RT/RW Baloi Kolam Pertanyakan Izin Yang Mengaku Memiliki Lahan Dam Baloi

    686

    baloi kolam

    Metrobatam.com, Batam – Ketua RT/RW  Baloi Kolam mendatangi Kantor BP Batam. mereka mempertanyakan persoalan lahan yang di tempati selama berpuluh tahun.

    Persoalan terjadi setelah lahan Baloi Kolam atau disebut Dam baloi ini dialih fungsikan. Pengalihan fungsi hutan lindung di Baloi Dam didasari oleh nota kesepahaman ( MoU ) antara Pemerintah Kota dan Otorita Batam tentang pengembangan Baloi Dam. Nota kesepahaman itu No. 12/MoU/IX/2003 dan No. 15/PERJ-KA/IX/2003 tanggal 12 September 2003 yang berpedoman pada Rencana Tata Ruang dan Wilayah ( RTRW ) Batam.

    Penandatanganan nota kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Kehutanan M. Prakoso ketika itu. Tetapi, ada catatan didalam nota kesepakatan : bahwa lahan Baloi Dam belum bisa diterbitkan izin prinsipnya ( IP), bila Pemko dan Otorita Batam belum menetapkan lahan pengganti atas 119,6 ha lahan yang beralih fungsi.

    Pengalih fungsian kawasan hutan lindung tersebut telah ditenggarai dengan diterbitkan beberapa Ijin Prinsip ( IP ), diantaranya tertanggal 29 Oktober 2003. IP tersebut, ditandatangani oleh Wakil Walikota Batam Asman Abnur dan Ketua Otorita Batam Ismeth Abdullah  ketika itu. Disana dituliskan, lahan tersebut diperuntukan untuk jasa berikut harga Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar Rp.51.750,- permeter persegi, dengan masa pembayaran untuk 30 tahun lunas.

    Ketua RT dan RW yang datang bersama Uba Ingan Sigalingging di sambut oleh Humas BP Batam (Suyatmono). Mereka mempertanyakan lahan yang di tempati mereka yang digarap oleh PT Arsikon sebagai Kontraktor dari PT Mega Indah Propertindo (MIP).

    “Kedatangan kami kemari mempertanyakan tentang lahan yang kami tempati berpuluh pulu tahun, Kami juga mempertanyakan Legalitas dari Pihak pihak yang mengaku memiliki Izin, kalau di bilang kami menyerobot itu salah besar, kami menempati jauh sebelum ada yang mengkleim bahwa ini tanah mereka. dan sebelum alih fungsi hutan lindung pada tahun 2001 kami juga sudah membuat surat permohonan Pemutihan lahan kepada Otorita Batam. pada saat itu bapak Mustofa Wijaya masih sebagai Direktur Lahan tapi sampai saat ini belum ada balasan”ujar Agustan Marbun Ketua RW 16 Baloi Kolam.

    Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT 07/RW 16 Baloi Kolam Naek Sianturi, dia mengatakan, “Kami ini seperti tidak dianggap oleh pemerintah baik Pemko Batam maupun BP Batam. KTP kami punya dan kalau mau pemilu kita di ikut sertakan dalam memilih, malah setiap mau pemilu selalu kami di cari cari dan bermanis mulut tapi kalau lagi ada masalah besar begini pada cuek cuek semua”.

    “Dan pada saat ini yang menjadi persoalan secara piskologis adalah adanya TNI yang berpakaian lengkap dan bersenjata lengkap di dekat pemukiman warga kami, dan pernah juga kami mendengarkan suara ledakan seperti bom atau granat, katanya mereka latihan di tempat itu. katanya lahan yang mau di bangun tapi kok ada tentara yang seakan akan menakuti kita, tambah Naek Sianturi”

    Humas BP Batam Suyatmo yang menemui mereka mengatakan, ” Saya akan sampaikan ke pimpinan terkait dengan izin izin atau PL yang dipertanyakan oleh  RT dan RW Baloi Kolam, termasuk juga dengan keberatan warga atas keberadaan TNI yang ada di sana, saat ini Pimpinan lagi tidak di tempat “. (Indra Dinan)

     

     

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

    Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

    Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

    Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

    Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

    Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

    Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

    Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

    Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

    Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

    Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

    Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

    Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

    Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

    Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

    Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

    Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

    Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

    Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

    Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

    JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...