Giliran LAM Desak Efendi Simbolon Minta Maaf

    161

    efendi simbolon

    Metrobatam.com, Pekanbaru – Setelah mantan Walikota Batam yang juga anggota DPR-RI, Nyat kadir, sekarang giliran Lembaga Adat Melayu Lembaga Adat Melayu Riau mendesak anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon meminta maaf secara terbuka kepada orang melayu atas pernyataannya yang mengandung SARA.

    Warga melayu Riau merasa terhina atas ucapan Effendi Simbolon di satu media online menyebutkan, demokrasi tanpa idealisme adalah ‘demokrasi ala Melayu’ meresahkan banyak pihak di Riau, terutama di kalangan orang-orang Melayu.

    Pernyataan itu diucapkan Effendi saat mengkritik tiga partai yakni Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional, yang secara resmi menyatakan dukung pemerintah. Ini dianggap menghancurkan demokrasi hingga rawan menimbulkan korupsi. Tiga partai disebut tidak memiliki idealisme yang disebut ala melayu.

    “Pernyataan yang dimuat salah satu media online itu melecehkan budaya Melayu”, kata Ketua Umum Dewan Pembina Harian Lembaga Adat Melayu Riau, Al Azhar, Jumat, 12 Februari 2016.

    Menurut Al Azhar, Mengaitkan hal-hal negatif dengan etnik tertentu atau stigma etnisitas adalah salah satu cara kolonial untuk memecah-belah dan menciptakan konflik di nusantara.

    Dalam konteks masa kini, menurut Al azhar, pernyataan Efendi Simbolon itu jelas bermuatan SARA. Oleh karena itu, Al azhar berharap Efendi Simbolon hanya salah ucap, dan segera minta maaf secara terbuka, bukan hanya kepada orang Melayu, tapi juga kepada semua komponen bangsa di Indonesia ini.

    “Namun, bila ucapan itu lahir dari anggapan laten yang tertanam di benaknya, maka Efendi Simbolon patut dianggap sebagai musuh yang harus disingkirkan demi keutuhan bangsa,” kata budayawan Riau ini.

    Reaksi keras mengutuk ucapan Effendi Simbolon mulai marak terjadi di Riau. Mahasiswa asal Pelalawan, Kamis kemarin mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau menyampaikan perasaan terhina mereka.

    Mereka menyatakan akan melakukan semua cara sampai Efendi Simbolon menarik ucapannya yang menghina etnik Melayu itu, dan meminta maaf secara terbuka menurut adat-budaya Melayu Riau.

    Al Azhar mengaku akan mengajak pengurus Lembaga Adat Melayu Riau untuk melakukan musyawarah menyikapi pernyataan Efendi Simbolon itu. “Insya Allah, kita akan membahas isu ini”, kata Al azhar.

    Sumber Tempo.co

    BERITA TERKINI

    Guru Gugat UU Perlindungan Anak, Ahli: Kenapa Harus Takut?

    Metrobatam, Jakarta - Ahli hukum pidana Agustinus Pohan menilai guru tidak perlu takut dikriminalisasi oleh UU Perlindungan Anak. Mereka seharusnya mereka dapat lebih menyikapi...

    Mantap! TNI AD Juara Umum Lomba Tembak Antarnegara di Australia

    Metrobatam, Tangerang – TNI AD berhasil menjadi juara umum dalam turnamen Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM), yakni lomba tembak bergengsi antar-angkatan...

    Serang Kapal Petugas Bea Cukai, Penyelundup Pakaian Bekas Malaysia Berhasil Ditangkap

    Metrobatam, Medan - Kapal BC20002 milik Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Operasi Jaring Sriwijaya Direktorat Bea dan Cukai, menangkap satu unit kapal barang di...

    Diduga Matikan Listrik saat Berbuka, Warga Rusak Kantor PLN

    Metrobatam, Pekanbaru - Ratusan warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, Riau mengamuk dan mendatangi Kantor PLN, Minggu (28/5). Aksi ini sebagai tindak kekecewaan warga...

    Rudal Balistik Korea Utara Meluncur dan Mendarat di Laut Jepang

    Metrobatam, Jakarta - Korea Utara menguji coba peluncuran rudal balistik pada Minggu (28/5) waktu setempat. Ini adalah uji coba teranyar. Rudal jatuh di teritori...

    Polres Bogor Ancam Pidana Ormas yang Sweeping Selama Ramadan

    Metrobatam, Bogor – Kepolisian Resor Bogor melarang keras organisasi masyarakat (ormas) melakukan segala bentuk aksi sweeping selama Ramadan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kapolres...

    Kewenangan TNI Masuk RUU Terorisme, Wiranto: Kita Harus Total

    Metrobatam, Jakarta - Panja Revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Terorisme DPR RI sepakat memasukkan kewenangan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kewenangan TNI akan...

    Rusia Bikin Pesawat Saingan Airbus dan Boeing, Ini Penampakannya

    Moskow - Mengikuti jejak China yang membuat pesawat C919 saingan Airbus dan Boeing, Rusia juga melakukan hal yang sama. Pada hari Minggu kemarin, Rusia...

    Isak Tangis Warnai Kecelakaan Maut, Tiga Korban Tewas Satu Keluarga

    Metrobatam, Medan - Tiga jasad korban tewas dalam kecelakaan maut truk trailer pengangkut alat berat di medan, Sumatera Utara, disemayamkan di ruang instalasi jenazah,...

    Polisi Tangkap Admin muslim_cyber1, FPI: Bukan Anggota FPI

    Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap HP (23), salah satu admin akun Instagram muslim_cyber1. Meski kebanyakan postingannya membela Imam Besar FPI Habib Rizieq, HP bukanlah...

    Aceh Diguncang Gempa 5 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

    Metrobatam, Jakarta - Pagi ini, masyarakat Aceh dikagetkan dengan gempa bumi. Gempa tersebut dirasa cukup keras dengan kekuatan 5 Skala Richter. "Gempa bumi 5 SR...

    Pengembang Rumah Rakyat Tanggung ‘Biaya Siluman’ Rp6,5 Miliar

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia Property Watch (IPW) menduga terdapat sejumlah oknum nakal dari kalangan pemerintah daerah (pemda) yang membebankan biaya tidak resmi atau 'biaya...