Metrobatam, Medan – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, berhasil menggagalkan peredaran sebanyak 32,53 kilogram (kg) narkoba jenis sabu-sabu, serta ratusan pil ekstasi dan epilon, yang ditengarai dikendalikan oleh seorang narapidana yang kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Mapaung mengatakan, barang haram itu mereka sita dari belasan penangkapan yang mereka lakukan terhadap jaringan tersebut di Kota Medan, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Deliserdang, Batubara dan Kabupaten Serdang Bedagai. Bersama barang haram itu, ikut pula ditangkap sebanyak 34 tersangka.

   

“Total keseluruhan anak bangsa yang diselamatkan dari pengaruh buruk narkoba melalui penindakan ini, yakni sebanyak 325.638 orang,”ujar Hendri saat memaparkan kasus itu di depan Gedung Ditresnarkoba Polda Sumut, Selasa (13/11) sore.

Hendri memaparkan, penangkapan pertama dilakukan pada hari Rabu, 31 Oktober 2018 di Jalan Sei Silau, Medan. Dari situ dua orang tersangka laki-laki, yakni MM dan FBH ditangkap dengan barang bukti 182 gram sabu-sabu. Penangkapan kedua dilakukan di hari yang sama di Jalan Gatot Subroto, Medan. Tiga tersangka laki-laki dengan inisial AS, HPAS dan LF berhasil ditangkap bersama barang bukti 198 gram sabu.

Penangkapan ketiga dilakukan keesokan harinya, Kamis 01 Nopember 2018 di Bandara Internasional Kualanamu,. Deliserdang. Dua orang tersangka perempuan dengan inisial HA dan NN ditangkap dengan barang bukti 1 kg sabu. Penangkapan keempat di hari yang sama di Jalan Sei Mencirim Desa Suka Maju, Sudah, Deliserdang. Seorang tersangka laki-laki dengan inisial A dengan barang bukti 1,813 kg sabu.

Penangkapan kelima masih dilakukan di hari Kamis. Kali ini berlokasi di Jalan Iling Simpang Kantor, Rengas Pulau, Medan. Dimana dari lokasi tersebut ditangkap dua orang tersangka laki-laki dengan inisial AH dan WM dengan barang bukti 97,82 gram sabu.

Sementara penangkapan keenam dilakukan hari Jumat 2 Nopember 2018 di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan tepatnya di depan pintu gerbang tol. Dari lokasi itu ditangkap satu orang tersangka laki-laki dengan inisial FYAP dengan barang bukti 200 gram sabu-sabu. Penangkapan ketujuh masih hari Jumat di Jalan Bilal, Mereka, ditangkap tiga orang tersangka laki-laki dengan inisial M, Y dan A dengan barang bukti 992 gram sabu.

Penangkapan kembali dilakukan pada hari Minggu 4 Nopember 2018 pinggir jalan Letda Sujono, Kota Medan. Dari penangkapan kedelapan itu, dua orang tersangka laki-laki dengan inisial MFI dan I ditangkap dengan barang bukti 500 gram sabu.

Penangkapan kesembilan dilakukan di hari Selasa 6 Nopember 2018 di Jalan Rawa I, Kota Medan. Dua orang tersangka laki-laki dengan inisial AHR dan TMA dengan barang bukti satu bungkus plastik bening tembus pandang yang berisikan Narkotika Jenis Pil Epilon sebanyak 55 (lima puluh lima) butir berwarna kuning berlogo Twetty dengan berat keseluruhan seberat 14,46 gram.

Penangkapan selanjutnya dilakukan pada hari Rabu, 7 Nopember 2018 di Komplek Taman Hako Indah (THI) Jl. Melati, No. 88 Kel. Cinta Damai Kec. Medan Helvetia Kota Medan. Dari penangkapan itu, ditangkap dua orang tersangka berinisial RN dan YY berikut barang bukti 1,111 kg sabu-sabu.

Penangkapan kesepuluh dilakukan pada hari Kamis, 8 Nopember 2018 di Kompleks USU, Jalan Dr. Mansyur Medan. Dari situ ditangkap tiga orang tersangka laki-laki dengan inisial CBMS, AN dan AIN dengan barang bukti 500 gram sabu.

Penangkapan kesebelas di hari yang sama, Kamis 8 Nopember 2018 di sebuah tempat pencucian mobil di Jalan Kaswari, Medan. Dari sana ditangkap tiga orang tersangka laki-laki dengan inisial Z, MI dan A dengan barang bukti 1 kg sabu-sabu.

