Ilmuwan Ini Temukan Vaksin Berantas HIV

343

Metrobatam.com Kuman penyebab tukak lambung, Helicobacter pylori punya kemampuan ‘mengontrol’ sistem imun manusia. Sifat unik tersebut dimanfaatkan untuk menangkal penyakit lain.

Adalah Prof Barry Marshall, seorang ahli mikrobiologi dari University of Western Australia, yang menggagas ide tersebut. Peraih penghargaan Nobel kedokteran tahun 2005 ini terinspirasi untuk memodifikasi kuman H.pylori sebagai pembawa vaksin.

Idenya datang dari sulitnya mengembangkan vaksin AIDS (Acquired Imuno Deficiency Syndrome). Kesulitannya adalah vaksin tersebut tidak pernah bisa mencapai level antibodi yang diharapkan untuk bisa menangkal atau memberantas HIV (Human Imunodeficiency Virus).

Di dalam tubuh manusia, kuman H.pylori mampu mengontrol sistem imun sehingga susah diberantas. Kuman ini mampu bertahan dalam perut sepanjang hayat. Jika kuman ini dimodifikasi sebagai pembawa vaksin, maka vaksin bisa bertahan cukup lama di dalam tubuh hingga antibodi mencapai level tertentu. Tidak hanya untuk vaksin AIDS, melainkan juga vaksin lainnya termasuk vaksin influenza.

“Pada titik ini, saya memutuskan bahwa ini adalah hal penting untuk dikerjakan sebab kita bisa memasukkan vaksin apapun ke dalam Helicobacter,” kata Prof Marshall saat memberikan kuliah umum di Lembaga Biologi Molekular Eijkman, baru-baru ini.

Tentu saja tidak semua strain H.pylori bisa dimanfaatkan sebagai pembawa vaksin. Pada tahun 1980-an, Prof Marshall bersama rekannya Prof Robin Warren mengidentifikasi kuman ini sebagai penyebab tukak lambung. Belakangan, organisasi kesehatan dunia (WHO) bahkan menggolongkan kuman ini sebagai pemicu kanker lambung.

Namun dijelaskan oleh Prof Marshall, peningkatan risiko kanker dan tukak lambung terjadi pada infeksi strain atau jenis H.pylori tertentu yang menghasilkan racun CagA (Cytotoxin-Associated Gene A). Untuk dikembangkan sebagai pembawa vaksin, Prof Marshall memilih strain H.pylori yang racunnya lemah atau bahkan tidak beracun.

Lalu kapan H.pylori pembawa vaksin akan tersedia? Prof Marshall memperkirakan, ‘working vaccine’ atau calon vaksin yang berfungsi dengan baik akan tersedia dalam 2 tahun ke depan. Pada titik tersebut, calon vaksin akan memasuki tahap ‘scaling up’.

“Jadi Anda belum bisa mendapatkan vaksin flu dalam 2 tahun, masih butuh beberapa tahun lagi sesudahnya,” tandas Prof Marshall.

Sumber :Detik.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN