4,1 Juta Kartu Indonesia Pintar Diberikan Khusus untuk Anak Putus Sekolah

179

Metrobatam, Palu – Mendikbud Muhadjir Effendi menyebut dari 17,9 juta Kartu Indonesia Pintar (KIP), baru 63 persen yang telah terdistribusi. Sebanyak 4,1 juta dari 17,9 juta KIP tersebut diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah.

“Dari 17,9 juta KIP yang tercetak, 13,8 Juta Kartu Indonesia Pintar dialokasikan untuk pendidikan formal dan sisanya 4,1 juta kita alokasikan untuk anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah,” ujar Direktorat Jenderal Paud dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar di sela-sela Peringatan Hari Aksara International ke 50 di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (20/10).

Harris mengatakan, pihaknya menggandeng TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penangulangan Kemiskinan) untuk memperoleh data anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“2,9 juta telah didistribusikan kepada penerima KIP sesuai nama dan alamat. Jadi sudah tidak ada alasan kalau KIP itu menumpuk di satu kantor kecamatan atau kelurahan,” imbuhnya.

Harris juga meminta pegiat pendidikan atau Pemda setempat melakukan penyisiran, khususnya untuk anak-anak putus sekolah. Sehingga dapat meningkatkan nilai mutu pendidikan masyarakat Indonesia.

“Kami minta kalau ada tetangga di sekeliling kita atau kerabat yang dirasakan sulit untuk sekolah dan memegang kartu PKH (Program Keluarga Harapan) dapat direkomendasikan untuk KIP ini. Sehingga dapat memberikan motivasi dan mengajak anak putus sekolah tersebut kembali ke sekolah. Mereka juga dapat mengikuti program kesetaraan paket A,B, dan C atau kursus pelatihan,” imbuhnya.

“Selain itu juga Disdik dapat membantu siswa yang telah mendapatkan KIP dan sudah masuk sekolah. Baik itu program kesetaraan atau kursus pelatihan dapat didaftarkan ke Dapodik, sehingga mereka juga bisa mendapatkan BOP (Bantuan Opersional Pendidikan),” lanjut Harris.

Menurut Harris selama ini dinas pendidikan di daerah masih menunggu penerima KIP di kantor. Seharusnya paradigma lama seperti itu sudah ditinggalkan.

“Makanya saya minta teman-teman untuk jemput bola, tinggalkan kebiasaan pelayanan masyarakat yang duduk di kantor. Sekarang turun ke lapangan dan mulai melakukan validasi kembali agar tepat sasaran,” paparnya.

Harris menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan harapan agar lembaga sertifikasi kompetensi diakui keberadaannya. Lembaga sertifikasi ini penting dalam menentukan tingkat kompetensi lulusan kursus dan pelatihan di dunia kerja.

“Program ini penting kami bahas agar semua peserta mampu memperkuat peran pendidikan non formal dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja,” pungkasnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN