Wow,Presiden Dituntut 738 Kasus Korupsi

223

Metrobatam,com Cape Town Presiden Afrika Selatan (Afsel) Jacob Zuma menjadi sorotan kemarin (1/3). Parlemen mengajukan mosi tidak percaya terhadap Zuma. Ini mosi tidak percaya kedua yang diajukan dalam rentang waktu kurang dari setahun. Di pihak lain, pengadilan Afsel juga tengah menggelar dengar pendapat terkait dengan korupsi yang melibatkan Zuma. Presiden keempat Afsel itu terlibat dalam 738 kasus korupsi.

’’Rakyat Afsel menginginkan Jacob Zuma bertanggung jawab atas kesembronoannya dalam menangani perekonomian dan membuat negara mengalami krisis finansial,’’ ujar pemimpin Partai Aliansi Demokratik (DA) Musi Maimane. ’’Mosi tidak percaya ini adalah mekanisme terbaik untuk memastikan bahwa Presiden Zuma dipecat selamanya,’’ tambahnya.

Tekanan terhadap Zuma untuk turun ini kian mencuat setelah dua menteri di bidang perekonomian dipecat berturut-turut dalam hitungan hari pada Desember tahun lalu.

Meski begitu, mosi tidak percaya itu terancam gagal. Sebab, partai Zuma, yaitu Kongres Nasional Afrika (ANC), menguasai 62 persen kursi di parlemen. DA pun mengajukan usulan agar nama masing-masing balot dirahasiakan. Dengan begitu, politisi ANC yang ingin Zuma lengser tak perlu takut bakal dicaci teman separtainya. Namun, usulan tersebut, tampaknya, juga bakal ditolak.

Meski sangat mungkin ditolak, DA tetap percaya diri. Tokoh politik penggerak DA John Steenhuisen menyatakan bahwa lebih dari satu juta e-mail masuk yang meminta agar legislator ANC mendukung mosi tidak percaya terhadap Zuma itu. ’’Ini indikasi yang jelas bahwa rakyat Afsel sudah lelah dengan performa buruk presiden,’’ tegasnya.

Dengar pendapat yang digelar di pengadilan juga merupakan pengajuan dari oposisi. Yaitu, membuka kembali kasus korupsi yang membelit Zuma. Kasus-kasus tersebut dicabut pada 2009, beberapa bulan sebelum dia menjabat presiden. Salah satunya suap yang diminta Zuma dalam kesepakatan jual beli senjata yang bernilai miliaran dolar pada 1999. DA yakin pencabutan penyelidikan kasus korupsi tersebut saat itu adalah cara untuk memuluskan jalan Zuma menjadi orang nomor satu di Afsel.

Bulan lalu, Zuma juga mengaku ke pengadilan bahwa dirinya menggunakan uang negara senilai USD 23 juta (Rp 306,8 miliar) untuk merombak rumahnya. Dia membangun kolam renang, amphitheater, serta peternakan pribadi. Kasus itu juga diajukan ke pengadilan oleh DA dan lembaga antikorupsi independen setelah Zuma gagal mengembalikan uang yang telah digunakan

(AFP/Reuters/BBC/sha/c19/ami/flo/jpnn/MB)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...