7 ABK Kapal Penyulundup Rokok Konsumsi Sabu

188

Metrobatam.com, Karimun – Tujuh awak kapal cepat atau “speed boat” penyelundup rokok impor senilai miliaran rupiah yang ditangkap Bea Cukai Kepulauan Riau, mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

“Tujuh ABK itu positif mengonsumsi sabu-sabu setelah mereka menjalani tes urine,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo di Kanwil BC Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Selasa.

Speed boat tanpa menggunakan lima mesin Yamaha berkekuatan masing-masing 200 Pk, ditangkap kapal patroli BC-10021 di perairan Pulau Mantang (di bawah Pulau Bintan) pada Sabtu (23/4) dinihari.

Evy Suhartantyo menjelaskan, ketujuh ABK kapal menjalani tes urine setelah petugas patroli menemukan dua botol alat isap sabu-sabu saat memeriksa muatan kapal.

“Kemudian, ada ABK yang mengaku kalau mereka mengkonsumsi sabu-sabu sebelum berangkat. Pengakuan itu kita buktikan dengan tes urine, hasilnya air seni tujuh ABK positif mengandung metamphetamine yang merupakan zat terkandung dalam sabu-sabu,” jelasnya.

Evy mengatakan bahwa petugas patroli tidak menemukan sabu-sabu di atas kapal sehingga belum ada bukti kalau mereka juga mengedarkan sabu-sabu sambil mengangkut rokok ilegal.

“Tidak ada ditemukan, bisa saja mereka buang sebelum petugas berhasil melakukan pencegatan,” kata dia.

Dia menuturkan, enam dari tujuh ABK tersebut telah ditahan sementara di sel BC Kepri, sedangkan satu ABK lain masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Batam setelah terkena pantulan peluru yang ditembakkan petugas BC saat melakukan pencegatan.

“Proses hukum kasus sabu-sabu terhadap tujuh ABK itu kita koordinasikan dengan kepolisian. Sedangkan nakhoda kapal kita tahan dengan pelanggaran tindak pidana penyelundupan impor,” ucapnya.

Speed boat tanpa nama tersebut mengangkut 400 karton dua merek rokok, yaitu merek A100 Classic sebanyak 254 karton, terdiri atas 80 slop per karton dengan isi 10 bungkus per slop. Kemudian, merek Luffman sebanyak 103 karton, terdiri atas 50 slop per karton dan 10 bungkus per slop.

“Jumlahnya 400 karton, namun sebanyak 40 karton dibuang ke laut oleh kru kapal untuk menghadang laju kapal patroli kita,” katanya.

Potensi kerugian negara dari penyelundupan rokok tersebut ditaksir sebesar Rp1.181.532.000. Sedangkan nilai barang diperkirakan tiga kali lipat lebih tinggi dari nilai kerugian negara, kata dia.

Saat pencegatan, petugas patroli sempat mendapat perlawanan sehingga terpaksa melumpuhkan dengan menembak mesin speed boat tersebut. (Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN