Ayo Siapa Minat, Bulan ini PLN Gratiskan Biaya Tambah Daya

1424

Metrobatam.com Jakarta PT PLN (Persero) memberikan fasilitas berupa pembebasan biaya (gratis) bagi pelanggan golongan 900 Volt ampere (Va) yang ingin menambah daya ke 1.300 Va. Insentif tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang akan terkena pencabutan subsidi tarif listrik.

‎Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan, pembebasan biaya penambahan daya tersebut untuk meringankan masyarakat yang ingin beralih dari golongan 900 VA menjadi 1.300 Va, berlaku mulai 15 Maret 2016 hingga 31 Maret 2016.

“15 Maret Direksi PLN buat kebijakan bagi rumah tangga yang mau naik daya ke 1300 Va, tidak dikenakan biaya alias gratis. Ini kesempatan konsumen 900 Va yang mau naik 1.300 Va dibebaskan dari penambahan biaya,” kata dia di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (16/3).

Benny menyebutkan, jika tidak gratis biasanya pelanggan yang hendak menambah daya ‎ke 1.300 Va dikenakan biaya Rp 375 ribu. Sedangkan untuk memasang sambungan baru 1.300 Va Rp 1.218.000.

Namun, kali ini PLN hanya membebaskan biaya untuk penambahan daya saja dan bukan sambungan baru. “Saya tambahkan tadi untuk daya gratis 1.300 Va sampai 31 Desember, biayanya mereka Rp 375 ribu. Kalau naik daya dari 900 ke 1.300 Va‎ bayar selisihnya saja dan itu digratiskan,” dia menuturkan.

‎PLN telah mendata golongan 900 Va jumlahnya mencapai 22 juta pelanggan. Sedangkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan(TNP2K) mematok jumlah masyarakat miskin 4,1 juta rumah tangga. Ini artinya ada 18 juta pelanggan yang tidak mendapat subsidi dengan begitu mengikuti tarif 1.300 Va.

Menurut Benny,‎ 18 pelanggan yang tidak mendapat tersebut dikasih pilihan untuk tetap menjadi pelanggan 900 Va atau meningkatkan daya 1.300 Va. Diperkirakan 60 persen pelanggan akan meningkatkan daya menjadi 1.300 Va.

‎”Dari 18 juta ini membayar dengan tarif 1.300 tapi tidak semua mau naik ke 1.300, yang stay di 900 itu sekitar 40 persen saja dan 60 persen pindah ke 1300 Va,” terang Benny.

Benny melanjutkan, data tersebut akan diajukan ke Kementerian ESDM pada pekan ini, untuk ditindaklanjuti‎ penerapan pencabutan subsidi bagi 18 juta rumah tangga golongan 900 Va.

“Kami menunggui kapan dimulai subsidi tepat sasarannya. Kami akan diundang pemerintah membicarakan hasil pertemuan ini. Kita tunggu selanjutnya kita tunggu kapan mulai subsidi tepat sasaran kapan disubsidi lagi apakah tarif adjustment,” tutup Benny

Benny juga mengatakan, bagi konsumen bisnis dan industri dengan daya 100-200 kVA, PLN memberikan keringanan diskon biaya penyambungan sebesar 20 persen dari tarif yang ditetapkan pemerintah.

“Ini berlaku khusus untuk permintaan sambungan baru dan penambahan daya konsumen bisnis dan industri yang ingin memiliki daya 100 hingga 200 kVA,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan itu ditempuh mengingat sebagian besar konsumen bisnis dan industri merupakan jenis usaha pemula yang secara aktif mampu menggerakkan perekonomian.

“Dengan demikian, program ini akan menggerakkan dunia usaha lewat keringanan di sisi penyediaan listriknya,” katanya.

Sumber : Liputan6/Bisnis.com

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Tim 11 Ulama Alumni 212 yang Bertemu Jokowi di Bogor

Metrobatam, Jakarta - Tim 11 Ulama Alumni 212 menjelaskan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4). Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni...

Tepis Amien Rais, Buya Syafii: Tak Benar Agama untuk Pemilu

Metrobatam, Magelang - Amien Rais mengatakan pentingnya sebuah pengajian disisipi unsur politik. Namun pendapat itu dimentahkan oleh Buya Syafii Maarif. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak...

Semburan Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh hingga 100 Meter

Metrobatam, Banda Aceh – Sumur minyak tradisional di Desa Pasir Puteh, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menyemburkan api setinggi 100 meter....

Bertemu Alumni 212, Jokowi Dinilai sebagai Pemimpin Berjiwa Besar

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu 22 April 2018 bertemu perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah...

Paspampres Wanita Kawal Jokowi di Perayaan Ekspor Xpander

Metrobatam, Jakarta - Tidak sendirian, saat menyambangi acara seremoni perdana ekspor Mitsubishi Xpander Presiden Joko Widodo terlihat dikelilingi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) perempuan....

Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Kekasih

Metrobatam, Ketapang - Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berinisial Al, ditemukan tak bernyawa di losmen milik saudaranya di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga...

Jauh Kalahkan Gerindra di Litbang Kompas, PDIP Akui Terbantu Jokowi

Metrobatam, Jakarta - PDIP unggul jauh dari Gerindra di survei Litbang Kompas dengan mendapat elektabilitas 33,3 persen. PDIP menyebut angka itu tak terlepas dari...

Tambang Minyak Ilegal di Aceh Meledak, 18 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tambang minyak ilegal di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten...

Eks Ketua Pengadilan Tinggi Manado Akui Terima Suap 110 Ribu Dolar dari Politikus Golkar

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado‎, Sulawesi Utara, Sudiwardono mengakui menerima uang senilai 110 dolar Singapura dari politikus Golkar non-aktif, Aditya...

Liga Champions: Real Madrid Tekuk Bayern Munich 2-1

Munich - Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1...

Perpres Tenaga Kerja Asing, Moeldoko: Generasi Muda Jangan Jadi Penakut!

Metrobatam, Makassar - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan agar generasi muda jangan jadi penakut bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Hal ini...

Dendam Kesumat Harimau Bonita hingga Serang Manusia

Metrobatam, Pekanbaru - Harimau Bonita saat ini telah dimasukkan ke dalam Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera setelah menerkam manusia di Inhil, Riau. Lalu, apa yang...
BAGIKAN