7 ABK Kapal Penyulundup Rokok Konsumsi Sabu

185

Metrobatam.com, Karimun – Tujuh awak kapal cepat atau “speed boat” penyelundup rokok impor senilai miliaran rupiah yang ditangkap Bea Cukai Kepulauan Riau, mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

“Tujuh ABK itu positif mengonsumsi sabu-sabu setelah mereka menjalani tes urine,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo di Kanwil BC Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Selasa.

Speed boat tanpa menggunakan lima mesin Yamaha berkekuatan masing-masing 200 Pk, ditangkap kapal patroli BC-10021 di perairan Pulau Mantang (di bawah Pulau Bintan) pada Sabtu (23/4) dinihari.

Evy Suhartantyo menjelaskan, ketujuh ABK kapal menjalani tes urine setelah petugas patroli menemukan dua botol alat isap sabu-sabu saat memeriksa muatan kapal.

“Kemudian, ada ABK yang mengaku kalau mereka mengkonsumsi sabu-sabu sebelum berangkat. Pengakuan itu kita buktikan dengan tes urine, hasilnya air seni tujuh ABK positif mengandung metamphetamine yang merupakan zat terkandung dalam sabu-sabu,” jelasnya.

Evy mengatakan bahwa petugas patroli tidak menemukan sabu-sabu di atas kapal sehingga belum ada bukti kalau mereka juga mengedarkan sabu-sabu sambil mengangkut rokok ilegal.

“Tidak ada ditemukan, bisa saja mereka buang sebelum petugas berhasil melakukan pencegatan,” kata dia.

Dia menuturkan, enam dari tujuh ABK tersebut telah ditahan sementara di sel BC Kepri, sedangkan satu ABK lain masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Batam setelah terkena pantulan peluru yang ditembakkan petugas BC saat melakukan pencegatan.

“Proses hukum kasus sabu-sabu terhadap tujuh ABK itu kita koordinasikan dengan kepolisian. Sedangkan nakhoda kapal kita tahan dengan pelanggaran tindak pidana penyelundupan impor,” ucapnya.

Speed boat tanpa nama tersebut mengangkut 400 karton dua merek rokok, yaitu merek A100 Classic sebanyak 254 karton, terdiri atas 80 slop per karton dengan isi 10 bungkus per slop. Kemudian, merek Luffman sebanyak 103 karton, terdiri atas 50 slop per karton dan 10 bungkus per slop.

“Jumlahnya 400 karton, namun sebanyak 40 karton dibuang ke laut oleh kru kapal untuk menghadang laju kapal patroli kita,” katanya.

Potensi kerugian negara dari penyelundupan rokok tersebut ditaksir sebesar Rp1.181.532.000. Sedangkan nilai barang diperkirakan tiga kali lipat lebih tinggi dari nilai kerugian negara, kata dia.

Saat pencegatan, petugas patroli sempat mendapat perlawanan sehingga terpaksa melumpuhkan dengan menembak mesin speed boat tersebut. (Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN