4 Bandar Sabu Internasional Ditangkap di Belakang Padang

1854

Metrobatam.com, Belakang Padang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, bersama jajaran Satreskrim Polsek Belakangpadang berhasil membongkar jaringan internasional peredaran barang haram Narkotika, jenis sabu berasal dari Negara Malaysia, Rabu (11/5) pagi, di Kampung Bugis Batu Gajah, RT 01 – RW 02, Kelurahan Sekanak, Kecamatan Belakangpadang.

Dalam penggerebekan itu, sedikitnya tim BNNP serta Polsek berhasil mengamankan empat orang pelaku, serta barang bukti narkoba jenis sabu kelas satu, seberat empat kilogram lebih, dari Negara Malaysia.

“Barang ini berhasil kita amankan dari kediaman Ferry alias Pengpeng.
Dalam kasus ini petugas mengamankan empat orang tersangka. Yakni Ferry alias Pengpeng, Yus, Ali dan Jafar,” kata Kombes Benny.

Tim yang dipimpin lansung Kepala Badan Narkortika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Kombes Benny Setiawan, dan Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Bubung Pramiadi, serta Kapolsek Belakangpadang, AKP Adi Sumardi, yang hadir dilokasi penggerebekan itu mengatakan, pengungkapan pelaku jaringan narkoba lintas negara itu berdasarkan hasil pengembangan atas penangkapan pelaku pengedar narkoba di daerah Batuaji dan Sagulung.

“Penggerebekan ini berawal dari pengembangan atas penangkapan pelaku pengedar sabu bernama Sudi dan Helmi, di jalan Perumahan Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Sagulung. Lalu, dari dua tersangka ini petugas menyita sabu seberat 100 gram, yang hendak dijualnya ke seorang pemesan. Nah, mendapat informasi tim langsung melakukan pengembangan,” kata Kombes Benny Setiawan.

Diungkapkan Kepala BNNP Kepri ini, berdasarkan hasil pemeriksaan awal barang haram sabu itu dibawa masuk ke Batam ini dari Negara Malaysia, melalui pelabuhan tikus yang ada di Pulau Sekanak.

“Kita duga, para pelaku telah berulang kali melakukan transaksi barang haram ini. Sehingga, mereka ini masuk sindikat internasional. Karena, aksi menyelundupkanya melalui perbatasan Negara RI dan Malaysia,” terang Komes Benny, saat ekspos di Mapolsek Belakang padang.

Untuk penyidikan lebih lanjut, barang bukti dan para tersangka digiring ke kantor BNNP Kepri, di Batubesar, Nongsa. Atas perbuatan delapan tersangka itu akan terancam pidana berat. Yaitu pasal penyalahgunan barang haram narkoba, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sementara Kapolsek Belakangpadang AKP Adi Sumardi, mengatakan,saat penangkapan itu beberapa personel kepolisian bersiaga disekitar lokasi penggerebekan. Sehingga beberapa warga sekitar terlihat heran dan penasaran, hingga akhirnya mengeta hui apa kejadian sebetulnya.

“Barang haram narkoba jenis sabu ini, mereka simpan dalam sebuah gudang tua, yang dikamuplasekan dalam tumpukan karung karung yang berisikan pasir. Sehingga, warga sekitar kampung itu tidak mengetahui aksi mereka. Atas pengungkapan ini, kita akan masih kembangkan lagi bersama pihak BNNP. Karena, kita menilai wilayah Belakangpadang ini cukup rawan untuk aksi penyeludupan barang haram ini serta barang semokel lainnya,” tukas AKP Adi Sumardi. (iwan).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Metrobatam, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak...

5 Pemancing Terjebak di Pulau Kosong karena Ombak Tinggi, Makanan Dikirim Pakai Tali

Metrobatam, Mojokerto - Sebanyak lima pemancing dikabarkan terjebak di Pulau Celeng, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (18/8). Hingga kini, upaya evakuasi kelima pemancing masih...

ICW Nilai Mayoritas Vonis Kasus Korupsi Ringan, Ini Kata Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis selama semester I 2017, mayoritas vonis kasus korupsi adalah ringan dengan rata-rata 0-4 tahun penjara. ICW...

Kemenag Bidik 4 Agen Umrah Bermasalah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) terus melacak sejumlah agensi umrah bermasalah di Tanah Air. Diperkirakan masih ada empat agensi umrah yang...

Polisi Sudah Periksa Habib Rizieq di Mekah

Metrobatam, Jakarta - Polisi ternyata diam-diam telah memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Pemeriksaan dilakukan di luar negeri. Kapolri Jenderal Tito...

Ketua MPR: Naskah Doa Tifatul Tak Ada Kata Agar Jokowi Gemuk

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Tubagus Hasanuddin menyatakan politisi PKS Tifatul Sembiring tidak sepantasnya mendoakan tubuh Presiden Joko Widodo bertambah gemuk saat membaca...

Golkar: Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 di Atas 65 Persen

Metrobatam, Jakarta - Golkar berkomitmen untuk konsisten mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Golkar optimistis Jokowi memenangi pilpres dengan perolehan suara di atas 65...