Giliran LAM Desak Efendi Simbolon Minta Maaf

    187

    efendi simbolon

    Metrobatam.com, Pekanbaru – Setelah mantan Walikota Batam yang juga anggota DPR-RI, Nyat kadir, sekarang giliran Lembaga Adat Melayu Lembaga Adat Melayu Riau mendesak anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon meminta maaf secara terbuka kepada orang melayu atas pernyataannya yang mengandung SARA.

    Warga melayu Riau merasa terhina atas ucapan Effendi Simbolon di satu media online menyebutkan, demokrasi tanpa idealisme adalah ‘demokrasi ala Melayu’ meresahkan banyak pihak di Riau, terutama di kalangan orang-orang Melayu.

    Pernyataan itu diucapkan Effendi saat mengkritik tiga partai yakni Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional, yang secara resmi menyatakan dukung pemerintah. Ini dianggap menghancurkan demokrasi hingga rawan menimbulkan korupsi. Tiga partai disebut tidak memiliki idealisme yang disebut ala melayu.

    “Pernyataan yang dimuat salah satu media online itu melecehkan budaya Melayu”, kata Ketua Umum Dewan Pembina Harian Lembaga Adat Melayu Riau, Al Azhar, Jumat, 12 Februari 2016.

    Menurut Al Azhar, Mengaitkan hal-hal negatif dengan etnik tertentu atau stigma etnisitas adalah salah satu cara kolonial untuk memecah-belah dan menciptakan konflik di nusantara.

    Dalam konteks masa kini, menurut Al azhar, pernyataan Efendi Simbolon itu jelas bermuatan SARA. Oleh karena itu, Al azhar berharap Efendi Simbolon hanya salah ucap, dan segera minta maaf secara terbuka, bukan hanya kepada orang Melayu, tapi juga kepada semua komponen bangsa di Indonesia ini.

    “Namun, bila ucapan itu lahir dari anggapan laten yang tertanam di benaknya, maka Efendi Simbolon patut dianggap sebagai musuh yang harus disingkirkan demi keutuhan bangsa,” kata budayawan Riau ini.

    Reaksi keras mengutuk ucapan Effendi Simbolon mulai marak terjadi di Riau. Mahasiswa asal Pelalawan, Kamis kemarin mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau menyampaikan perasaan terhina mereka.

    Mereka menyatakan akan melakukan semua cara sampai Efendi Simbolon menarik ucapannya yang menghina etnik Melayu itu, dan meminta maaf secara terbuka menurut adat-budaya Melayu Riau.

    Al Azhar mengaku akan mengajak pengurus Lembaga Adat Melayu Riau untuk melakukan musyawarah menyikapi pernyataan Efendi Simbolon itu. “Insya Allah, kita akan membahas isu ini”, kata Al azhar.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

    Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

    Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

    Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

    ‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

    Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

    Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

    Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

    Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

    Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

    Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

    Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

    Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

    Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

    Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

    Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...

    Trump Mengklaim ISIS Jatuh Sangat Cepat

    Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mulai runtuh. Klaim ini disampaikan...

    BNN Bersama GANN Kota Batam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

    Metrobatam.com, Batam - GANN adalah singkatan dari Generasi Anti Narkotika Nasional, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari keprihatinan...

    41 Rumah Terbakar di Medan, BPBD Dirikan Posko Pengungsian di Masjid

    Metrobatam, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat...