Ini Kronologi Jatuhnya Super Tucano

    858

    pesawat tokano

    Metrobatam.com, Malang – Pesawat Super Tucano TT 3108 yang jatuh di Malang tengah melakukanflight test setelah menjalani perawatan rutin 300 jam terbang. Pemeliharaan dilakukan secara prosedural terhadap semua sistem yang digunakan pesawat tempur taktis pabrikan Embraer Defence and Security Brazil.

    “Setiap 50 jam diperiksa, ada pemeliharaan,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Agus Supriatna di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh Malang, 10 Februari 2016. Pemeliharaan, katanya, dilakukan pada Selasa kemarin. Pesawat lepas landas dari landasan pacu pukul 09.25 WIB.

    Tes terbang, kata Agus, dilaksanakan di ketinggian 25 ribu kaki untuk mencari kecepatan point 56match number. Setelah turun di ketinggian 15 ribu kaki, pilot berkomunikasi dengan menara kontrol mengenai performance pesawat. “Check performance pada ketinggian 15 ribu feet,” katanya.

    Pada ketinggian itu dilakukan sejumlah performance, meliputi serangkaian manuver termasuk terbang aerobatic. Menurut Agus, seharusnya pilot melaporkan keseluruhan ke menara kontrol.

    Namun pada pukul 09.59 WIB menara kontrol kehilangan komunikasi dengan pilot. Pada saat itu pesawat tengah terbang dengan sudut kemiringan 30 derajat. Seharusnya pilot terbang pada ketinggian 8 ribu kaki dengan menguji kecepatan 320 knot. Pesawat diperkirakan jatuh pukul 10.09 WIB atau 10 menit setelah hilang kontak.

    “Tim identifikasi tengah bekerja untuk menngetahui penyebab pesawat Super Tucano jatuh. Apakah karena faktor kesalahan manusia atau karena persoalan teknis,” ujar Agus. Untuk mengetahui penyebab pesawat jatuh, TNI akan mengangkat badan pesawat yang menghujam ke tanah.

    Setelah badan diangkat, katanya, akan diteliti keterkaitan antara baling-baling, mesin dan fuel control unit (FCU). Selain itu, juga bisa dilihat melalui video recorder yang terdapat di dalam kokpit pesawat tersebut. Jika seluruh bagian diangkat, katanya, akan diketahui masalah utamanya.

    Pilot Super Tucano Mayor Ivy Safatillah merupakan pilot yang telah teruji. Yakni telah memiliki 3 ribu jam terbang dan menerbangkan Super Tucano 300 jam. “Pilot juga sekolah di Brasil khusus menerbangkan Super Tucano,” ujarnya.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

    Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

    Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

    Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

    Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

    Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

    Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

    Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

    Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

    Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

    Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

    Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

    Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

    Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

    Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

    Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

    Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
    BAGIKAN