RT/RW Baloi Kolam Pertanyakan Izin Yang Mengaku Memiliki Lahan Dam Baloi

    698

    baloi kolam

    Metrobatam.com, Batam – Ketua RT/RW  Baloi Kolam mendatangi Kantor BP Batam. mereka mempertanyakan persoalan lahan yang di tempati selama berpuluh tahun.

    Persoalan terjadi setelah lahan Baloi Kolam atau disebut Dam baloi ini dialih fungsikan. Pengalihan fungsi hutan lindung di Baloi Dam didasari oleh nota kesepahaman ( MoU ) antara Pemerintah Kota dan Otorita Batam tentang pengembangan Baloi Dam. Nota kesepahaman itu No. 12/MoU/IX/2003 dan No. 15/PERJ-KA/IX/2003 tanggal 12 September 2003 yang berpedoman pada Rencana Tata Ruang dan Wilayah ( RTRW ) Batam.

    Penandatanganan nota kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Kehutanan M. Prakoso ketika itu. Tetapi, ada catatan didalam nota kesepakatan : bahwa lahan Baloi Dam belum bisa diterbitkan izin prinsipnya ( IP), bila Pemko dan Otorita Batam belum menetapkan lahan pengganti atas 119,6 ha lahan yang beralih fungsi.

    Pengalih fungsian kawasan hutan lindung tersebut telah ditenggarai dengan diterbitkan beberapa Ijin Prinsip ( IP ), diantaranya tertanggal 29 Oktober 2003. IP tersebut, ditandatangani oleh Wakil Walikota Batam Asman Abnur dan Ketua Otorita Batam Ismeth Abdullah  ketika itu. Disana dituliskan, lahan tersebut diperuntukan untuk jasa berikut harga Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar Rp.51.750,- permeter persegi, dengan masa pembayaran untuk 30 tahun lunas.

    Ketua RT dan RW yang datang bersama Uba Ingan Sigalingging di sambut oleh Humas BP Batam (Suyatmono). Mereka mempertanyakan lahan yang di tempati mereka yang digarap oleh PT Arsikon sebagai Kontraktor dari PT Mega Indah Propertindo (MIP).

    “Kedatangan kami kemari mempertanyakan tentang lahan yang kami tempati berpuluh pulu tahun, Kami juga mempertanyakan Legalitas dari Pihak pihak yang mengaku memiliki Izin, kalau di bilang kami menyerobot itu salah besar, kami menempati jauh sebelum ada yang mengkleim bahwa ini tanah mereka. dan sebelum alih fungsi hutan lindung pada tahun 2001 kami juga sudah membuat surat permohonan Pemutihan lahan kepada Otorita Batam. pada saat itu bapak Mustofa Wijaya masih sebagai Direktur Lahan tapi sampai saat ini belum ada balasan”ujar Agustan Marbun Ketua RW 16 Baloi Kolam.

    Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT 07/RW 16 Baloi Kolam Naek Sianturi, dia mengatakan, “Kami ini seperti tidak dianggap oleh pemerintah baik Pemko Batam maupun BP Batam. KTP kami punya dan kalau mau pemilu kita di ikut sertakan dalam memilih, malah setiap mau pemilu selalu kami di cari cari dan bermanis mulut tapi kalau lagi ada masalah besar begini pada cuek cuek semua”.

    “Dan pada saat ini yang menjadi persoalan secara piskologis adalah adanya TNI yang berpakaian lengkap dan bersenjata lengkap di dekat pemukiman warga kami, dan pernah juga kami mendengarkan suara ledakan seperti bom atau granat, katanya mereka latihan di tempat itu. katanya lahan yang mau di bangun tapi kok ada tentara yang seakan akan menakuti kita, tambah Naek Sianturi”

    Humas BP Batam Suyatmo yang menemui mereka mengatakan, ” Saya akan sampaikan ke pimpinan terkait dengan izin izin atau PL yang dipertanyakan oleh  RT dan RW Baloi Kolam, termasuk juga dengan keberatan warga atas keberadaan TNI yang ada di sana, saat ini Pimpinan lagi tidak di tempat “. (Indra Dinan)

     

     

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

    Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

    Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

    Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

    Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

    Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

    Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

    Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

    Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

    Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

    Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

    Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

    Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

    Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

    Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

    Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

    PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

    Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

    Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

    Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

    Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
    BAGIKAN