Ilmuwan Ini Temukan Vaksin Berantas HIV

318

Metrobatam.com Kuman penyebab tukak lambung, Helicobacter pylori punya kemampuan ‘mengontrol’ sistem imun manusia. Sifat unik tersebut dimanfaatkan untuk menangkal penyakit lain.

Adalah Prof Barry Marshall, seorang ahli mikrobiologi dari University of Western Australia, yang menggagas ide tersebut. Peraih penghargaan Nobel kedokteran tahun 2005 ini terinspirasi untuk memodifikasi kuman H.pylori sebagai pembawa vaksin.

Idenya datang dari sulitnya mengembangkan vaksin AIDS (Acquired Imuno Deficiency Syndrome). Kesulitannya adalah vaksin tersebut tidak pernah bisa mencapai level antibodi yang diharapkan untuk bisa menangkal atau memberantas HIV (Human Imunodeficiency Virus).

Di dalam tubuh manusia, kuman H.pylori mampu mengontrol sistem imun sehingga susah diberantas. Kuman ini mampu bertahan dalam perut sepanjang hayat. Jika kuman ini dimodifikasi sebagai pembawa vaksin, maka vaksin bisa bertahan cukup lama di dalam tubuh hingga antibodi mencapai level tertentu. Tidak hanya untuk vaksin AIDS, melainkan juga vaksin lainnya termasuk vaksin influenza.

“Pada titik ini, saya memutuskan bahwa ini adalah hal penting untuk dikerjakan sebab kita bisa memasukkan vaksin apapun ke dalam Helicobacter,” kata Prof Marshall saat memberikan kuliah umum di Lembaga Biologi Molekular Eijkman, baru-baru ini.

Tentu saja tidak semua strain H.pylori bisa dimanfaatkan sebagai pembawa vaksin. Pada tahun 1980-an, Prof Marshall bersama rekannya Prof Robin Warren mengidentifikasi kuman ini sebagai penyebab tukak lambung. Belakangan, organisasi kesehatan dunia (WHO) bahkan menggolongkan kuman ini sebagai pemicu kanker lambung.

Namun dijelaskan oleh Prof Marshall, peningkatan risiko kanker dan tukak lambung terjadi pada infeksi strain atau jenis H.pylori tertentu yang menghasilkan racun CagA (Cytotoxin-Associated Gene A). Untuk dikembangkan sebagai pembawa vaksin, Prof Marshall memilih strain H.pylori yang racunnya lemah atau bahkan tidak beracun.

Lalu kapan H.pylori pembawa vaksin akan tersedia? Prof Marshall memperkirakan, ‘working vaccine’ atau calon vaksin yang berfungsi dengan baik akan tersedia dalam 2 tahun ke depan. Pada titik tersebut, calon vaksin akan memasuki tahap ‘scaling up’.

“Jadi Anda belum bisa mendapatkan vaksin flu dalam 2 tahun, masih butuh beberapa tahun lagi sesudahnya,” tandas Prof Marshall.

Sumber :Detik.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...