Kementerian ESDM : Awal Bulan Premium Turun Rp 5.950

259

Metrobatam.com Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji harga baru bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar, yang akan mulai berlaku awal April nanti. Peluang penurunan harga Premium terbuka lebar di tengah masih rendahnya harga minyak dunia dan penguatan mata uang rupiah dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, Menteri ESDM Sudirman Said memperkirakan, nilai penuruhan harga Premium cukup besar.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 tahun 2015, penetapan harga BBM jenis tertentu yakni minyak tanah dan Solar dilakukan setiap tiga bulan sekali. Termasuk harga BBM khusus penugasan, yakni Premium untuk luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Untuk bulan April ini, Sudirman memastikan harga BBM akan lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

“Penurunannya sangat signifikan. Premium mungkin turun Rp 800 sampai Rp 1.000 per liter,” kata dia kepada Katadata, Rabu (16/3). Sejak awal Januari lalu, harga Premium untuk luar Jamali sebesar Rp 6.950 per liter. Artinya, harga Premium pada awal bulan depan bisa turun sampai menjadi Rp 5.950 per liter pada awal bulan depan.

Menurut dua, penurunan harga Premium dilakukan setiap tiga bulan untuk menjaga kestabilan ekonomi. Pasalnya, perubahan harga BBM biasanya berdampak pada kestabilan harga barang-barang. Dengan evaluasi setiap tiga bulan, masyarakat dan pelaku usaha dapat lebih mempersiapkan perubahan harga BBM.

Meski harga minyak saat ini anjlok, pemerintah tidak mau gegabah memangkas harga BBM. Sebab, sewaktu-waktu harga minyak dunia bisa kembali naik. Padahal, penurunan harga BBM selama ini tidak otomatis mengerek harga barang-barang lain. Sebaliknya, jika harga BBM naik maka harga barang akan langsung melambung. “Kenaikan (harga) sedikit apapun, yang jadi paling korban adalah orang-orang bawah. Ini juga memerlukan kearifan,” ujar Sudirman.

Dalam rapat tertutup Panitia Kerja Minyak dan Gas Bumi Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan manajemen Pertamina, Kamis dua pekan lalu (3/3), Wakil Ketua Komisi VII DPR Mulyadi mengungkapkan, manajemen Pertamina menjelaskan adanya peluang menurunkan harga Premium pada April mendatang. Peluang penurunan harganya sangat besar. “Tadi sudah disampaikan oleh Ahmad Bambang sebagai Direktur Pemasaran Pertamina. Mengacu pada formula yang dia gunakan itu turunnya menjadi sekitar Rp 4.800 per liter,” katanya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Bambang membenarkan rencana perubahan harga BBM jenis Premium. “Pasti, harga premium pasti turun,” katanya. Namun, dia enggan menjelaskan besaran penurunan harga BBM.

Di dalam rapat tertutup tersebut, menurut Bambang, juga belum ada keputusan final terkait harga jual Premium pada April mendatang. Ia hanya menegaskan, harga Premium bisa turun di bawah Rp 5.000 dengan satu syarat. “Bisa saja, kalau harga (minyak) rendah terus.”

Di tengah rendahnya harga minyak dunia, banyak pihak memang menyoroti masih tingginya harga BBM, khususnya Premium saat ini. Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Inas Nasrullah Zubir menganggap Pertamina mengambil untung terlalu banyak di tengah penurunan harga minyak mentah dunia. Tidak hanya Inas, ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri juga menilai harga Premium di Indonesia terlalu mahal dibandingkan negara lain, seperti Malaysia dan Amerika Serikat. Untuk itu, dia meminta pemerintah dan PT Pertamina (Persero) transparan dalam menghitung formula harga BBM.

Namun, Sudirman melihat tidak masuk akal jika ada pihak yang membandingkan harga BBM di Indonesia dengan negara lain, seperti Malaysia. Dari segi luas wilayah, Malaysia dengan Indonesia tidak sebanding. Dengan karakteristik negara kepulauan yang lebih luas, Pertamina akan membutuhkan biaya lebih besar untuk mendistribusikan BBM ke seluruh Indonesia. “Jadi itu tidak fair,” ujar dia.

Sumber : Katadata

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN