Acara Mahathir Mohamad Berubah Rusuh, Sepatu dan Kursi Beterbangan

1950

Kuala Lumpur – Sebuah forum yang dipimpin oleh eks-Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang berusaha menggulingkan pemerintahan, berubah menjadi kerusuhan. Peserta acara melemparkan sepatu dan kursi, suar dinyalakan.

Dilansir AFP, Senin (14/8), kerusuhan itu berlangsung di Shah Alam, pinggiran Kuala Lumpur, pada Minggu (13/8) kemarin. Acara pertemuan di aula kota itu diadakan untuk membahas skandal finansial yang menjerat Perdana Menteri Najib Razak, yang mendorong Mahathir untuk bereaksi.

Saat 90 menit acara berlangsung, provokator mulai melemparkan sepatu, kursi, dan botol ke arah Mahathir. Hal ini diceritakan oleh penyelenggara acara Syed Saddiq Syed Abdul Rahman kepada AFP.

Mereka juga menyalakan suar saat kerusuhan pecah. Sebuah video menunjukkan suasana ruangan yang dipenuhi asap.

Mahathir yang telah mendengarkan berbagai pertanyaan para hadirin kemudian dilarikan dari gedung. Dia dipastikan tak terluka akibat kejadian ini. Namun ada dua orang yang terluka.

“Jelas ini dirancang untuk membungkam Mahathir dan oposisi,” kata Syed Saddiq, kepala kepemudaan Partai Bersatu yang didirikan Mahathir.

“Tapi kita tidak akan takut dengan orang-orang pengecut,” ujarnya.

Oposisi senior Azmin Ali menyalahkan Najib yang “menggunakan premanisme untuk membungkan Mahathir. Ini adalah tindakan pengecut”.

Tak jelas siapakah yang berada di balik aksi kekerasan ini. Namun ketegangan politik memang nyata adanya dan muncul sebelum Pemilu pertengahan 2018 nanti. Mahathir melihat ada ancaman di sebalik fenomena ini.

Mahathir yang menjadi perdana menteri pada 1981 sampai 2003 itu telah mengucilkan Najib melalui dugaan miliaran yang dirampok dari dana investasi negara, 1MDB. Dugaan itu disampaikan secara berani dalam kampanye tentang pencucian uang.

Sebelum kerusuhan pecah pada pertemuan bertajuk ‘Tak Ada yang Disembunyikan’ yang dihadiri 2.000 orang itu, Mahathir telah mengulangi kritiknya terhadap Najib dalam kaitannya dengan kasus 1 MDB.

Najib yang berasal dari UMNO itu membantah tuduhan soal 1MDB itu. Partai Mahathir telah bergabung dengan koalisi oposisi Pakatan Harapan. Bulan lalu, Mahathir diumumkan sebagai kepala koalisi dan seteru masa lalunya, Anwar Ibrahim yang di penjara, sebagai pemimpin keseluruhan.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...

Anggota DPRD Ini Lima Tahun Bisnis BBM Ilegal

Metrobatam, Bandung - JI (53), anggota DPRD Kabupaten Pangandaran nyambi menjadi penjual BBM ilegal. JI menjalankan bisnisnya sudah lima tahun. "Yang bersangkutan sudah 5 tahun...

PPP Cari Figur yang Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - PPP kembali mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan belum memilih siapa yang akan diusung...

Mantan Ketua Fraksi Demokrat Ngaku Terima Rp970 Juta dari Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsah mengaku menerima uang Rp970 juta dari mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI...

KPK Segera Rilis Evaluasi Praperadilan Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan hasil kajian atas kekalahan dalam praperadilan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov. Ketua KPK Agus Rahardjo...

Warga Mulai Ragukan Rumah DP Nol Persen Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Warga mulai mempertanyakan janji gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tentang program Rumah dengan uang...
BAGIKAN