Penangkapan keduabelas pada hari Rabu 7 Nopember 2018 di Dusun I Dasa Perupuk, Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumut. Dua orang tersangka laki-laki dengan inisial M dan AR, selanjutnya pada hari Kamis, 8 Nopember 2018 sekira pukul 17.00 Wib di Perumahan Taman Permata Indah Pasar 2 Ring road, Medan Sunggal, telah dilakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang tersangka laki-laki dengan inisial F dan TT, AR dan M dengan total barangbukti 24 kg sabu-sabu.

Penangkapan juga dilakukan di Lingkungan VI Desa Tualang, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Kamis, 8 Nopember 2018. Dari penangkapan itu, dua orang tersangka laki-laki dengan inisial R dan A ditangkap bersama barang bukti 944,51 gram sabu.

Penangkapan pun dilakukan di Jalan Sungai Dua, Gang Futsal, Bunga Tanjung, Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai pada 8 Nopember 2018. Dua orang tersangka laki-laki dengan inisial DH dan FR diamankan berikut barang bukti 200 butir pil ekstasi.

“Para tersangka yang kita tangkap ini tidak saling kenal, tapi mereka dikendalikan oleh orang yang sama, seorang napi di Lapas Tanjung Gusta Medan. Ini masih kita telusuri terus jaringan mereka,”tukas Hendri.

Kepada para tersangka, lanjut Hendri, akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 6-20 tahun penjara serta denda Rp.1 miliar-Rp.10 miliar.

“Kita berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak mencoba-coba menggunakan narkoba, karena kita pasti akan melakukan penindakan. Jangan coba-coba, karena narkoba ini tiket sekali jalan menuju kehancuran,”pungkasnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Disebut Prabowo BUMN Bangkrut, Ini Curhatan Dirut Garuda

Metrobatam, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto belum lama ini melontarkan penyataan yang cukup menghebohkan. Dia bilang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu persatu...

Lelang Jabatan Pemprov Jabar, 114 Orang Berebut 15 Posisi

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat meloloskan 114 pendaftar untuk melanjutkan proses seleksi terbuka pengisian 15 jabatan pimpinan tinggi pratama...

BPN Prabowo Ingin Selesai Damai, Kill the DJ Ngaku Belum Ditemui

Metrobatam, Yogyakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di DIY menginginkan agar perkara lagu 'Jogja Istimewa' diselesaikan dengan musyawarah. Namun Marzuki Mohamad atau...

Yusril Ungkap Alasan Masuk Tim Pakar Debat Capres Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi klaim Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang menyebut namanya masuk dalam...

Awak Maskapai Malindo Air Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Australia

Melbourne - Polisi di Melbourne berhasil membongkar sindikat narkoba internasional yang menggunakan awak maskapai Malindo Air dari Malaysia untuk menyeludupkan narkoba ke Australia selama...

Polisi Ungkap Gudang Narkoba di Apartemen Park View Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Anggota Unit Narkoba Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat mengungkap gudang penyimpanan narkoba di Apartemen Park View, Kembangan Jakarta Barat. Kepala Polsek...

Ikatan Dai Aceh Sambangi KPU, Koordinasi soal Tes Baca Alquran

Metrobatam, Jakarta - Ikatan Dai Aceh menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pagi ini. Mereka ingin berkoordinasi soal tes baca Alquran bagi capres-cawapres 2019. "Buat ngomongin...

Pesta Sabu , Aris Idol Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jakarta - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Priok menangkap Januarisman Runtuwenen (JR) alias Aris 'Indonesia Idol' atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Kabid...

Deputi KSP Tegaskan Jokowi Tak Biarkan Kasus HAM Terlantar

Metrobatam, Jakarta - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardhani menegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tak pernah membiarkan kasus pelanggaran HAM masa...

6 Fakta Kill The DJ yang Murka Lagunya Dipakai Kampanye Tim Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kill The DJ alias Marzuki Mohamad, murka lagu 'Jogja Istimewa' dipakai kampanye tim Prabowo. Siapa Kill The DJ? Berikut fakta-fakta pria kelahiran...

Bawaslu Tegur KPU Soal Jokowi dan Prabowo Curi Start Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegur Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan capres Joko Widodo dan Prabowo...

Ditawar Jadi PSK, Cita Citata Marah Banget

Metrobatam, Jakarta - Cita Citata rupanya pernah ditawar untuk jadi pekerja seks komersial (PSK). Marah besar, ia pun menolaknya mentah-mentah. "Banyak banyak banget, contohlah beberapa...