5 ABK Tugboat Hendri yang Dibajak Separatis Pulang ke Indonesia

285

Metrobatam.com, Nunukan – Kapal tunda (tugboat) Henry bersama tongkang Christy yang sempat dibajak kelompok separatis diduga Abu Sayyaf pada 15 April lalu, diperbolehkan kembali ke Tarakan, Kalimantan Utara, oleh pemerintah Diraja Malaysia.

Komandan Patroli KSOP Tarakan, Saharuddin, mengatakan kapal tunda Henry dan tongkang Christy mengangkut lima anak buah kapal (ABK), yakni Sembara Oktafian, Leonard Bastian Hetharia, Rohaidi, Royke Fransy Montolalu, Yohanis Serang, dan satu nahkoda bernama Capt Amser A.M. Lantang, bertolak dari Lahad Datu Sabah, Malaysia, menuju perairan Indonesia pukul 11.30, Kamis 21 April.

Sementara satu ABK atas nama Lambas Simanungkalit, korban yang tertembak saat peristiwa penculikan, masih dirawat di Rumah Sakit Tawau Malaysia.

Penyerahan tugboat ini dikawal oleh Polisi Perairan Malaysia yang disambut dua KRI yang sudah siaga di perbatasan Indonesia dan kini tinggal menunggu kedatangannya di Tarakan.

“Belum diketahui pasti kapan kapal ini tiba di Tarakan. Diperkirakan perjalanannya memakan waktu dua hingga tiga hari dan diperkirakan tiba antara Jumat (22 April) pukul pukul 19.00 atau paling lambat Sabtu besok (23 April). Yang penting Sabtu itu kami bersiaga,” kata Saharuddin kepada Media Indonesia, Jumat (22/4/2016).

Operasi penjemputan ABK tugboat Henry dan tongkang Christy rencananya dilaksanakan di perairan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Operasi ini dipimpin Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmatim, Laksamana Pertama I.N.G. Ariawan.

Ia tiba di Bandara Nunukan sekitar pukul 12:10 WITA dengan menumpang pesawat milik TNI AL dengan nomor lambung P-850. Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Hreesang Wisanggeni tampak menjemput kedatangan Danguspurla di Bandara Nunukan. Rombongan kemudian langsung menuju Pangkalan TNI AL Nunukan.

Operasi penjemputan ABK tugboat TB Henry dan tongkang Christy diperkirakan akan menggunakan KRI A. Yani yang sudah berada di Pangkalan TNI AL Nunukan sejak Rabu, 20 April lalu. Rencananya usai penyerahan para ABK tugboat Henry dan tongkang Christy oleh pemerintah Malaysia ke TNI AL di perairan Ambalat, para ABK akan langsung dibawa ke Lantamal TNI AL Tarakan untuk dipulangkan ke keluarga masing masing.

Terkait rencana operasi penjemputan ABK TB Henry, TNI AL memperketat pengamanan di wilayah Nunukan. Sejumlah petinggi TNI AL di Nunukan pun enggan dimintai keterangan terkait operasi penyerahan para ABK tersebut. Sejumlah wartawan yang berada di Nunukan dan Tarakan pun kesulitan mendapatkan informasi pemulangan ABK tersebut.

Kapal tunda Henry dan tongkang Christy dibajak kelompok bersenjata diduga jaringan Abu Sayyaf, pada 15 April, di perairanan Malaysia-Filipina. Namun, otoritas pengamanan Malaysia berhasil menghalau. Dua kapal yang di dalamnya terdapat enam ABK bisa diselamatkan dengan satu orang terluka. Sedangkan empat ABK lain dibawa kabur kelompok bersenjata menggunakan perahu cepat ke arah utara di sekitar perairan Tawi-Tawi, Filipina.

(sumber:metrotvnews.com)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Metrobatam, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak...

5 Pemancing Terjebak di Pulau Kosong karena Ombak Tinggi, Makanan Dikirim Pakai Tali

Metrobatam, Mojokerto - Sebanyak lima pemancing dikabarkan terjebak di Pulau Celeng, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (18/8). Hingga kini, upaya evakuasi kelima pemancing masih...

ICW Nilai Mayoritas Vonis Kasus Korupsi Ringan, Ini Kata Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis selama semester I 2017, mayoritas vonis kasus korupsi adalah ringan dengan rata-rata 0-4 tahun penjara. ICW...

Kemenag Bidik 4 Agen Umrah Bermasalah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) terus melacak sejumlah agensi umrah bermasalah di Tanah Air. Diperkirakan masih ada empat agensi umrah yang...

Polisi Sudah Periksa Habib Rizieq di Mekah

Metrobatam, Jakarta - Polisi ternyata diam-diam telah memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Pemeriksaan dilakukan di luar negeri. Kapolri Jenderal Tito...

Ketua MPR: Naskah Doa Tifatul Tak Ada Kata Agar Jokowi Gemuk

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Tubagus Hasanuddin menyatakan politisi PKS Tifatul Sembiring tidak sepantasnya mendoakan tubuh Presiden Joko Widodo bertambah gemuk saat membaca...

Golkar: Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 di Atas 65 Persen

Metrobatam, Jakarta - Golkar berkomitmen untuk konsisten mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Golkar optimistis Jokowi memenangi pilpres dengan perolehan suara di atas 65...