup bersama. Ungkapan itu agaknya tepat dialamatkan pada kisah cinta dua...

    Kekeringan, Warga Purworejo Cari Air Hinga 3 Km

    Metrobatam, Purworejo - Dampak Kekeringan mulai melanda Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Salah satu daerah yang hingga kini merasakan dampak itu adalah Desa Somorejo di...

    Keren! Ada ‘Kampung Jokowi’ di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    Metrobatam, Kupang - Warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu yang menghuni rumah bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut...

    Kasus e-KTP, Setya Novanto cs Cap Miryam Haryani Pengkhianat

    Metrobatam, Jakarta - Politikus Hanura Miryam S Haryani disebut tertekan saat mengetahui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus korupsi e-KTP miliknya bocor ke publik....

    Ternyata yang Membantai Ibu Dua Anak dan PIL di Mojokerto Suaminya

    Metrobatam, Mojokerto - Meski belum resmi bercerai dengan suaminya, Komariah (44), warga Mojokerto sudah berpaling ke pria idaman lain (PIL). Bahkan ibu dua anak...

    Hiii Serem.. Di Sumedang Ada Lomba 17-an Mengafani hingga Salatkan Jenazah

    Metrobatam, Sumedang - Banyak cara dilakukan warga dalam mempringati HUT kemerdekaan ke-72 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2017 lalu. Salah satunya dengan menggelar...

    Kemenag: First Travel Harus Segera Diadili dan Bertanggung Jawab!

    Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menginginkan agar kasus biro perjalanan haji dan umrah First Travel segera diproses hukum. Kemenag juga menyatakan komitmennya untuk...