4,1 Juta Kartu Indonesia Pintar Diberikan Khusus untuk Anak Putus Sekolah

178

Metrobatam, Palu – Mendikbud Muhadjir Effendi menyebut dari 17,9 juta Kartu Indonesia Pintar (KIP), baru 63 persen yang telah terdistribusi. Sebanyak 4,1 juta dari 17,9 juta KIP tersebut diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah.

“Dari 17,9 juta KIP yang tercetak, 13,8 Juta Kartu Indonesia Pintar dialokasikan untuk pendidikan formal dan sisanya 4,1 juta kita alokasikan untuk anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah,” ujar Direktorat Jenderal Paud dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar di sela-sela Peringatan Hari Aksara International ke 50 di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (20/10).

Harris mengatakan, pihaknya menggandeng TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penangulangan Kemiskinan) untuk memperoleh data anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“2,9 juta telah didistribusikan kepada penerima KIP sesuai nama dan alamat. Jadi sudah tidak ada alasan kalau KIP itu menumpuk di satu kantor kecamatan atau kelurahan,” imbuhnya.

Harris juga meminta pegiat pendidikan atau Pemda setempat melakukan penyisiran, khususnya untuk anak-anak putus sekolah. Sehingga dapat meningkatkan nilai mutu pendidikan masyarakat Indonesia.

“Kami minta kalau ada tetangga di sekeliling kita atau kerabat yang dirasakan sulit untuk sekolah dan memegang kartu PKH (Program Keluarga Harapan) dapat direkomendasikan untuk KIP ini. Sehingga dapat memberikan motivasi dan mengajak anak putus sekolah tersebut kembali ke sekolah. Mereka juga dapat mengikuti program kesetaraan paket A,B, dan C atau kursus pelatihan,” imbuhnya.

“Selain itu juga Disdik dapat membantu siswa yang telah mendapatkan KIP dan sudah masuk sekolah. Baik itu program kesetaraan atau kursus pelatihan dapat didaftarkan ke Dapodik, sehingga mereka juga bisa mendapatkan BOP (Bantuan Opersional Pendidikan),” lanjut Harris.

Menurut Harris selama ini dinas pendidikan di daerah masih menunggu penerima KIP di kantor. Seharusnya paradigma lama seperti itu sudah ditinggalkan.

“Makanya saya minta teman-teman untuk jemput bola, tinggalkan kebiasaan pelayanan masyarakat yang duduk di kantor. Sekarang turun ke lapangan dan mulai melakukan validasi kembali agar tepat sasaran,” paparnya.

Harris menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan harapan agar lembaga sertifikasi kompetensi diakui keberadaannya. Lembaga sertifikasi ini penting dalam menentukan tingkat kompetensi lulusan kursus dan pelatihan di dunia kerja.

“Program ini penting kami bahas agar semua peserta mampu memperkuat peran pendidikan non formal dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja,” pungkasnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Punya Andil Muluskan Suap APBD, KPK Tetapkan Wali Kota Mojokerto Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Mojokerto Masud Yunus diduga punya andil menyetujui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mojokerto Wiwiet Febryanto memberikan sejumlah...

Kebut Penyidikan, Istri hingga Anak Setya Novanto di Radar KPK

Metrobatam, Jakarta - Satu per satu orang terdekat Setya Novanto dipanggil penyidik KPK. Mulai dari kolega hingga istri dan anak Novanto dimintai keterangan. KPK tengah...

Kasus Gratifikasi Bupati Kukar, KPK Sita 1 Unit Apartemen Senilai Rp3,6 Miliar

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit Apartemen mewah senilai Rp3,6 miliar dalam kasus suap dan gratifikasi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar),...

Ratusan Bentor Hingga Raja Mandailing Ramaikan Acara Adat Pernikahan Bobby-Kahiyang

Metrobatam, Medan - Ratusan becak motor atau biasa disebut bentor akan mewarnai acara adat pernikahan Bobby - Kahiyang yang akan berlangsung hari ini. Keberadaan...

Polisi Larutkan Sabu 1,3 Kilogram Asal Malaysia ke Dalam Air

Metrobatam, Nunukan - Kepolisian Resor Nunukan, Kalimantan Utara memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 1,3 kilo gram selundupan dari Malaysia. Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi menyatakan,...

Agung: Ketua DPR Pengganti Novanto Jangan yang Punya Problem

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono bicara soal isu pergantian Ketua DPR pasca ditahannya Setya Novanto. Agung punya 1 kriteria utama,...

Dampingi Khofifah, Emil Dardak Resmi Dipecat PDIP

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader karena maju mendampingi Menteri Khofifah Indar Parawansa...

Perwira Polisi di Riau Kedapatan Bawa Bong Sabu

Metrobatam, Pekanbaru - Perwira di Polda Riau diamankan dalam kasus narkoba. Hasil tes urine, ternyata perwira itu negatif. Tetapi, dalam tasnya ada Bong alias...

Kelompok Abu Sayyaf Terdeteksi di Perbatasan RI-Malaysia

Metrobatam, Jakarta - Kelompok militan Abu Sayyaf yang dibombardir pemerintah Filipina bulan lalu terdeteksi sedang berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia. "Keberadaannya itu...

Napi Kendalikan Penyelundupan 600 Ribu Ekstasi dari Belanda

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 600 ribu butir ekstasi dari Belanda ke Jakarta. Penyelundupan ekstasi diduga dikendalikan dua...

Erick Thohir Jamin Penyelenggaraan Asian Games 2018 Membanggakan

Metrobatam, Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) mencari formula matang untuk menggeber Asian Games 2018. Erick Thohir menjamin perhelatan bakal membanggakan. Selain menyiapkan dari...

Dalang Genosida Bosnia Divonis Seumur Hidup

Metrobatam, Jakarta - Pengadilan kejahatan perang PBB menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup bagi Ratko Mladic akibat dinilai terbukti melakukan genosida terhadap 8.000 pria dan...
BAGIKAN