4 Bandar Sabu Internasional Ditangkap di Belakang Padang

1940

Metrobatam.com, Belakang Padang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, bersama jajaran Satreskrim Polsek Belakangpadang berhasil membongkar jaringan internasional peredaran barang haram Narkotika, jenis sabu berasal dari Negara Malaysia, Rabu (11/5) pagi, di Kampung Bugis Batu Gajah, RT 01 – RW 02, Kelurahan Sekanak, Kecamatan Belakangpadang.

Dalam penggerebekan itu, sedikitnya tim BNNP serta Polsek berhasil mengamankan empat orang pelaku, serta barang bukti narkoba jenis sabu kelas satu, seberat empat kilogram lebih, dari Negara Malaysia.

“Barang ini berhasil kita amankan dari kediaman Ferry alias Pengpeng.
Dalam kasus ini petugas mengamankan empat orang tersangka. Yakni Ferry alias Pengpeng, Yus, Ali dan Jafar,” kata Kombes Benny.

Tim yang dipimpin lansung Kepala Badan Narkortika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Kombes Benny Setiawan, dan Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Bubung Pramiadi, serta Kapolsek Belakangpadang, AKP Adi Sumardi, yang hadir dilokasi penggerebekan itu mengatakan, pengungkapan pelaku jaringan narkoba lintas negara itu berdasarkan hasil pengembangan atas penangkapan pelaku pengedar narkoba di daerah Batuaji dan Sagulung.

“Penggerebekan ini berawal dari pengembangan atas penangkapan pelaku pengedar sabu bernama Sudi dan Helmi, di jalan Perumahan Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Sagulung. Lalu, dari dua tersangka ini petugas menyita sabu seberat 100 gram, yang hendak dijualnya ke seorang pemesan. Nah, mendapat informasi tim langsung melakukan pengembangan,” kata Kombes Benny Setiawan.

Diungkapkan Kepala BNNP Kepri ini, berdasarkan hasil pemeriksaan awal barang haram sabu itu dibawa masuk ke Batam ini dari Negara Malaysia, melalui pelabuhan tikus yang ada di Pulau Sekanak.

“Kita duga, para pelaku telah berulang kali melakukan transaksi barang haram ini. Sehingga, mereka ini masuk sindikat internasional. Karena, aksi menyelundupkanya melalui perbatasan Negara RI dan Malaysia,” terang Komes Benny, saat ekspos di Mapolsek Belakang padang.

Untuk penyidikan lebih lanjut, barang bukti dan para tersangka digiring ke kantor BNNP Kepri, di Batubesar, Nongsa. Atas perbuatan delapan tersangka itu akan terancam pidana berat. Yaitu pasal penyalahgunan barang haram narkoba, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sementara Kapolsek Belakangpadang AKP Adi Sumardi, mengatakan,saat penangkapan itu beberapa personel kepolisian bersiaga disekitar lokasi penggerebekan. Sehingga beberapa warga sekitar terlihat heran dan penasaran, hingga akhirnya mengeta hui apa kejadian sebetulnya.

“Barang haram narkoba jenis sabu ini, mereka simpan dalam sebuah gudang tua, yang dikamuplasekan dalam tumpukan karung karung yang berisikan pasir. Sehingga, warga sekitar kampung itu tidak mengetahui aksi mereka. Atas pengungkapan ini, kita akan masih kembangkan lagi bersama pihak BNNP. Karena, kita menilai wilayah Belakangpadang ini cukup rawan untuk aksi penyeludupan barang haram ini serta barang semokel lainnya,” tukas AKP Adi Sumardi. (iwan).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Pimpin Sertijab Danlanal Tanjung Balai Karimun

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin langsung jalannya Upacara Serah...

Kapolsek Sekupang Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Kawasan Sei Ladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Hari Rabu, (25 /04/ 2018), kiraan pukul 15.30 WIB telah terjadi kebakaran hutan lindung di wilayah Sei Ladi, Batam. Kapolsek Sekupang Kompol...

Kedatangan Danlantamal IV dan Ketua Korcab IV DJAB di Karimun, Disambut dengan Tari Persembahan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kedatangan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., bersama Ketua Korcab IV...

KPK Geledah Rumah Tim Sukses saat Zumi Zola Kampanye Gubernur Jambi

Metrobatam, Jambi - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan uang gratifikasi dari Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Kali ini,...

Liga Champions: Liverpool Libas Roma 5-2

Liverpool - Liverpool meraih kemenangan besar di leg pertama semifinal Liga Champions. The Reds mengalahkan AS Roma di kandang sendiri dengan skor 5-2. Menjamu Roma...

KPK Bidik Pihak Lain di Pusaran Korupsi E-KTP Pasca-Vonis Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan membidik pihak lain yang terlibat dalam pusaran korupsi pengadaan e-KTP setelah dijatuhkannya vonis terhadap mantan...

Divonis 15 Tahun, Setya Novanto Syok

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov mengaku kaget dengan vonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan...

Bertemu dengan Jokowi, PA 212: Pertemuan Berlangsung di Istana Bogor

Metrobatam, Jakarta - Foto pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 jadi sorotan. Ketua Umum DPP PA 212 Slamet Maarif mengatakan pertemuan...

Lembaga-Lembaga PBB Puji Indonesia Jalankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Metrobatam, Jakarta - Lembaga-lembaga di bawah naungan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji komitmen Indonesia dalam menjalankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Hal...

Gara-gara Pencurian Listrik, PLN Hilang Pendapatan Rp 10 T

Metrobatam, Jakarta - PT PLN (Persero) mengaku kehilangan potensi pendapatan Rp 10 triliun gara-gara pencurian listrik. Pencurian listrik ini dilakukan industri hingga perumahan. "Karena tahu...

Polisi Sita 142,8 kg Ganja Jaringan Aceh-Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap enam orang yang masuk dalam jaringan narkotika Aceh - Jakarta. Dari penangkapan tersebut didapati...

Gubernur Aceh Dipolisikan Anggota DPR Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Metrobatam, Banda Aceh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Abdullah Saleh melaporkan akun Facebook milik Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf ke polisi. Laporan itu...
BAGIKAN