500 Orang Lebih Tewas, Nasib Korban Selamat Gempa Iran Memprihatinkan

662

Ankara – Korban tewas gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang Iran bertambah jadi lebih dari 500 orang. Para korban selamat kondisinya memprihatinkan.

Dilansir Reuters, Rabu (15/11), para korban selamat kini kelaparan dan kedinginan karena tidak ada tempat berlindung. Mereka mengkritik pemerintah dan menyebut bantuan sangat lambat dikirim.

Iran sendiri telah menghentikan operasi penyelamatan. Mereka beralasan peluang untuk menemukan korban selamat sangat kecil karena parahnya dampak kerusakan. Gempa 7,3 SR ini menewaskan setidaknya 530 orang dan melukai ribuan orang lainnya. Gempa 7,3 SR ini adalah gempa paling mematikan di Iran selama lebih dari 1 dekade.

Korban selamat banyak yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa yang melanda desa dan kota di Provinsi Kermanshah, di sepanjang perbatasan pegunungan dengan Irak. Mereka berjuang melalui hari-hari yang suram karena kekurangan makanan, air dan tempat tinggal.

Iran sejauh ini menolak tawaran bantuan asing. Padahal gempa dahsyat ini menurut pejabat Iran merusak 30.000 rumah dan menghancurkan 2 desa secara total.

Ribuan orang saat ini masih meringkuk di kamp darurat. Banyak juga orang lainnya memilih menghabiskan malam yang dingin di tempat terbuka karena mereka takut ada gempa susulan.

Televisi setempat menyiarkan rekaman penduduk desa yang menangis membawa mayat yang terbungkus selimut dan seprai berlumuran darah. Ada juga yang berupaya membongkar puing-puing dengan tangan kosong untuk mencari teman dan keluarga mereka yang hilang.

Salah seorang korban selamat menceritakan kondisinya saat ini. “Kami lapar Kami dingin, kami tidak punya rumah, kami sendirian di dunia ini,” ujarnya sambil menangis saat dihubungi via telepon. Dia kehilangan 10 anggota keluarganya di Kota Sarpol-e Zahab, yang terdampak paling parah.

“Rumahku sekarang penuh tumpukan lumpur dan ubin yang rusak, aku tidur di taman tadi malam, terasa dingin dan aku takut,” ucapnya. Hal yang sama juga diungkap korban selamat lainnya bernama Reza. Dia mengatakan kehilangan 34 anggota keluarganya.

“Kami menghabiskan dua malam di udara dingin, di mana bantuannya?” ujarnya.

“Dingin, anak-anak saya kedinginan Kami memiliki air dan makanan tapi tidak ada tenda, gempa tidak membunuh kita tapi cuaca dingin akan membunuh kita,” kata seorang wanita berusia 30-an di pengungsian.

Siaran televisi juga menayangkan rekaman korban selamat yang menunggu untuk diobati. Ratusan korban luka kritis dikirim ke rumah sakit di Teheran.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan, tempat penampungan darurat yang disediakan masih kurang. Mereka juga kekurangan listrik dan air. Selain itu, kondisi jalan yang rusak menghambat usaha pasokan bantuan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah mendesak badan-badan pemerintah pada hari Selasa (14/11) untuk mempercepat upaya bantuan. Sementara Presiden Iran Hassan Rouhani telah berkunjung ke daerah yang tertimpa bencana dan berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara singkat. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN