4 Mahasiswa Indonesia Ditangkap di Mesir, Ini Penjelasan KBRI Kairo

1586

Metrobatam, Jakarta – Empat keluarga mahasiswa yang sedang berkuliah di Mesir sempat menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon karena anggota keluarga mereka ditahan tanpa alasan oleh Kepolisian Mesir. Bagaimana penjelasan KBRI Kairo mengenai penangkapan 4 mahasiswa tersebut?

Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (5/5), pada tanggal 6 Juni KBRI menerima laporan dari 4 mahasiswa yang ditangkap yaitu Rifai Mujahidin Al Haq, Adi Kurniawan, Achmad Affandy Abdul Muis, dan Mufqi Al Banna. Penangkapan terjadi saat mereka hendak membeli makanan untuk berbuka puasa di pasar.

Tiba-tiba, mereka didatangi polisi dan menahan mereka di Kantor Polres Samanud meskipun telah menunjukkan dokumen asli. Penangkapan tersebut dilakukan polisi saat razia yang dicurigai telibat gerakan radikalisme. Selanjutnya KBRI Kairo menghubungi pihak Keamanan Nasional yang menangani Kedutaan-kedutaan asing di Mesir, namun pihak Kemanan Nasional tidak memilki informasi terkait hal tersebut.

Keesokan harinya, KBRI mengunjungi Kantor Polres Samanud untuk menyerahkan sejumlah dokumen imigrasi terhadap 4 mahasiswa tersebut namun kepolisian tidak dapat memutuskan soal pembebasan karena kasus sudah dilimpahkan oleh keamanan nasional. Tanggal 21 Juni, KBRI Kairo menemui Kepala Intelijan dan WNA Imigrasi Mogama El Tahrir dan memperoleh informasi bahwa Mufqi ditahan di Polsek Aga. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Aga Kolonel Faiq Al Zaki setelah kunjungan KBRI Kairo ke lokasi.

Kapolsek Aga menjelaskan, keempat mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo akan dideportasi dalam waktu dekat. Hal tersebut mengacu pada keputusan Mendagri Mesir. Keempat mahasiswa tersebut akan dideportasi seusai Idul Fitri. Pihak intelijen imigrasi Mesir meminta kepada keluarga dari 4 mahasiswa tersebut untuk menyiapkan tiket pesawat.

Tanggal 2 Juli KBRI telah mengontak kantor Imigrasi Tahrir terkait kepulangan 4 mahasiswa tersebut. Pada hari yang sama, KBRI Kairo menyampaikan kepada pihak keluarga untuk segera menyiapkan tiket pulang ke Indonesia.

Hingga saat ini KBRI Kairo belum pernah menerima pemberitahuan resmi dari pemerintah Mesir mengenai latar belakang dan alasan terjadinya penangkapan dimaksud meskipun KBRI Kairo telah menyampaikan beberapa nota diplomatik kepada Mendagri Mesir dan beberapa instansi terkait di Mesir.

Sebelumnya, empat keluarga mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Mesir menemui Fadli. Empat keluarga tersebut menemui Fadli karena anggota keluarga mereka ditahan oleh Kepolisian Mesir tanpa alasan.

“Ada empat masahasiwa Al Azhar University yang ditahan di kota Samanud, Mesir. Sudah satu bulan persis, semenjak tanggal 3 Juni 2017 mereka ditahan tanpa ada kejelasan status yang disampaikan oleh pihak keluarga,” kata Fadli usai bertemu dengan keempat keluarga itu di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/7).

“Saya butuhkan dokumen tertulis yang jadi dasar, termasuk kronologi,” lanjutnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Bintan akan Tinjau Pembendungan Bibir Pantai oleh Melia Resort Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Bintan akan turun untuk melihat pembendungan bibir pantai yang dilakukan oleh Melia Resort Bintan. Hal tersebut ucapkan...

Bupati Bintan Kunker ke Tambelan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan...

Terungkap! Total Korban Abu Tours 96 Ribu Jemaah Umrah

Metrobatam, Makassar - Total jemaah yang menjadi korban Abu Tours mencapai 96.601 orang, sebelumnya disebut 86 ribu. Sedangkan uang yang dikumpulkan Abu Tours dari...

Indonesia Bakal Punya ‘Shinkansen’ Made in Madiun

Metrobatam, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) terus berupaya untuk mengembangkan industri perkeretaapian lokal menjadi lebih maju dan modern. Salah satu...

Ketua KPK Keluhkan Dosen Kampus Negeri Cenderung “Membela” Terdakwa Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluh mereka kesulitan mencari ahli dari kalangan dosen universitas negeri untuk membantu pembuktian kasus...

Jum’at Keliling, Polsek Batam Kota Lakukan Kegiatan Memakmurkan Masjid

Metrobatam.com, Batam -  Jumat (20/04/2018) pada pukul 12.15 WIB bertempat di Mesjid Al Hidayah Perum Kopkar PLN Kel Belian Kec Batam kota-Kota Batam telah...

Bos IMF: Kami Melihat Indonesia Jauh Lebih Baik Sekarang

Washington DC - Ekonomi dunia tengah dalam kondisi pemulihan dengan prospek yang cerah, meski mmiliki risiko yang tetap perlu diwaspadai. Risiko itu terkait potensi...

MA Perberat Hukuman Dua Terdakwa Korupsi e-KTP Jadi 15 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP, Irman dan Sugiharto. Keduanya dijatuhi vonis menjadi...

Debat Jaksa KPK vs Fredrich: Dari Bakpao Hingga Sesendok Burjo

Metrobatam, Jakarta - Adu argumen kerap mewarnai persidangan Fredrich Yunadi. Mantan pengacara Setya Novanto itu hampir selalu menentang segala tudingan jaksa KPK padanya. Seringkali perdebatan...

Kisah Pilu TKW Aini yang Tak Jumpa Keluarga Sejak 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Tangis TKW Nur Aini (55) pecah saat melihat wajah keluarganya lewat sambungan video call dari kantor KBRI Riyadh, Arab Saudi. Nenek...

Ini Penjelasan Lengkap Menaker soal Polemik Perpres Tenaga Kerja Asing

Metrobatam, Jakarta - Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing yang diterbitkan Presiden Joko Widodo menuai polemik hingga berbuntut wacana pansus di DPR....

KPU: Tak Ada Alasan untuk Kembalikan Pilkada ke DPRD

Metrobatam,,Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan tidak ada alasan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD atau tidak dipilih secara...
BAGIKAN