Agar Terhindar Dari Depresi Anak , Coba Pola Pengasuhan Ini

    270

    depresi anak

    Metrobatam.com, Jakarta – Tidak semua anak beruntung dibesarkan di tengah keluarga yang berkecukupan secara ekonomi. Sebagian anak terpaksa hidup di dalam jurang kemiskinan, karena dilahirkan di tengah keluarga yang kurang mampu.

    Ironisnya, sebuah penelitian terbaru dari Washington University School of Medicine di St. Louis mengungkapkan anak-anak yang tumbuh di tengah kemiskinan cenderung mengalami perkembangan otak tak maksimal.

    Mereka ditengarai memiliki volume otak yang lebih kecil jika dibandingkan dengan anak-anak yang dibesarkan di tengah keluarga mampu. Namun, dengan cara pengasuhan yang tepat, anak dengan masalah volume otak sebenarnya tetap dapat tumbuh secara normal.

    Menurut hasil studi psikiater anak dari Washington University School of Medicine, Joan Luby, anak-anak yang lahir di tengah kemiskinan cenderung memiliki volume hippocampusdanamygdala lebih kecil dari ukuran normal.

    Kedua areal di otak tersebut memiliki peran penting sebagai penyimpan memori dan emosi pada manusia. Secara umum, volume otak yang lebih besarselama masih berada di ambang batas normalcenderung lebih sehat ketimbang otak yang kecil, kata Joan.

    Dia menjelaskan anak dengan volume otak yang lebih kecil dari ukuran normal biasanya memiliki kondisi fisik yang kurang sehat. Hal tersebutjika ditelusuriternyata berkaitan dengan asupan yang tidak mencukupi sebagai dampak dari kemiskinan.

    Studi yang dilakukan Joan membuktikan adanya kemiripan pola kondisi perkemangan otak pada anak-anak miskin. Namun, Joan juga menemukan faktor lain yang dapat menyelamatkan tumbuh kembang anak-anak dengan volume otak kecil.

    Faktor tersebut adalah pola pengasuhan yang baik. Sebab, seorang anak berisiko memiliki otak kecil ketika mereka menjalani kehidupan yang penuh tekanan dan stress. Kondisi tersebut bisa memburuk apabila orang tua si anak melakukan kekerasan atau tidak suportif.

    Joan menggunakan 145 anak berusia antara 612 tahun di sekitar St. Louis sebagai sampel penelitiannya. Selain dianalisis pada bagian otaknya, anak-anak tersebut dipantau perkembangannya sejak masa prasekolah melalui screening tahunan.

    Screening tersebut meliputi tes tingkat stress dan apakah anak-anak tersebut telah mencapai masa puber. Pada salah satu sesi, anak-anak itu beserta orang tuanya diobservasi bersamaan. Joan dan timnya meneliti bagaimana pola pengasuhan para orang tua anak-anak tersebut.

    Dari screening tersebut ditemui fakta bahwa anak-anak dari keluarga miskin cenderung memiliki otak kecil. Hal tersebut lebih dipengaruhi oleh kurangnya dukungan pengasuhan orang tua dalam menghadapi tekanan hidup yang dialami si anak.

    Meskipun belum dapat membuktikan apakah pola pengasuhan yang baik dapat mengubah volume otak anak, studi tersebut menemukan fakta bahwa anak miskin dengan masalah otak kecil lebih dapat mengatasi permasalahannya dengan pola pengasuhan yang suportif. Walau ditekan kemiskinan dan memiliki volume otak yang lebih kecil, anak-anak tersebut mampu tumbuh normal karena didukung oleh orang tua yang peka, penuh atensi, dan selalu menyokong secara emosional.

    Profesor pediatrik dari Harvard Medical School Charles Nelson menambahkan pola pengasuhan yang kurang suportif sayangnya lebih banyak dijumpai pada orang tua dengan latar belakang ekonomi kelas bawah.

    Ada latar belakangan tekanan dan stress yang mungkin membuat para orang tua tersebut tidak bersikap sebagaimana seharusnya mereka bersikap. Inilah yang perlu diubah, paparnya, seperti dilansir Tempo.com

    Untuk itu, sambungnya, sangat penting untuk mengetahui langkah intervensi apa yang tepat untuk menyelamatkan tumbuh kembang anak yang terhimpit tekanan kemiskinan dan memiliki ukuran otak lebih kecil.

    Intervensi itu harus dilakukan sejak dini, seperti melalui program prasekolah. Biologi sedikit banyak dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pertanyaannya adalah kapan periode yang tepat ketika otak anak paling sensitif terhadap pengaruh. (Ls)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

    Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

    Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

    Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

    Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

    Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

    Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

    Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

    Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

    Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

    Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...

    Enam Bulan Jelang Pensiun, Panglima TNI Gatot Nurmantyo Minta Saran Senior

    Metrobatam, Jakarta - Enam bulan jelang pensiun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta saran kepada para senior dan sesepuh di institusinya. Ia meyakini bahwa...

    Novanto Tetapkan Emil Jadi Cagub Jabar, NasDem Menyambut Baik

    Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Setya Novanto membuat langkah mengejutkan dengan menunjuk Ridwan Kamil sebagai cagub Jawa Barat (Jabar) 2018. NasDem menyambut baik, meski...

    Polisi Sita 2 Ribu Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

    Metrobatam, Medan - Polisi menyita 2 ribu lebih pil PCC di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dua pengedar pil. "Kedua tersangka...

    Polisi Akan Panggil Sejumlah Nama yang Terlibat Kasus Saracen

    Metrobatam, Jakarta - Kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus melakukan penelusuran soal aliran dana ke Sindikat Saracen. Dari hasil penyidikan...

    Pria India Ini Pemilik 145 Gelar Pendidikan dalam 30 Tahun

    Metrobatam, Jakarta - Dibandingkan dengan VN Parthiban, mendapatkan satu gelar pendidikan S1 selama 4 tahun bukanlah hal yang sulit. Parthiban adalah seorang profesor yang mengajar...
    BAGIKAN